Empat wakil kawasan Asia Tenggara yang tengah bertarung di gelaran Piala Asia U-17 di Arab Saudi, semuanya telah mendapatkan hasil dari perjuangan mereka.
Seiring dengan usainya matchday ketiga di grup A, B dan C tempat keempat wakil Asia Tenggara berada, maka nasib dan masa depan keempatnya pun telah terkonfirmasi.
Secara garis besar, dari keempat wakil ASEAN tersebut, hanya Timnas Indonesia U-17 saja yang masih bisa meneruskan persaingan. Hal ini tak lepas dari kesuksesan Pasukan Garuda Muda tersebut melangkah ke fase gugur atau babak delapan besar turnamen.
Sementara tiga kontestan lainnya dari Asia Tenggara, yakni Thailand, Vietnam dan Australia dipastikan pulang kampung karena kalah bersaing dengan rival-rival satu grup mereka.
Ternyata, seiring dengan selesainya fase penyisihan grup ini, para wakil dari Asia Tenggara tersebut menciptakan sebuah fakta unik nan menarik, di mana keempat negara tersebut mewakili semua hasil yang biasanya terjadi dalam sebuah pertandingan sepak bola.
Maksudnya adalah begini, dalam sebuah permainan sepak bola, setiap tim pasti akan mendapatkan tiga hasil, di mana jika tidak menang, maka akan seri, dan jika tidak meraih keduanya, maka akan merasakah kekalahan.
Dan inilah keunikan yang diciptakan oleh para wakil Asia Tenggara ini, di mana keempatnya saling menciptakan hasil yang melengkapi satu sama lain.
Penasaran? Mari kita ulas bersama!
Indonesia: Sapu Bersih Semua Kemenangan
Di gelaran Piala Asia U-17 edisi 2025 ini, Timnas Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi persepakbolaan Asia Tenggara. Pasalnya, dari keempat wakil ASEAN yang lolos ke putaran final, Indonesia U-17 menjadi representasi dari kemenangan di fase penyisihan grup ini.
Rilisan laman AFC menyatakan, dari tiga laga yang telah dijalani oleh Evandra Florasta, semuanya berhasil dimenangi oleh mereka.
Tak peduli siapapun lawannya, berhasil ditundukkan oleh anak asuh Nova Arianto tersebut. Korea Selatan mereka gasak dengan skor 1-0, Yaman mereka bantai dengan skor 4-1, dan yang terbaru, Afghanistan yang mereka lawan di laga terakhir, juga berhasil mereka tenggelamkan dengan skor 2-0.
Vietnam: Hattrick Hasil Imbang
Jika Indonesia U-17 menjadi representasi dari kemenangan wakil Asia Tenggara, maka Vietnam adalah "wajah" raihan hasil imbang Asia Tenggara.
Bagaimana tidak, dari tiga laga yang dijalani oleh Vietnam di grup B, mereka selalu saja meraih hasil imbang. Uniknya adalah, dari tiga laga yang dijalani oleh The Young Golden Star Warrior ini, mereka selalu meraih hasil imbang dengan skor identik 1-1.
Baik di laga pertama melawan Australia, di laga kedua melawan Jepang maupun di laga ketiga melawan Uni Emirat Arab, Vietnam U-17 selalu mengakhiri pertandingan dengan hasil satu sama.
Thailand: Selalu Menelan Kekalahan di Semua Laga
Jika Indonesia mewakili hasil menang dan Vietnam mewakili hasil imbang, maka perwakilan hasil kalah adalah Thailand.
Bertarung di grup A, Thailand sama sekali tak pernah meraih hasil imbang, apa lagi kemenangan.
Laman AFC merilis, di laga pertama, Thailand sudah harus kandas 1-4 dari Uzbekistan, kemudian dihajr 1-3 oleh Arab Saudi, dan di laga terakhir melawan China yang sama-sama sudah tak menentukan, mereka kalah dengan skor 0-2.
Australia: Merangkum Hasil 3 Rekannya di Asia Tenggara
Berbeda halnya dengan Indonesia yang selalu menang, Vietnam yang selalu imbang dan Thailand yang selalu kalah, Australia "membagi rata" hasil pertandingan dari tiga laga yang mereka jalani.
Pada tiga pertandingan grup B tersebut, Australia merasakan masing-masing satu kali kemenangan, satu kali hasil imbang, dan satu kali hasil seri.
Hasil imbang yang didapatkan oleh Australia didapatkan saat mereka menjalani derby Asia Tenggara melawan Vietnam yang mana pertandingan tersebut berkesudahan 1-1.
Kemudian kemenangan mereka raih saat menjegal Jepang dengan skor 3-2 di laga terakhir, sementara kekalahan, mereka derita saat bertarung melawan UEA di laga kedua, di mana mereka kalah dengan skor 0-2.
Sepertinya, di gelaran Piala Asia U-17 kali ini, wakil Asia Tenggara menjadi duta untuk masing-masing hasil ya. Beruntungnya, dengan kerja keras yang dilakukan, Timnas Indonesia U-17 berhasil menjadi duta kemenangan bagi wakil Asia Tenggara.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
3 Perbandingan Hasil Tim ASEAN di Piala Asia U-17 2025, Thailand Tragis dan Vietnam Kena Prank
-
Timnas Indonesia U-17 Lagi Ganas, Nova Arianto Pilih Merendah
-
Bagan Menguntungkan! 3 Alasan Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Final Piala Asia U-17 2025
-
Pamer Rekor Mentereng Lawan Timnas Indonesia, China Tetap Gemetar Main di Stadion GBK
-
Melacak Darah Indonesia Finn Dicke, Gelandang Serba Bisa Eligible Bela Garuda
Hobi
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
-
Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman
-
Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
-
FIFA ASEAN Cup: Pertaruhan Hidup-Mati Bagi John Herdman di Timnas Indonesia
Terkini
-
4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
Gen Z dan Conscious Unbossing: Saat Karier Tidak Harus Naik secara Vertikal
-
Ilusi Kesantunan Pejabat: Di Balik Permintaan Maaf Wapres soal MBG
-
Kerasnya Aspal dan Tugas Domestik: Membedah Beban Ganda Ojol Perempuan
-
Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?