Prestasi gemilang dicatatkan oleh Timnas Indonesia U-17 di gelaran Piala Asia U-17 tahun 2025 ini. Pada turnamen yang diselenggarakan di Arab Saudi tersebut, Pasukan Muda Merah Putih berhasil menjadi salah satu penampil terbaik.
Selain berhasil menyapu bersih semua pertandingan fase penyisihan grup C dengan kemenangan dan menduduki puncak klasemen akhir grup, Pasukan Garuda Muda juga menjadi salah satu tim pertama yang lolos ke gelaran yang lebih tinggi levelnya, yakni Piala Dunia U-17.
Menyadur laman Suara.com (9/4/2025), Timnas Indonesia U-17 bahkan sudah memastikan diri lolos ke turnamen level yang lebih tinggi tersebut ketika masih menyisakan satu pertandingan tersisa.
Pasca memenangi laga melawan Korea Selatan dengan skor 1-0 dan Yaman dengan skor 4-1, posisi Timnas Indonesia sudah tak mungkin lagi tergeser oleh kontestan lainnya, meskipun saat itu masih memiliki satu pertandingan sisa melawan Afghanistan U-17.
Tentunya keberhasilan Evandra Florastan melaju ke Piala Dunia U-17 serta kegemilangan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 ini tak lepas dari tangan dingin dan pola kepelatihan yang diterapkan oleh Nova Arianto. Bermodalkan ilmu kepelatihan dari Shin Tae-yong, sang mentor, coach Nova berhasil membentu skuat yang dapat diandalkan, meskipun tak menjalani pemusatan latihan yang berjilid-jilid seperti seniornya di level U-20.
Namun demikian, meskipun coach Nova berhasil mengantarkan sang anak asuh ke turnamen level dunia di Qatar yang dihelat pada triwulan akhir tahun 2025 ini, posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia belum sepenuhnya aman.
Pasalnya, di pihak federasi sendiri kerap muncul manuver-manuver aneh yang bisa dikatakan penuh kepentingan dan tidak berdasarkan penilaian yang obyektif.
Kondisi ini tentunya mengingatkan para penggemar Timnas Indonesia terhadap nasib yang terjadi pada sang mentor, Shin Tae-yong di awal tahun 2025 kemarin.
Berdasarkan rilisan laman Suara.com (6/1/2025), pelatih berkebangsaan Korea Selatan yang telah memberikan banyak pencapaian selama menjadi pelatih Timnas Indonesia tersebut tiba-tiba saja dipecat dengan alasan yang masih simpang siur.
Bahkan, sampai saat ini, alasan di balik pemecatan Shin Tae-yong tersebut belum sepenuhnya diungkapkan ke publik, kecuali berita-berita tak resmi yang cenderung menggiring opini.
Laman Suara.com (6/1/2025) merilis, para anggota dewan yang mengetahui Shin Tae-yong dipecat oleh PSSI bahkan sampai terkaget. Pasalnya, pelatih yang dikenal dengan metode latihan fisiknya yang keras tersebut sejatinya sudah berhasil memenuhi target yang dibebankan oleh PSSI.
Sekadar mengingatkan, STY sendiri dapat dikatakan berhasil mewujudkan target tak masuk akal PSSI, yang mana dirinya dibebani untuk membawa Timnas Indonesia U-23 untuk melaju ke babak 8 besar Piala Asia.
Sebuah target yang cukup berat, mengingat status Rizky Ridho dan kolega yang merupakan debutan dan berada di grup berat berisikan tim sekelas tuan rumah Qatar, Australia dan Yordania yang tampil stabil di gelaran-gelaran sebelumnya.
Namun, target tersebut berhasil dipatahkan oleh STY, dan membawa Indonesia U-23 melaju hingga fase semifinal gelaran. Patut dicatat, momen itu berhasil STY persembahkan hanya dalam satu kali kesempatan saja di Piala Asia U-23!
Pun demikian di level senior, STY juga berhasil menempatkan Timnas Indonesia di posisi yang cukup terbuka untuk melaju ke putaran final Piala Dunia level senior. Sebuah pencapaian yang nyaris mustahil, mengingat perjalanan timnya yang harus memulai kualifikasi dari level paling bawah di zona Asia.
Namun, kegemilangan itu tak cukup untuk membuat PSSI puas dan mempertahankan STY sebagai pelatih. Dan, hal inilah yang ditakutkan juga terjadi pada coach Nova Arianto, yang sejauh ini sudah memberikan kegemilangan di level U-17.
Kita tentunya khawatir, menjelang guliran Piala Dunia U-17 nanti, coach Nova tiba-tiba saja digeser, dengan dalih yang tentunya terkesan mengada-ada.
Baca Juga
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
Artikel Terkait
-
Fase Penyisihan Grup Usai, Nova Arianto Semakin Lekat Duplikasi Jejak sang Mentor
-
Lolos ke 8 Besar, Timnas Indonesia U-17 Bawa Harga diri Negara ASEAN di Piala Asia
-
Strategi dan Kekayaan Taktik Timnas Indonesia U-17, Optimis Hajar Korea Utara?
-
Catatan Mengerikan Korea Utara, Mungkin Timnas Indonesia U-17 Bisa Kalah
-
Head To Head Timnas Indonesia vs Korea Utara Jelang Perempat Final Piala Asia U-17
Hobi
-
Bali United Bertekad Dominasi Laga Kandang di BRI Super League 2026/2027
-
Jakarta Mulai Bersiap, 2 Lapangan Disiapkan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Indonesia Hadapi Peserta Piala Dunia 2026, Cape Verde Jadi Kandidat Kuat?
-
Erick Thohir Tegaskan Komitmen terhadap Sepak Bola Putri, Ada Buktinya?
Terkini
-
Jelang HUT ke-81 RI, 81 Pesawat hingga Rafale Bakal Hiasi Langit Istana Merdeka
-
Ulasan Pramuka: Jejak Langkah Sang Penggalang di Tengah Belantara Sunyi
-
Polemik Hafalan Al-Qur'an dan Hadiah Miras: Ketika Gimik Marketing Menabrak Sakralitas Agama
-
Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya
-
Huawei Pura 90s Series Segera Masuk Indonesia, Bawa Kamera Telephoto 200MP dan AI Canggih