Pemain keturunan Indonesia-Belanda, Dean Zandbergen kini kembali menjadi perbincangan di lingkup pecinta sepakbola tanah air. Melansir darin laman berita suara.com (23/04/2025), pemain berusia 23 tahun ini mengungkapkan bahwa dirinya sudah dihubungi oleh pihak dari PSSI dan mempertanyakan peluangnya untuk dinaturalisasi dan membela timnas Indonesia kedepannya.
Mengutip dari wawancaranya dalam podcast di kanal youtube Yussa Nugraha, striker yang kini bermain untuk klub Belanda, VVV-Venlo tersebut mengungkapkan peluang dirinya membela timnas Indonesia di masa depan karena masih ada garis keturunan langsung dari ibunya yang berasal dari Indonesia, tepatnya dari kota Depok, Jawa Barat.
“Saya sudah nonton pertandingan timnas Indonesia dan melihat pemain yang berposisi striker, mereka bukan murni penyerang. Semoga saya bisa segera bergabung (timnas Indonesia),” ujar Dean Zandbergen.
Dean Zandbergen sendiri memang sempat dikabarkan tertarik untuk dinaturalisasi oleh PSSI atas rekomendasi mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong pada tahun 2023 silam. Namun, kala itu PSSI masih fokus menaturalisasi 2 pemain lainnya, yakni Ivan Jenner dan Rafael Struick yang kini menjadi bagian dari skuad timnas Indonesia.
Kini, jika PSSI benar-benar serius untuk menaturalisasi Dean Zandbergen, tentunya ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh oleh PSSI, khususnya dari segi taktikal yang akan diterapkan oleh pelatih timnas Indonesia saat ini, Patrick Kluivert. Berikut adalah keuntungan yang diperoleh jika PSSI serius menaturalisasi Dean Zandbergen.
1. Memiliki Postur yang Cukup Tinggi
Sebagai seorang striker, Dean Zandbergen dikenal sebagai sosok penyerang yang memiliki postur yang terbilang cukup tinggi. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, penyerang berusia 23 tahun ini diketahui memiliki postur 188 cm yang tergolong cukup tinggi di lini skuad timnas Indonesia nantinya. Dirinya hanya kalah tinggi dengan Jay Idzes, Emil Audero dan Maarten Paes yang merupakan pemain-pemain tertinggi di timnas Indonesia saat ini.
Memiliki postur yang cukup tinggi tentunya merupakan sebuah keunggulan yang bisa dimanfaatkan oleh seorang pesepakbola. Hal ini membuat mereka bisa memenangkan duel-duel bola udara dan lebih berpeluang mencetak gol. Sejauh ini striker tertinggi yang berada di jajaran skuad timnas Indonesia hanyalah Jens Raven yang memiliki postur 189 cm dan masih membela timnas Indonesia U-23.
2. Bisa Menjadi Seorang Striker Pemantul
Postur tinggi besar yang dimiliki oleh Dean Zandbergen bisa membuatnya diposisikan sebagai seorang striker pemantul atau wall-forward di lini depan. Taktik ini bisa dilakukan jika timnas Indonesia memakai skema 2 atau 3 penyerang sekaligus. Wall-forward ini sendiri berperan untuk menjadi pengumpan di lini depan agar 2 striker lainnya yang notabene merupakan winger bisa masuk ke lini pertahanan lawan dan membuat peluang mencetak gol.
Umumnya, peran semacam ini bisa dilakukan oleh striker yang memiliki ketahanan fisik mumpuni, postur kekar dan tinggi serta bisa menahan bola selama mungkin. Dean Zandbergen sendiri dirasa cocok dengan peran ini dikarenakan kondisi fisik dan postur tubuhnya yang cukup menunjang.
3. Bisa Bermain di Banyak Posisi
Selain bermain sebagai seorang striker, Dean Zandbergen ternyata bisa bermain di banyak posisi. Hal ini tentunya bisa menjadi keunggulan tersendiri karena di sepakbola modern, pemain versatile atau yang bisa bermain di banyak posisi memang sangat dibutuhkan. Dean Zandbergen diketahui bisa bermain di posisi penyerang sayap, gelandang serang ataupun second-striker. Tentunya pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert akan sangat diuntungkan jika banyak pemain dalam lini skuad garuda yang bisa menjadi pemain versatile.
Nah, itulah beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Dean Zandbergen dan akan menjadi keuntungan pula bagi timnas Indonesia jika PSSI serius untuk menaturalisasinya.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
Artikel Terkait
-
Kesalip Emil Audero di Timnas Indonesia, Kiper Keturunan Bali Makin Gacor di Liga Kosovo!
-
3 Negara yang Bisa Dibela Pascal Struijk Termasuk Timnas Indonesia, Pilih Mana?
-
Bojan Hodak Akui Ingin Jordi Amat, Asnawi Mangkualam, dan Saddil Ramdani
-
Pascal Struijk Ngaku Kenal dengan Pemain Keturunan Indonesia yang Tersandung Kasus Narkotika
-
FC Volendam: Kayne Van Oevelen Kiper Baru Indonesia
Hobi
-
Bukan Arab Saudi apalagi Qatar, Kepulangan 4 Tim Ini Bikin Greget Piala Dunia 2026 Jadi Berkurang
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Piala Dunia 2026: 7 Wakil Asia Pulang Kampung, Qatar Harusnya Jadi yang Paling Malu!
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Perkasa di Fase Grup, Prancis Jadi Kandidat Kuat Juara Piala Dunia 2026?
Terkini
-
Giliran Beli Rumah Disebut MBR, Giliran Bayar Pajak Dianggap Kaya Raya
-
Bahaya! ATEEZ Terjebak dalam Pesona Magnetis dan Memabukkan di Lagu Bad
-
Di Bawah Rp30 Ribu! 5 Brightening Serum Aman untuk Pemula Atasi Kulit Kusam
-
Review Jack Ryan: Ghost War, Saat Sang Agen Menghadapi Musuh Masa Lalunya
-
Relate Sama Korban HTS, Ini Makna Nyesek di Balik Lagu 'Tak Sampai Mekar'