Cobaan demi cobaan terus saja menghantui pembentukan tim ASEAN All Stars belakangan ini. Setelah harus mendapati kenyataan tak adanya antusiasme tinggi terhadap tim bentukan dari induk sepak bola Asia Tenggara tersebut, kali ini cobaan muncul lagi dengan maraknya para pemain yang urung untuk bergabung dengan tim.
Merujuk berbagai sumber, termasuk unggahan akun Instagram @seasiagoal pada 8 Mei 2025 kemarin, setidaknya sudah ada 6 nama pemain yang pada akhirnya terkonfirmasi tak akan bergabung dalam tim dengan alasan yang berbeda-beda, termasuk di dalamnya adalah pemain asal Timnas Indonesia, Muhammad Ferarri.
Kira-kira, apa alasan dari para pemain tersebut sehingga pada akhirnya batal bergabung dengan tim yang dipersiapkan untuk laga melawan Manchester United itu ya? Mari kita bahas bersama!
1. Muhammad Ferarri
Sepertimana unggahan laman Suara.com (19/4/2025), pemain belakang Timnas Indonesia asal Persija Jakarta, Muhammad Ferarri menjadi salah satu perwakilan dari Indonesia dalam tim bersama Asnawi Mangkualam Bahar.
Namun, belum juga seluruh skuat dikumpulkan untuk persiapan melawan si Iblis Merah, pemain belakang berusia 21 tahun tersebut sudah memastikan diri tak akan bergabung dalam klub.
Berdasarkan keterangan resmi dari akun instagram @seasiagoal, urungnya Ferarri menjadi bagian dari tim ASEAN All Stars karena Perdija tak memberikan izin kepada sang pemain.
Jauh sebelum Ferarri memastikan diri tak bisa bergabung karena dilarang oleh pihak klub, pemain belakang Timnas Thailand berdarah Norwegia, Nicholas Mickelson sudah terlebih dahulu memastikan tak akan menjadi bagian dari tim karena alasan yang serupa.
Klub kontestan liga Denmark, Odense Boldklub menyatakan, mereka tak memiliki kewajiban untuk melepas sang pemain untuk bergabung tim ASEAN All Stars karena pertandingan itu sendiri bukanlah sebuah laga resmi dalam kalender FIFA.
3. Nguyen Quang Hai
Sebelumnya, nama penggawa Timnas Vietnam, Nguyen Quang Hai adalah satu-satunya nama yang "paling menjual" dalam skuat ASEAN All Stars besutan Kim Sang-sik untuk laga melawan Manchester United tersebut.
Namun, melansir laman Soha.vn (8/5/2025), pemain yang dikenal memiliki tembakan kaki kiri mematikan tersebut akhirnya urung untuk bergabung ke tim karena dilarang oleh pihak klub, CAHN FC.
Dalam keterangan Soha, dijelaskan bahwa CAHN FC enggan melepas salah satu pemain andalan mereka tersebut karena di akhir Mei, mereka memiliki jadwal yang sangat padat.
4. Andres Neto
Pemain Timnas Kamboja berdarah Kolombia, Andres Nieto juga masuk dalam deretan pemain yang tak bisa memperkuat tim ASEAN All Stars di laga melawan Manchester United nanti.
Namun berbeda halnya dengan tiga pemain sebelumnya yang tak dilepas oleh klubnya, pemain berusia 29 tahun ini urung untuk bergabung karena dirinya kini tengah mendapatkan sanksi dari FIFA.
Hal ini kemungkinan besar berhubungan dengan kartu merah yang diraih oleh pemain pemilik 3 caps bersama Timnas Kamboja ini saat melakoni pertandingan melawan Aruba pada 25 Maret 2025 kemarin.
5. Dominic Tan dan Sergio Aguero
Duo pemain Malaysia yang juga masuk dalam daftar awal tim ASEAN All Stars, yakni Dominic Tan dan Sergio Aguero, juga dipastikan tak akan bergabung ke dalam tim.
Jika Ferarri, Quang Hai dan Mickelson urung bergabung karena tak dilepas klubnya, kemudian Andres Nieto dikarenakan sanksi FIFA, maka dua pemain Malaysia ini tak jadi bergabung karena fokus dalam persiapan Timnas Malaysia jelang lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2027.
Terlebih lagi, di pertandingan selanjutnya Malaysia akan menghadapi Vietnam, yang mana pertandingan tersebut akan menjadi kunci bagi langkah tim Harimau Malaya ke depannya.
Nah, itulah 6 pemain yang urung bergabung dengan tim ASEAN All Stars yang dipersiapkan untuk menjalani laga melawan Manchester United.
Setelah enam pemain ini tak jadi bergabung dengan tim ASEAN All Stars, kira-kira akan ada yang menyusul lagi atau tidak ya?
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
-
Sejarah! Liga Inggris Punya 6 Wakil di Liga Champions Musim Depan
-
Tottenham ke Final Liga Europa, Ini Komentar Tengil Ange Postecoglou Lawan MU
-
Manchester United: Perkasa di Liga Europa, Culun di Liga Inggris
-
Manchester United Lawan Tottenham Hotspur di Final Liga Europa: Setan Merah Perkasa
-
Titisan Ronaldo Jawab Rumor Hengkang, Singgung Ruben Amorim
Hobi
-
Piala Asia 2027 Terancam Batal, Jadi Kerugian Bagi Timnas Indonesia?
-
Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?
-
Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Jay Idzes Cedera Parah, Terancam Absen di Ajang FIFA Matchday November?
Terkini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?