Madura United FC tak ingin mengulangi kesulitan yang dialaminya di musim 2024/2025. Setelah nyaris terjerumus ke jurang degradasi, kini tim asal Pulau Garam itu bergerak cepat dan serius membenahi diri.
Achsanul Qosasi selaku Presiden klub menyampaikan target yang cukup menantang untuk Liga 1 2025/2026 mendatang, yakni Laskar Sape Kerrab diminta menembus posisi 10 besar klasemen akhir.
“Harapan kami musim ini bisa kembali ke 10 besar. Kami yakin Coach Alfredo Vera beserta stafnya mampu mewujudkannya. Karena musim lalu beliau sudah menjalankan tugas dengan baik, dan kini bisa membentuk tim sejak awal,” kata Achsanul, dikutip dari ligaindonesiabaru.com, Rabu (25/6/2025).
Target tersebut memang bukan tanpa alasan. Musim lalu, Madura United harus berjuang di papan bawah dan nyaris terdegradasi. Mereka baru memastikan bertahan di kasta tertinggi usai menang 2-0 atas Bali United di pekan ke-33.
Peningkatan performa tersebut hadir saat Alfredo Vera mengambil alih kepelatihan mulai pekan ke-19. Sejak itu, Madura hanya kalah tiga kali dari 15 laga. Catatan ini bisa dikatakan cukup impresif mengingat kondisi skuat saat itu tidak sepenuhnya ideal.
Kini, Vera diberikan ruang lebih luas untuk membentuk tim sesuai visinya. Diskusi intens dengan manajemen telah dilakukan demi menciptakan skuat yang lebih kompetitif.
Latihan pramusim pun sudah digelar sejak Senin (23/6) di Madura United Training Ground (MUTG), Pamekasan. Intensitas latihan pun langsung tinggi, dengan agenda dua kali sehari.
Langkah itu jadi sinyal kuat bahwa Madura United tidak mau setengah hati. Mereka ingin membuktikan bahwa musim lalu adalah masa transisi, bukan cerminan kualitas sebenarnya.
Madura United Umumkan Kedatangan 3 Pemain Lokal Sebagai Amunisi Tambahan
Merujuk sumber yang sama, manajemen Madura United juga mulai mengikat pemain-pemain baru sejak awal. Sejauh ini, mereka menambah tiga pemain lokal sebagai amunisi.
Tiga nama yang dimaksud adalah Fauzan Hanif (gelandang), Satrio Azhar (kiper), dan Arsan Makarin (penyerang). Mereka masih berusia di bawah 25 tahun, dan digadang-gadang sebagai investasi jangka panjang klub.
Fauzan Hanif, pemain termuda dari trio ini merupakan produk akademi Bali United. Musim lalu ia bermain untuk Sriwijaya FC dan tampil dalam delapan laga Liga 2. Meski tanpa gol atau asis, kontribusinya membantu Sriwijaya bertahan dari degradasi.
Sebelum itu, ia bersinar di Elite Pro Academy U18 bersama Bali United, mencetak empat gol dan dua asis. Pemain kelahiran 6 Mei 2005 ini disebut punya visi bermain yang baik di lini tengah.
Kemudian ada Satrio Azhar, penjaga gawang berusia 24 tahun yang musim lalu membela Persiku Kudus. Ia bermain dalam tiga laga, mencatatkan empat penyelamatan, satu kali clean sheet, dan hanya kebobolan dua gol.
Satrio memiliki pengalaman sejak muda di tim Persib Bandung U-19, dan sempat dipinjamkan ke Sumut United. Kehadirannya memberi opsi tambahan di bawah mistar gawang Madura United.
Nama terakhir, yakni Arsan Makarin adalah winger eksplosif yang pernah bermain untuk Persib Bandung sejak 2022. Bersama tim Pangeran Biru, ia tampil 21 kali dan mencatatkan dua asis.
Setelah itu, Arsan sempat membela PSPS Pekanbaru dan mencetak dua gol dari sepuluh laga di Liga 2 musim 2024/25. Usianya yang baru 24 tahun menjadi nilai tambah bagi lini serang Madura United.
Ketiga pemain ini melengkapi langkah strategis Madura United yang ingin memadukan pemain berpengalaman dengan darah muda yang punya semangat juang tinggi.
Dengan kepercayaan penuh dari manajemen, pramusim yang intensif, dan tambahan pemain muda potensial, Laskar Sape Kerrab membuka peluang besar untuk kembali bersaing di papan tengah Liga 1. Tantangan besar menanti, tapi pondasi awal sudah dibangun dengan cukup menjanjikan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Tampil Serasi di Script Reading Dive Into You
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Bentrok Jadwal, Lee Jong Suk Dipastikan Batal Bintangi Iseop's Romance
-
Persebaya Siap Taklukkan Cuaca Panas di Bhayangkara, Bisa Rebut Tiga Poin?
Artikel Terkait
-
Antara Liga Petani atau Plus Minus Liga 1: Thom Haye Bakal Berlabuh ke Mana?
-
Apa Alasan PSIM Yogyakarta Mau Bermarkas di Stadion Manahan Solo?
-
Persijap Jepara Kontrak Alexis Gomez, Gelandang Argentina Penuh Pengalaman!
-
Dari Tondano ke Jakarta: Kisah Eksel Runtukahu, Mesin Gol Baru Persija yang Dulu Jadi Momok
-
Cara Tak Biasa Persib Perkenalkan Rekrutan Anyar William Marcilio: Diarak Keliling Bandung
Hobi
-
Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026
-
Mengejar atau Dikejar Marc Marquez: Mana yang Lebih Menakutkan di Lintasan MotoGP?
-
Kejutan Skuad Timnas di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Misi Sulit John Herdman
-
Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP
-
Jadi Rekan Setim, Marc Marquez Prediksi Bakal Dikalahkan oleh Pedro Acosta
Terkini
-
Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober
-
Review Kaiji: Final Game, Ketika Hidup Hanya Bisa Dimenangkan Orang Kaya
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
Review Film Resurrection: Sajikan Keindahan Sinematik dalam Balutan Misteri
-
4 Brightening Cleanser Buat Remaja Lawan Kusam setelah Beraktivitas Outdoor