Absennya striker andalan timnas Indonesia, Ole Romeny di babak round 4 ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia tentunya sangat merugikan skuad garuda. Melansir dari akun instagram @arsiptimnas, peluang absennya Ole Romeny di babak round 4 nnantu karena cedera dikonfirmasi oleh manajer timnas Indonesia, Sumardji beberapa waktu yang lalu.
“Agak susah ya. Doakan saja mudah-mudahan bisa bermain pada Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Nanti kami update lagi cederanya. Minta doanya saja. Saya pikir September dia belum yakin bisa bermain. Kalau untuk Oktober ya diupayakan mudah-mudahan,” ujar Sumardji.
Melihat pernyataan pria yang juga anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tersebut, Ole Romeny diindikasikan akan absen saat Indonesia menggelar laga uji coba bertajuk FIFA Matchday pada bulan September 2025 nanti. Namun, dirinya masih berharap dan optimis striker keturunan Belanda tersebut akan bisa pulih di bulan Oktober saat laga babak round 4 digelar.
Melansir dari beberapa sumber di laman berita suara.com, sebelumnya, striker timnas Indonesia, Ole Romeny harus mengalami cedera parah usai bermain di ajang pra musim Piala Presiden 2025 bersama klubnya, Oxford United. Striker berusia 25 tahun tersebut ditekel oleh pemain Arema FC, Paulinho yang menyebabkan dirinya menderita cedera serius.
Kendati saat ini dirinya sudah menjalani operasi percepatan pemulihan cedera, namun tentunya dirinya masih harus melakukan tahap penyembuhan selama beberapa bulan. Hal inilah yang membuatnya belum pasti dapat membela timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 4 zona Asia.
Cederanya Ole Romeny Bisa Buat Jens Raven Promosi ke Timnas Senior?
Cederanya Ole Romeny yang kemungkinan besar membuatnya tak bisa memperkuat timnas Indonesia tentunya bisa merugikan skuad garuda. Belum lagi saat ini timnas Indonesia tengah berjuang lolos ke babak putaran final Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, staff kepelatihan timnas Indonesia perlu menemukan sosok lain yang dianggap sepadan dengan Ole Romeny di lini depan.
Pilihan utama saat ini tertuju pada striker timnas Indonesia U-23, yakni Jens Raven. Melansir dari laman transfermarkt.co.id, striker keturunan Belanda-Indonesia tersebut memang menjadi opsi yang cukup memungkinkan untuk menggantikan peran Ole Romeny di lini depan timnas senior.
Pemain yang baru saja menandatangani kontrak bersama Bali United ini menjadi sosok striker yang cukup tajam di lini depan timnas Indonesia, khususnya di level kelompok umur. Saat membela timnas Indonesia U-19 dan U-20, Jens Raven mencatatkan 17 kali penampilan dan mencetak 8 gol.
Di level timnas Indonesia U-23, saat ini Jens Raven sudah mencetak 6 gol. Tentunya jumlah perolehan golnya saat ini bisa menjadi jaminan bagi pelatih timnas Indonesia senior untuk menggantikan peran Ole Romeny jika nantinya benar-benar harus absen.
Namun, tentunya menggantikan peran Ole Romeny yang sudah mencetak 3 gol dari 4 laga bersama timnas Indonesia senior tidaklah semudah kelihatannya. Gaya permainan Ole Romeny yang lebih dinamis tentu berbeda dengan Jens Raven yang merupakan tipikal striker target-man atau striker tunggal.
Di sisi lain, Jens Raven juga belum berpengalaman di level senior baik di klub maupun di tim nasional sejauh ini. Pemain yang saat ini berusia 19 tahun tersebut memang belum pernah tampil di tim level senior sebelumnya. Di klubnya sebelumnya, FC Dordrecht, dirinya hanya bermain di level tim U-21 dan tak mendapatkan kesempatan bergabung di tim senior.
Namun, sebelum bulan Oktober 2025 nanti, banyak kemungkinan bisa saja terjadi. Bisa saja Ole Romeny sembuh lebih cepat dan dapat memperkuat timnas Indonesia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 round 4 zona Asia.
Baca Juga
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Piala Dunia 2026: Hanya Loloskan Dua Wakil, Sepak Bola Asia Masih Stagnan?
-
Bak Serial Anime! Laga Jepang vs Brazil Jadi Warna di Piala Dunia 2026
-
Comeback Sensasional Afrika Selatan: Resmi Lolos 32 Besar Pertama Kalinya
Artikel Terkait
-
Timnas Indonesia U-23 Tak Butuh Menang Lawan Malaysia untuk Lolos ke Semifinal
-
Usai Ole Romeny, Timnas Indonesia Harus Kehilangan Kevin Diks yang Cedera?
-
Kalah Head to Head, Timnas Indonesia Wajib Ekstra Hati-Hati Hadapi Malaysia
-
Pemain Keturunan Liga Belgia Bicara Jujur, Pilih Dilatih Eks Korsel Dibanding Patrick Kluivert
-
3 Rekor Baru Timnas Indonesia U-23 Jika Sukses Kalahkan Malaysia di Piala AFF U-23 2025
Hobi
-
Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Patah Tulang di Lapangan! Aksi Brutal Pemain Qatar Bikin Publik Dunia Murka
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Gagal di Piala Dunia, Mengapa Pelatih Selalu Jadi Tumbal Pertama?
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Seni Melupakan Masalah Selama 90 Menit
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Harimau Galak Pensiun Jadi Penjual Kue? Intip Menggemaskannya 'Mr. Tigers Snacks'
-
AI Sudah Jadi Teman Curhat, Apa yang Dicari Gen Z dari Hubungan Digital?