Persib Bandung bersiap memulai petualangan mereka di BRI Super League 2025/2026. Laga perdana ini akan mempertemukan sang juara bertahan dengan Semen Padang FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (9/8/2025) pukul 15.30 WIB.
Jelang pertanding, Marc Klok menilai partai pembuka musim baru selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang. Ia menyebut antusiasme besar juga dirasakan oleh para pemain.
“Yang pertama di musim baru sangat excited pasti buat semua orang, buat kami (pemain) juga,” kata Klok dalam konferensi pers pra pertandingan sebagaimana mengutip ileague.id, Jumat (8/8/2025).
Pemain bernomor punggung 23 itu menegaskan dirinya dan rekan setim sudah siap tempur. Persiapan pramusim yang berjalan lancar menjadi modal penting untuk mengawali musim dengan hasil positif.
“Kami ada pra musim sangat baik. Dengan pemain baru, saya pikir chemistry ini sudah ada sekarang. Dan saya yakin besok kita harus menang di kandang, dan ini adalah target,” tegas Klok.
Namun, optimisme tersebut tidak serta-merta menjamin jalan mulus bagi sang juara bertahan. Apalagi Semen Padang juga bukan tim yang mudah ditaklukkan.
Meski musim lalu Kabau Sirah harus berjuang hingga pekan terakhir untuk lepas dari zona degradasi, mereka punya catatan mampu merepotkan Persib Bandung dalam beberapa pertemuan sebelumnya.
Pelatih Eduardo Almeida menyadari laga ini menjadi ujian berat. Ditambah kenyataan bahwa mereka harus melawan tim juara bertahan di kandangnya sendiri.
“Kita tahu laga nanti adalah laga berat melawan tim juara. Mereka (Persib) membuat banyak perubahan dalam tim, tentu saja kita juga banyak perubahan. Tim akan bertanding dengan tidak saling tahu kekuatan satu sama lain,” ujar Almeida.
Laskar Kie Raha datang dengan kekuatan terbaik. Mereka mendatangkan beberapa pemain berpengalaman dan legiun asing untuk memperkuat skuat.
Absennya striker andalan Persib, Ramon Tanque akibat cedera juga menjadi peluang bagi Semen Padang. Meski Bojan Hodak sudah melakukan pembenahan, ada beberapa posisi yang diakui masih perlu pemantapan.
Datang dengan Persiapan Matang, Semen Padang Tetap Punya Kesempatan
Meski tim tuan rumah terlihat lebih siap berkat partisipasi di Piala Presiden 2025, Almeida tetap percaya timnya mampu memberi perlawanan.
“Tentu saja Persib punya keuntungan usai ikut di Piala Presiden 2025. Sedangkan kita hanya punya dua laga uji coba. Mungkin di situasi ini, mereka lebih siap. Namun kita sudah bekerja keras dan berlatih tiap hari dan siap tunjukkan yang terbaik,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Portugal itu, laga perdana biasanya membuat banyak tim belum berada di performa maksimal. Hal ini menjadi kesempatan bagi Semen Padang untuk mencuri poin.
Ketika disinggung hasil imbang di Bandung musim lalu, Almeida enggan membandingkannya. Ia menilai kedua tim sudah mengalami banyak perubahan komposisi pemain.
“Tentu saja kali ini semua berubah. Persib melakukan banyak perubahan pemain, begitu juga kita. Saya pikir, Persib ada di kondisi yang sama dengan Semen Padang. Yang saya tahu, Persib punya beberapa striker yang bisa jadi pilihan. Yang pasti, kita hanya berpikir untuk tim kita sendiri,” tegasnya.
Bagi Semen Padang, musim ini menjadi ajang untuk memperbaiki catatan buruk musim lalu. Mereka nyaris terlempar dari kasta tertinggi dan baru selamat di laga terakhir.
Laga Persib Bandung kontra Semen Padang di pembuka BRI Super League 2025/2026 bukan sekadar duel juara bertahan melawan tim papan bawah musim lalu. Optimisme Marc Klok dan modal persiapan matang menjadi senjata Persib, tetapi Semen Padang tetap memiliki peluang untuk membuat kejutan.
Absennya pemain kunci Persib dan fakta bahwa kedua tim masih dalam proses adaptasi bisa membuat pertandingan ini berlangsung ketat dan penuh kejutan.
Baca Juga
-
In This Economy, Tak Termakan Provokasi dan Propaganda Adalah Berkah?
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit
-
Prediksi Prancis vs Irak: Singa Mesopotamia Janjikan Perlawanan Sengit
-
Jerman Lolos ke Babak Gugur, Nagelsmann Ungkap Ambisi Selanjutnya
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
Artikel Terkait
Hobi
-
AFC Harusnya Malu, Negara yang Mereka Anak Tirikan Justru Jadi Penjaga Marwah Sepak Bola Asia
-
Jepang vs Swedia: Duel Penentu Grup F, Samurai Biru Bidik Puncak Klasemen
-
Fenomena Kiper 'Pahlawan' di Piala Dunia 2026: Dari Fase Grup Langsung Dilirik Klub Elite
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Portugal Unjuk Gigi Lumat Uzbekistan! Inikah Tahun Kejayaan Ronaldo di Piala Dunia Terakhirnya?
Terkini
-
Maaf Saja Tidak Cukup: PLN dan Tagihan Gelap yang Ditanggung Rakyat Jawa
-
Zero Waste: Peduli Lingkungan atau Cuma Cari Validasi di Media Sosial?
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
-
Seni Menganyam Horor Gotik: Menyelami Jiwa Kreatif di Film I Am Frankelda
-
Bukan Sekadar Superhero: Sisi Gelap Spider-Noir yang Menampar Realita