Musim 2025/2026 menjadi awal baru bagi Arsenal dengan hadirnya penyerang tajam asal Swedia, Victor Gyokeres. Kedatangannya disambut penuh antusias oleh pelatih Mikel Arteta yang secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa anak buah barunya itu akan memberikan dampak luar biasa bagi tim.
Gyokeres dipastikan bakal melakoni debut resminya bersama Arsenal dalam laga pembuka Premier League melawan Manchester United di Old Trafford, Minggu (17/8/2025) mendatang. Pertandingan ini bukan hanya menjadi awal musim, tetapi juga panggung besar bagi dua klub yang tengah memperkuat skuadnya demi ambisi juara.
Arsenal diketahui telah mengeluarkan dana hampir £200 juta atau sekitar Rp3,8 triliun pada bursa transfer musim panas ini untuk mendatangkan enam pemain baru. Salah satu transfer terbesarnya adalah Gyokeres, yang ditebus dari Sporting CP dengan nilai awal £55 juta dan bisa meningkat menjadi £63,5 juta (sekitar Rp1,2 triliun) termasuk bonus.
Dilansir dari Antara News pada Jumat (15/8/2025), Arteta menyampaikan rasa optimis atas kehadiran Gyokeres dengan berkata, “Saya hanya bisa bicara tentang Viktor dan betapa senangnya kami memilikinya. Dia akan memberikan dampak besar bagi tim, dan adaptasinya berjalan sangat baik."
Performa Gyokeres di musim sebelumnya bersama Sporting CP memang luar biasa. Ia mencatatkan 54 gol dan 13 assist di semua kompetisi musim 2024/2025. Bahkan di Liga Portugal, ia mampu mencetak 39 gol dalam 33 pertandingan, menjadikannya striker paling produktif di Eropa musim lalu.
Kemampuan finishing Gyokeres pun tak main-main. Statistik mencatat rata-rata 1,25 gol per 90 menit, dengan akurasi tembakan 70,87% dan konversi peluang menjadi gol mencapai 35,92%. Angka tersebut menunjukkan betapa klinisnya sang striker dalam memanfaatkan setiap peluang yang datang.
Arsenal yang selama ini mengalami krisis produktivitas di lini depan, kini memiliki striker murni yang benar-benar fokus pada penyelesaian akhir. Peran Gyokeres diprediksi akan menjadi solusi jangka panjang untuk lini serang The Gunners, terutama dalam mengonversi peluang menjadi gol secara konsisten.
Sebelum resmi bergabung, Gyokeres telah mencetak total 97 gol dari 102 pertandingan bersama Sporting dalam dua musim terakhir. Keputusannya hijrah ke London dipengaruhi oleh pengalaman menghadapi Arsenal di Liga Champions musim lalu, yang membuatnya tertarik dengan kekuatan dan gaya bermain tim Arteta.
Kehadiran Gyokeres semakin spesial karena ia mengenakan nomor punggung 14 yang legendaris di Arsenal, nomor yang sebelumnya dipakai oleh Thierry Henry. Ini tentu memberikan ekspektasi besar, namun juga menjadi motivasi tambahan bagi striker berusia 27 tahun tersebut.
Mikel Arteta Siap Berikan Kondisi Terbaik Agar Gyokeres Tampil All Out
Mikel Arteta menegaskan bahwa tugas tim pelatih saat ini adalah menciptakan lingkungan yang mendukung agar Gyokeres bisa tampil maksimal.
“Banyak penyerang dari liga lain berhasil di sini. Tugas kami adalah menciptakan kondisi yang tepat agar Viktor bisa melakukan yang terbaik, yaitu mencetak gol,” ungkapnya lagi.
Gyokeres sendiri sudah bermain di dua laga pramusim dan langsung menunjukkan performa impresif, termasuk dengan membuka rekening golnya untuk Arsenal. Adaptasinya yang cepat menjadi sinyal positif jelang laga debut resmi di Premier League.
Arteta juga menyebut bahwa Gyokeres adalah pemain dengan kebugaran tinggi dan perkembangan fisiknya terus meningkat dari hari ke hari. Ini menjadi bekal penting untuk menghadapi tekanan tinggi dan intensitas permainan di Liga Inggris yang terkenal lebih keras dibanding liga lainnya.
“Dia sudah bermain di dua laga pramusim bersama kami, dan mari kita lihat apa yang dia bawa pada hari Minggu,” tambah Arteta.
Menariknya, Manchester United juga mendatangkan striker baru, Benjamin Sesko, yang sebelumnya sempat masuk radar Arsenal. Ini menambah panas duel dua klub besar Inggris di pekan pertama musim 2025/2026.
Selain Gyokeres, Arsenal juga memperkuat lini tengah dengan mendatangkan Martin Zubimendi. Arteta menyebut gelandang asal Spanyol itu sudah siap tampil dan berpotensi menjadi pembeda dalam laga kontra Manchester United.
Dengan deretan pemain baru yang berkualitas, tekanan terhadap Arteta semakin besar. Arsenal telah finis sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir dan kini dituntut untuk benar-benar mempersembahkan gelar Premier League.
Arteta tidak menampik ekspektasi tinggi tersebut, namun ia tetap percaya pada proses dan konsistensi tim. “Bila kamu terus menggali, suatu saat emas akan ditemukan. Itu yang saya pelajari sepanjang hidup,” ujarnya penuh keyakinan.
Baca Juga
-
Jadi Ibu Tunggal, Asri Welas Tak Batasi Komunikasi Anak dan Mantan Suami
-
Blak-blakan, Guntur Triyoga Tepis Isu Pernah Nikahi Delia Yasmine
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
FIFA Series 2026 Berlangsung di SUGBK, Timnas Indonesia Banjir Dukungan?
Artikel Terkait
Hobi
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua
-
11 Tim Formula 1 Rilis Tampilan Baru Mobil 2026, Mana yang Paling Keren?
Terkini
-
No Way Back oleh Enhypen Feat. So!YoON!: Jalani Takdir Hidup Tanpa Ragu
-
AI sebagai Rekan atau Ancaman? Adaptasi Skill Anak Muda di Era Otomatisasi
-
Romansa Enemies to Lovers di Novel Act of Money Karya Dinda Delvira
-
Olahraga sebagai Status Sosial: Lari, Padel, dan Komunitas Urban 2026
-
Takdir dalam Seragam Putih