Hikmawan Firdaus | zahir zahir
Gerald Vanenburg. (pssi.org)
zahir zahir
Baca 10 detik
  • Laga terakhir kontra Korea Selatan jadi penentu nasib ke Piala Asia 2026.
  • Pelatih Gerald Vanenburg dibayangi ekspektasi tinggi usai sukses era Shin Tae-yong.
  • Indonesia U-23 menang 5-0 atas Makau, kembali buka peluang lolos.
[batas-kesimpulan]

Kemenangan timnas Indonesia U-23 atas Makau di laga ke-2 grup J ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan skor telak 5-0 menjadi sebuah hasil positif bagi skuad garuda U-23. Melansir dari laman resmi AFC (the-afc.com), kemenangan yang diraih oleh Jens Raven dkk di laga ke-2 yang digelar pada Sabtu (06/09/2025) kemarrin di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo sukses membuat timnas Indonesia U-23 kembali membuka asah lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 mendatang.

Sebelumnya, timnas Indonesia U-23 meraih hasil yang mengejutkan sekaligus mengecewakan setelah ditahan imbang Laos di laga pembuka grup J dengan skor 0-0. Kondisi ini membuat timnas Indonesia U-23 harus meraih kemenangan saat laga melawan Makau kemarin. Belum lagi di laga terakhir nanti timnas Indonesia akan menghadapi Korea Selatah di partai hidup mati penentuan lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.

Melansir dari laman berita suara.com (07/09/2025), kemenangan 5-0 timnas Indonesia U-23 atas Makau membuat anak asuh pelatih Gerald Vanenburg kini berada di posisi ke-2 klasemen sementara grup J dengan raihan empat poin dari dua laga yan telah dilalui. Skuad garuda U-23 hanya kalah dari Korea Selatan di posisi puncak klasemen sementara grup J dengan raihan 6 poin setelah sukses mengalahkan Laos dengan skor telak 7-0 tanpa balas.

Kondisi ini membuat timnas Indonesia U-23 wajib meraih kemenangan atas Korea Selatan di laga terakhir grup J jika masih ingin lolos ke ajang Piala Asia U-23 2026 mendatang. Belum lagi hanya posisi pemuncak klasemen grup dari 11 grup di babak kualifikasi dan empat tim runner-up terbaik yang akan lolos ke fase putaran final Piala Asia U-23 2026 mendatang di Arab Saudi.

Gerald Vanenburg dan Bayang-bayang Rekor Shin Tae-yong di Timnas U-23

Pelatih timnas Indonesia U-23 saat ini, yakni Gerald Vanenburg dihadapkan dalam situasi yang cukup sulit guna membawa anak asuhnya lolos ke ajang Piala Asia U-23 2026. Melansir dari laman berita ANTARA (07/09/2025), timnas Indonesia U-23 harus meraih kemenangan atas Korea Selatan yang notabene lebih kuat dari skuad garuda di laga terakhir nanti.

Menghadapi hal tersebut, Gerald Vanenburg mengaku akan fokus membawa timnas Indonesia U-23 memenangi laga kontra Korea Selatan. Dirinya juga menyebut memenagkan laga atas tim berjuluk “Taegeuk Warriors” tersebut adalah misinya saat ini.

Apa yang kami coba lakukan adalah memenangkan setiap pertandingan. Dan apakah itu pelatih dari Korea Selatan atau tidak, saya tidak peduli. Bagi saya, ini bukan pertama kalinya. Saya memenangkan Liga Champions (bersama PSV Eindhoven sebagai pemain), segalanya. Saya memikirkan tim saya. Itulah yang saya pikirkan. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengalahkan mereka,” ujar Gerald Vanenburg.

Namun, pelatih asal Belanda tersebut tak hanya berperang melawan misi mengalahkan Korea Selatan di laga terakhir grup J nanti. Dirinya juga harus menghadapi bayang-bayang kesuksesan pelatih timnas Indonesia U-23 sebelumnya, yakni Shin Tae-yong yang sukses membawa skuad garuda U-23 menembus ajang Piala Asia U-23 2024 silam.

Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), kala itu, timnas Indonesia U-23 sukses melaju ke babak putaran final Piala Asia U-23 2024 setelah menjadi pemuncak grup H di babak kualifikasi. Perjalanan skuad garuda U-23 kala itu juga sangat mulus. Bahkan, di putaran final Piala Asia U-23 2024 lalu, skuad garuda bisa tampil mengejutkan dengan sukses meraih posisi ke-4 dalam turnamen tersebut.

Bayang-bayang kesuksesa timnas Indonesia U-23 bersama Shin Tae-yong sebelumnya yang pastinya akan menjadi beban tersendiri bagi Gerald Vanenburg di ajang Piala Asia U-23 kali ini. Jika dirinya tak mampu membawa timnas Indonesia U-23 lolos ke ajang Piala Asia U-23 2026 nanti, maka dipastikan dirinya akan sangat disalahkan oleh publik sepakbola Indonesia dan juga terancam kehilangan posisinya sebagai pelatih timnas Indonesia U-23.

Kini, kita tunggu apakah Gerald Vanenburg mampu menuntaskan misinya untuk membawa timnas Indonesia lolos ke ajang Piala Asia U-23 2026 mendatang.