Induk sepak bola dunia, FIFA merilis daftar peringkat terbaru bulan September (18/9/2025). Para member konfederasi sepak bola tertinggi di dunia tersebut telah mendapatkan buah dari kerja keras yang mereka lakukan dalam beberapa bulan terakhir ini.
Uniknya, dua negara bertetangga yang kerap terlibat dalam friksi berbagai bidang, yakni Indonesia dan Malaysia, kini memiliki jarak yang kian dekat di tabel peringkat.
Jika Indonesia mengalami penurunan dari semula posisi ke-118 dunia dan kini berada di posisi ke-119, Tim Harimau Malaya justru mengalami kenaikan peringkat dari posisi ke-125 dunia ke-123.
Meskipun keduanya sama-sama mendapatkan poin hasil kerja keras keduanya di FIFA matchday bulan September lalu, namun Malaysia yang mendapatkan tambahan poin yang lebih banyak membuat mereka melakukan take-over peringkat Zimbabwe dan Azerbaijan.
Bahkan, jarak poin di antara kedua negara bertetangga ini pun saat ini tak terlampau jauh. Indonesia tercatat memiliki 1.157,94 poin, sementara Malaysia saat ini memiliki 1.148,23 poin. Sehingga jika dihitung dengan teliti, jarak kedua negara tersebut saat ini tak lebih dari 10 poin.
Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah, posisi Pasukan Garuda saat ini berada di bawah intimidasi Malaysia. Dengan kata lain, Malaysia bisa saja sewaktu-waktu bulan Oktober nanti Pasukan Harimau Malaya bisa saja semakin mendekat atau bahkan menggeser posisi Pasukan Garuda di peringkat FIFA.
Pasalnya, pada bulan Oktober nanti, Malaysia berpotensi untuk panen poin di lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2027, sementara Indonesia harus bertarung dengan negara-negara yang memiliki kualitas tinggi di ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Jika Indonesia terpuruk di dua laga melawan Arab Saudi dan Irak di bulan Oktober nanti, bisa dipastikan mereka akan kehilangan poin yang cukup signifikan. Sementara di sisi lain, Malaysia yang akan bertarung dua kali dengan hanya melawan tim sekelas Laos, di atas kertas tentunya lebih difavoritkan untuk bisa memenangi dua laga tersebut.
Lantas, apakah Indonesia bisa keluar dari intimidasi Malaysia dan bertarung dengan lepas di bulan Oktober mendatang? Kita harapkan demikian. Karena nantinya, kemenangan yang diraih oleh Indonesia bukan hanya melepaskan mereka dari intimidasi sang rival bebuyutan dalam penentuan peringkat FIFA, namun juga akan membawa mereka melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 di benua Amerika.
Baca Juga
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
Anomali Maarten Paes, Naik Kelas Bergabung Raksasa Dunia saat Kompatriotnya Turun Kasta
-
Bertarung di FIFA Series 2026, Indonesia Dipastikan Tak Bisa Dapatkan Poin Maksimal dari Lawannya
-
Meskipun Meredup, Penggemar Liga Indonesia Harus Berterima Kasih ke Rafael Struick! Kok Bisa?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Tanah Air, Benarkah karena Kualitas Liga Dalam Negeri Meningkat?
Artikel Terkait
-
Pelatih Irak Terapkan Filosofi Baru, Bikin Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Ranking FIFA September: 3 Raksasa ASEAN Saling Pepet, Indonesia Terancam Rival Paling Berisik!
-
Erick Thohir Siap Mundur dari PSSI, tapi Ada Satu Syaratnya: Tunggu Perintah FIFA
-
Emil Audero Realistis: Timnas Indonesia Bukan Favorit, Tapi Lolos Piala Dunia Jadi Momen Bersejarah
-
Belum Debut, Calvin Verdonk Sudah Pecahkan Rekor di Lille
Hobi
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
-
Anomali Maarten Paes, Naik Kelas Bergabung Raksasa Dunia saat Kompatriotnya Turun Kasta
-
John Herdman Optimis, Keberagaman Timnas Indonesia Bakal Jadi Senjata Baru?
-
Adnan/Indah Juara Thailand Masters 2026: Keyakinan Jadi Kunci Kemenangan
-
Ivar Jenner Tinggalkan FC Utrecht Meski Kontrak Belum Habis, Ada Apa?
Terkini
-
Huawei Nova 14 Pro Resmi Rilis di Indonesia: Andalkan Kamera Ultra Chroma, Harga Mulai Rp 8 Jutaan
-
Review Buku 'Tahun Penuh Gulma': Suara Masyarakat Adat Melawan Rakusnya Korporasi
-
Meninggalkan Dunia Nyaman Demi Kebebasan Sejati: Menyelami Kisah 'Into The Wild'
-
Film Kuyank: Prekuel Saranjana yang Penuh Misteri Gelap!
-
Wanita Di Ujung Senja