Belakangan ini, persepakbolaan Malaysia tengah mengalami permasalahan yang cukup berat. Induk sepak bola dunia, FIFA memberikan sanksi tegas kepada FAM selaku induk sepak bola Malaysia dan 7 pemain keturunannya karena dinilai melakukan pelanggaran terhadap proses naturalisasi yang mereka lakukan.
Bukannya introspeksi diri dengan kesalahan yang diperbuat, Malaysia yang merasa terzalimi justru langsung terbakar dan menuding pihak-pihak lain yang menyebabkan jatuhnya sanksi tersebut.
Seperti yang dilansir oleh laman Suara.com (28/9/2025), pihak Harimau Malaya justru langsung menyeret Indonesia dalam mencuatnya skandal tersebut. Tanpa tedeng aling-aling, Tunku Ismail bin Sultan Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan julukan TMJ, menuding Erick Thohir dan Indonesia berada di balik permasalahan berat yang kini menimpa persepakbolaan negeri semenanjung Malaya tersebut.
Tentu saja tudingan tak sedap dari TMJ ini membuat kubu Indonesia meradang. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir bahkan sampai angkat bicara dan menegaskan bahwa pihaknya sama sekali tak mencampuri FIFA dalam pemberian sanksi tersebut.
Sebuah statemen yang tentunya sangat realistis, mengingat dalam hal ini kubu Indonesia memang tak memiliki tendensi apapun yang berkaitan dengan jatuh atau tidaknya sanksi FIFA terhadap Malaysia.
Dan lagi, sebuah fakta kembali terbongkar belakangan ini, terkait siapa yang kemungkinan besar melaporkan Timnas Malaysia ke FIFA. Sebuah berita yang cukup valid, yang justru hadir dari seberang lautan dari sebuah media yang berasal dari China daratan.
Dalam sebuah artikelnya, media asal China, news.qq.com (27/9/2025) menuliskan bahwa kemungkinan besar jatuhnya sanksi FIFA kepada Malaysia dikarenakan laporan yang dibuat oleh kubu Vietnam setelah pertemuan kedua kesebelasan di bulan Juni lalu.
Pasca kekalahan 0-4 Vietnam melawan Timnas Malaysia yang diperkuat oleh para pemain naturalisasi yang berpindah kewarganegaraan dan federasi dalam waktu singkat, kubu Pasukan Nguyen yang curiga lantas membuat laporan terkait hal tersebut.
Hingga pada akhirnya, kurang lebih tiga bulan pasca laporan yang mereka ajukan tersebut, pihak FIFA memberikan keputusan sementara dengan memberikan denda kepada FAM dan 7 pemain keturunannya tersebut.
Bukan hanya itu, masih dari laman yang sama disebutkan, jatuhnya sanksi dari FIFA ini tak lain dan tak bukan karena ulah dari Vietnam yang bekerja dalam senyap. Namun sayangnya, yang terjadi di lapangan justru bukan Vietnam yang mereka salahkan, namun Indonesia.
Sebuah tudingan yang tentu saja mencederai hubungan antara kedua negara yang selama ini kerap naik-turun tensinya. Lagian, Malaysia juga aneh. Indonesia yang tak tahu apa-apa justru dituding sebagai biang kerok dari sanksi FIFA yang jatuh kepada mereka.
Padahal, yang lebih logis melakukan itu tentu saja Vietnam yang punya kepentingan akan hasil pertemuan yang mereka jalani bukan?
Baca Juga
-
John Herdman Nganggur Setahun di Timnas Usia Muda, Sebuah Keuntungan atau Kerugian?
-
Gegara Gerald Vanenburg, John Herdman Dipastikan Bakal Nganggur Setahun! Kok Bisa?
-
Indonesia Urung Tampil, Sepak Bola Asian Games Dipastikan Kehilangan Satu Kekuatan Terbaik
-
Regulasi Asian Games 2026 serta Kekecewaan Besar yang Mengintai Penggawa Garuda dan para Suporter
-
Timnas Indonesia, Asian Games 2026 dan Blunder Pemangku Kebijakan yang Terus Meminta Tumbal
Artikel Terkait
-
Menuju Bulan 2030, China Gaspol Uji Roket dan Pesawat Antariksa
-
Badai Cedera Hantam Timnas Indonesia, 5 Pemain Terancam Absen
-
Hari-hari Buruk Jordi Amat H-8 Bertemu Arab Saudi
-
Jordi Amat Kecewa Jelang Gabung Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Rekam Jejak Duel Calvin Verdonk dengan Pemain Abroad Arab Saudi Saud Abdulhamid
Hobi
-
Sebut Ajang AFF Cup Penting, Ini Misi John Herdman Bagi Timnas Indonesia
-
Apri/Lanny Main Rangkap di China Masters 2026, Strategi atau Eksperimen?
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua
-
11 Tim Formula 1 Rilis Tampilan Baru Mobil 2026, Mana yang Paling Keren?
-
Marc Marquez Isyaratkan Pensiun dari MotoGP Tahun Depan, Akhir Sebuah Masa?