Sebagai seorang pemain sepak bola, pemain belakang Timnas Indonesia, Justin Hubner dikenal sebagai sosok yang keras dan gemar bertarung fisik.
Meskipun terkadang aksi-aksinya di lapangan mengundang kekhawatiran tersendiri dari para pendukung Timnas Indonesia, namun di sisi lain, kontak fisik yang kerap dilakukan oleh eks kapten Wolverhampton Wanderers U-21 tersebut memang diperlukan untuk memberikan terapi psikis kepada para pemain lawan.
Maka tak mengherankan jika pemain belakang berusia 21 tahun yang kini membela Fortuna Sittard tersebut mendapatkan julukan "El Preman" dari para pendukung setia Timnas Indonesia.
Namun sayangnya, permainan seorang Justin Hubner di laga melawan Arab Saudi pada ronde keempat babak kualifikasi nanti tampaknya tak akan sekeras pertemuan terakhir kedua negara di tahun lalu.
Pasalnya, dalam pemanggilan skuat terkini, Arab Saudi tak memasukkan nama seorang Ali Al-Bulayhi yang selama ini dikenal sebagai preman dari tim berjuluk The Green Falcon tersebut.
Dilansir laman transfermarkt.com, Herve Renard dang pelatih Arab Saudi memutuskan untuk menepikan Al-Bulayhi dari daftar pemain yang dipersiapkannya untuk ronde keempat ini.
Alih-alih memberikan kesempatan kepada pemain yang telah memiliki 57 caps bersama Timnas Arab Saudi, Renard justru lebih memilih untuk membawa Saad Al-Mousa dan Jehad Thakri yang masih dibekap cedera untuk mengisi sentral lini pertahanan milik timnya.
Dengan demikian, maka potensi adu otot antara Justin Hubner dengan Al-Bulayhi yang sempat dibuatnya mati kutu saat bertarung di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu pun urung untuk terlaksana di laga tanggal 8 Oktober mendatang.
Dan itu berarti, kans Bulayhi untuk "membalas" perlakuan provokatif yang dilakukan oleh Justin Hubner maupun Sandy Walsh tahun lalu, sudah tak mungkin lagi terjadi, mengingat dirinya kini terlempar dari daftar skuat The Green Falcon untuk pertarungan ronde keempat nanti.
Sama halnya seperti Justin Hubner, Al Al-Bulayhi sendiri juga dikenal sebagai pesepak bola yang kerap melakukan provokasi terhadap lawan-lawannya. Bukan hanya ketika bertarung dengan bola, pemain klub Al-Hilal berusia 35 tahun tersebut juga kerap tersorot kamera melakukan provokasi saat permainan berhenti.
Bukan hanya pemain biasa, pemilik 2 gol bagi Timnas Arab Saudi tersebut bahkan sempat tersorot kamera ketika melakukan tindakan tak menyenangkan kepada dua legenda hidup persepakbolaan dunia sekelas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Dengan tak adanya Al-Bulayhi dalam skuat Arab Saudi saat ini, seharusnya Timnas Indonesia, khususnya Justin Hubner bisa bermain lebih tenang dan matang kan ya?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
-
Ribuan WNI Serbu Jeddah! Stadion Arab Saudi Bakal Dimerahkan Suporter Indonesia
-
Bentrok Persib di Jeddah! Frans Putros Tantang Empat Rekan Klub di Timnas Indonesia
-
Persaingan Panas 4 Kiper Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi, Intip Statistiknya
-
Monas Banjir Sampah Usai Puncak HUT ke-80 TNI: 126 Ton Diangkut!
-
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t: Aksi, Komedi, dan Santet!? Siap Ngakak Sambil Merinding
Hobi
-
Ducati Butuh Bantuan, Marc Marquez Minta Pensiun Tahun Depan?
-
Neymar is Back! Fans Brasil Pecah setelah Pengumuman Skuad Piala Dunia 2026
-
Dirumorkan Jadi Rekan Setim, Pedro Acosta Ingin Duel dengan Marc Marquez
-
Drama Nurburgring 24H: Mercedes Juara dan Max Verstappen Tumbang Jelang Finis
-
Pecahkan Kutukan Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Jadi Raja Inggris Lagi!
Terkini
-
Dolar Tembus Rp17.700, Saatnya Elus-Elus Gawai Lama ketimbang Elus Dada Lihat Harga Baru
-
Di Tengah Tarik-Menarik Dua Pimpinan: Suara Hati Seorang Bawahan
-
Her Name Is: Potret Perempuan Korea yang Hidup di Tengah Tekanan Patriarki
-
Tumbler, Tote Bag, dan Realita: Apakah Gen Z Benar-benar Peduli Lingkungan?
-
Durasi 2 Jam 52 Menit dan Kontroversi Casting: Menakar Hype The Odyssey Karya Christopher Nolan