Pertarungan berat akan dilakoni oleh Timnas Indonesia di pertandingan perdana ronde keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026 grup B.
Tak tanggung-tanggung, anak asuh Patrick Kluivert tersebut bakal langsung berhadapan dengan Arab Saudi yang bertindak sebagai tuan rumah.
Mengingat dua pertemuan sebelumnya, sejatinya kubu Timnas Indonesia bisa menaruh rasa optimis di pertemuan kali ini. Namun sayangnya, perasaan optimis yang terbangun di kubu Indonesia tersebut tereduksi imbas perlakukan zalim yang dilakukan oleh kubu tuan rumah.
Disadur dari berbagai sumber, hingga menjelang pertarungan yang menurut jadwal dari AFC maupun FIFA bakal dilaksanakan pada Kamis (8/10/2025) waktu Arab Saudi atau Jumat (9/10/2025) dini hari waktu Indonesia tersebut, Indonesia setidaknya sudah mendapatkan 4 kezaliman dari Arab Saudi.
Dimulai dari pemilihan venue pertandingan, yang mana sebelumnya direncanakan akan dimainkan di tempat netral, namun dengan penuh intrik dan tendensi kepentingan akhirnya berganti tempat ke Arab Saudi.
Kemudian yang kedua, tentunya kezaliman kubu tuan rumah yang berkaitan dengan pemilihan wasit pemimpin pertandingan. Sebuah hal yang aneh, ketika AFC memutuskan wasit asal Kuwait yang notabene masih satu kawasan dengan Arab Saudi untuk menjadi pemimpin jalannya pertandingan ini.
Mengingat, meskipun berasal dari negara yang berbeda dan diframing bakal menjalankan tugas dengan netralitas tinggi, tendensi akan kepentingan kawasan tentu sedikit banyak masih melekat pada diri sang wasit.
Kezaliman Arab Saudi terhadap Timnas Indonesia bahkan belum cukup sampai di sana. Dilansir laman Suara.com (16/9/2025), Arab Saudi melakukan kezaliman ketiga dengan memberikan jatah tiket yang sangat minim untuk para suporter Indonesia.
Alih-alih memberikan seperempat kuota, pihak The Green Falcons terkonfirmasi hanya memberikan 8 persen saja kuota stadion untuk suporter Indonesia, yang mana jumlah tersebut setara dengan 5.200 tiket.
Selebihnya, 92 persen sheet stadion, diberikan kepada pendukung tuan rumah.
Apakah cukup sampai di sana kezaliman mereka terhadap Timnas Indonesia dan para suporternya? Tentu saja tidak.
Tercatat masih ada satu lagi kezaliman Arab Saudi terhadap Pasukan Garuda. Dilansir laman Suara.com (7/10/2025), Arab Saudi menempatkan Timnas Indonesia di hotel Park Hyatt Jeddah, yang mana berjarak 40 km dari venue pertarungan.
Sementara Irak dan Arab Saudi, diberikan hotel yang hanya berjarak 20-21 km saja.
Dengan banyaknya kezaliman yang telah diperbuat oleh Arab Saudi kepada Timnas Indonesia dan para suporternya, sepertinya kita perlu melangitkan doa untuk kesuksesan Pasukan Garuda di ronde keempat ini.
Semakin banyak dan semakin sering doa yang kita panjatkan, tentu peluang untuk diijabah oleh Tuhan akan semakin besar. Bukan hanya karena yang berdoa sebanyak 280an juta, namun juga karena doa orang yang terzalimi akan mendapatkan jaminan untuk dikabulkan bukan?
Jadi, mumpung kita saat ini menjadi pihak yang dizalimi oleh Arab Saudi, mari kita doakan agar Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
Artikel Terkait
-
5 Pemain Super League yang Bisa Jadi Senjata Rahasia Timnas Indonesia vs Arab Saudi
-
Jay Idzes: Saya Bisa Pastikan Timnas Indonesia Bakal Mati-matian
-
Sindiran Halus Kluivert ke Wasit Kuwait: FIFA Sudah...
-
Pelatih Arab Saudi Congkak Pamerkan Pengalaman Terbiasa Lolos Piala Dunia
-
Kenapa Timnas Indonesia Harus Tajam Lebih dari 90 Menit Lawan Arab Saudi?
Hobi
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
-
Bukan Cuma Kartu Pokemon, Fenomena Scalper Kini Mengancam Pernak-pernik Piala Dunia
-
Profil Reidel Toiran, Pelatih di Balik Kesuksesan Timnas Voli Indonesia
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia
Terkini
-
Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja
-
Review Petaka Gunung Welirang: Saat Mitos Lokal Berhasil Digali dengan Apik
-
RAM 24 GB, Kamera OIS, Baterai 8000 mAh! Ini HP Realme Terbaik
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?