Ganda putra ‘emas’ Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae berhasil mengejar rekor gelar BWF World Tour dalam semusim yang sebelumnya dipegang ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.
Di masa jayanya, The Minions, julukan untuk Kevin/Marcus, meraih delapan gelar dalam setahun, pada tahun 2018 dan 2019. Pencapaian yang bukan sekadar koleksi gelar tapi juga jadi bukti konsistensi dalam persaingan di sektor ganda putra dunia.
Namun, rekor The Minions berhasil dilampaui Kim/Seo. Setelah turnamen French Open 2025 yang digelar pada 21-26 Oktober 2025 pekan lalu, Kim/Seo sudah mengoleksi sembilan gelar sepanjang tahun ini.
Angka yang terbilang fantastis sekaligus membuktikan seberapa tangguh dan konsisten Kim/Seo di setiap turnamen yang mereka ikuti. Bahkan Kim/Seo masih jadi salah satu lawan berat bagi ganda putra dunia, lho.
Sembilan gelar ini meliputi tiga gelar di level Super 1000 dan Super 750, satu gelar level Super 500, serta dua gelar level Super 300. Raihan gelar ini dibuka dari Malaysia Open 2025 hingga terbaru French Open 2025.
Kim/Seo: Masih Ingin Kejar Rekor Baru
Setelah melampaui rekor The Minions, Kim/Seo masih berpeluang menciptakan sejarah baru. Pasalnya, masih ada beberapa turnamen yang tersisa dalam agenda BWF World Tour Series tahun ini sebelum even puncak World Tour Finals 2025.
Melihat peluang ini, Kim/Seo menyampaikan kalau mereka masih ingin kejar rekor baru. Tentu keinginan ini bukan sekadar ambisi kosong mengingat Kim/Seo memang masih dalam tren positifnya, baik dalam hal performa maupun chemistry dengan partner.
“Kami ingin lebih, tapi saya ingin lebih memaknai kemenangan ini karena dapat menyelesaikan French Open tanpa cedera,” kata Seo Seung Jae pada media setelah sampai di Korea.
Jelang WTF 2025 pada Desember 2025 mendatang, Seo Seung Jae juga menyampaikan akan fokus pada recovery fisik sebelum kembali berlaga di Japan Masters pada pertengahan Nobember 2025.
“Masih ada beberapa waktu sebelum Kumamoto Masters. Saya ingin memaksimalkan pemulihan dan melakukan yang terbaik di dua turnamen tersisa untuk mendapat rekor bagus,” ungkapnya lebih lanjut.
Bukan tidak mungkin kalau Kim/Seo bisa ukir sejarah baru andai kembali sabet gelar di Kumamoto Masters 2025. Apalagi Kim/Seo juga sudah lolos kualifikasi race to WTF 2025 dan memastikan keikutsertaannya di turnamen puncak dalam agenda BWF setiap tahunnya tersebut.
Ganda Putra Dunia dan Gelar World Tour Finals
Di akhir tahun, Kim/Seo dipastikan akan masuk drawing World Tour Finals 2025. Andai kembali sukses memenangkan gelar ini, rekor Kim/Seo akan tercatat dalam sejarah ganda putra dunia.
Selepas era Kevin/Marcus, hingga saat ini belum ada lagi ganda putra dunia yang mendominasi dengan sangat agresif sepanjang musim. Bahkan, gelar World Tour Finals disabet pasangan ganda putra berbeda setiap tahunnya.
Gelar World Tour Finals sendiri memang jadi salah satu pencapaian prestisius, termasuk prize money yang ditawarkan. Beberapa nama populer sukses kantongi gelar World Tour Finals dalam beberapa edisi terakhir setelah The Minions pada 2017 silam.
Di antaranya, Li Junhui/Liu Yuchen pada 2018, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada 2019, Lee Yang/Wang Chi Lin pada 2020, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi pada 2021, Liu Yuchen/Ou Xuanyi pada 2022, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae pada 2023, dan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen pada 2024.
Lalu, siapa yang bakal sabet gelar World Tour Finals 2025? Apakah Kim/Seo yang sekaligus akan catatkan sejarah baru? Lets wait and see!
Baca Juga
-
Menanti Lebaran di Tengah 'Teror' Pertanyaan Klasik yang Bisa Jadi Tekanan
-
Tutorial Menahan "Lapar Mata" Pas Ngabuburit: Biar Saldo Gak Ikut-ikutan Puasa
-
Ramadan Tanpa Kalap: Konsumsi Rasional, Ibadah Maksimal
-
Ramadan dan Ujian Konsumsi: Antara Kebutuhan atau Keinginan
-
Dari Menahan Lapar ke Menahan Nafsu Konsumsi di Bulan Ramadan
Artikel Terkait
-
Rekap Hylo Open 2025 Day 2: 6 Wakil Indonesia Lolos Babak Kedua, Easy Win!
-
Fajar/Fikri The New Rising Star: Pasangan Baru dan Peluang Lolos WTF 2025
-
Runner-up French Open, Fajar/Fikri Bidik Revans atas Kim/Seo di Pertemuan Selanjutnya
-
Jadwal Final French Open 2025 Hari Ini: Fajar/Fikri Hadapi Nomor 1 Dunia
-
Rekap Denmark Open 2025 Day 1: Empat Wakil Indonesia Lolos ke Babak Kedua
Hobi
-
Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir
-
Windah Basudara hingga Logan Paul, Kenapa Kartu Pokemon Mahal dan Digemari?
-
Tanpa Thom Haye di FIFA Series, Timnas Indonesia Unjuk Transformasi Baru?
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
Terkini
-
Ketika Kecemasan Sosial Datang Bersamaan dengan Hari Raya
-
Xiaomi Rilis Mijia Front-Opening 18 Inci: Koper Travel Inovatif Antibakteri
-
Whoosh ke Surabaya: Ambisi Melaju Kilat di Atas Tumpukan Utang Negara
-
Kenapa TikTok Lebih Ngerti Kamu daripada Pacar Sendiri? Bongkar Rahasia Algoritma FYP
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan