Seluruh rangkaian laga uji coba yang dijalani oleh Timnas Indonesia U-17 akhirnya terselesaikan oleh Pasukan Garuda Muda. Sepertimana yang dilansir laman Suara.com, semenjak tanggal 25 hingga 31 Oktober ini, anak asuh Nova Arianto tersebut mengagendakan 3 pertarungan uji coba.
Dimulai dari melawan Paraguay (25/10), Pantai Gading (27/10) dan diakhiri dengan bertarung melawan Panama (31/10), semua terselesaikan dengan cukup memuaskan. Dirangkum dari berbagai sumber, dari tiga laga yang dijalani, Skuat Garuda Muda mencatatkan 2 hasil imbang dan satu kali kekalahan.
Secara hasil, tentu kita sepakat bahwa dalam rangkaian uji coba terakhir jelang guliran turnamen ini Evandra Florasta dan kolega tak mampu memetik satu kali pun kemenangan. Namun patut dicatat, hasil tanpa kemenangan yang didapatkan oleh Timnas Indonesia tersebut merupakan sebuah hal yang penuh dengan hiasan peningkatan, terlebih jika kita melihat kelas para lawan yang mereka hadapi kali ini.
Terlepas dari dua hasil imbang melawan Pantai Gading dan Panama, Timnas Indonesia sendiri juga menelan kekalahan dari Paraguay dalam rangkaian uji coba ini.
Namun jika melihat skor yang ada, di mana mereka hanya kalah tipis 1-2 dari tim sekelas Paraguay yang sudah menjadi tim langganan turnamen dengan 7 kali keikutsertaan, tentu ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan setidaknya jika dibandingkan dengan pertarungan terakhir Garuda Muda di pentas Piala Asia U-17 beberapa waktu lalu.
Pasalnya, dengan status Paraguay yang kerap menjadi penjegal tim-tim besar baik di turnamen kelompok umur maupun di tingkatan senior, kekalahan tipis Indonesia dari sang lawan dalam sebuah laga uji coba yang sifatnya masih mix and match komposisi pemain tentunya menjadi preseden yang positif dan masih bisa masuk dalam ranah pemakluman.
Sehingga, meskipun anak asuh Nova Arianto tersebut tak mampu sekalipun memetik poin penuh dalam tiga pertarungan uji coba terakhir kali ini, namun hal itu sudah cukup untuk memberikan bekal yang apik sebelum turun ke turnamen yang sesungguhnya.
Setidaknya, melalui 2 hasil imbang dan 1 kekalahan yang didapatkan Pasukan Garuda Muda sudah bisa untuk menelaah dan meraba-raba kekuatan tiga calon lawan yang mereka hadapi di fase grup, mengingat tiga negara yang menjadi lawan nantinya semuanya berasal dari kawasan yang identik dengan tiga lawan di laga uji coba kemarin.
Dengan kekuatan yang tak jauh berbeda dengan lawan-lawan yang dihadapi di laga uji coba ini (kecuali Brasil), tentunya modal tersebut sudah cukup pantas untuk membuat Timnas Indonesia bisa berbicara banyak di turnamen, syukur-syukur memberikan kejutan besar dalam hal pencapaian.
Jadi, mari kita lihat, apakah modal yang sudah cukup apik ini bisa benar-benar bermanfaat ketika Pasukan U-17 Indonesia turun di turnamen yang sebenarnya di awal bulan depan.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tiga Poin Australia dan Permainan Pragmatis Ala STY yang Tak Haram Dimainkan di Guliran Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Piala Dunia 2026: Genderang Perang Sudah Ditabuh, namun Dunia Tak Lagi Menyambut Riuh
-
Harga Pertamax Naik, Rakyat Kecil Kini 'Dipaksa' Olahraga Gratis di SPBU
Artikel Terkait
-
PSSI dan Timnas Indonesia Kini: Ajang Pertarungan Kaum Elit Borjuis vs Suporter Proletarian
-
Pelatih Futsal Australia: Timnas Indonesia Seperti Brasil yang Tertidur
-
Indra Sjafri Diyakini Bakal Pertahankan Medali Emas SEA Games 2025, Mengapa?
-
Calvin Verdonk Ungkap Luka Mental Skuad Garuda Usai Gagal ke Piala Dunia
-
Jay Idzes Kerek Sassuolo di Klasemen Liga Italia Usai Habisi Cagliari
Hobi
-
2026 Tahun Terakhir Melihat Messi dan Ronaldo di Piala Dunia: Akhir dari Sebuah Era?
-
Baru Mulai 6 Menit, Felix Nmecha Cetak Gol Kilat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Australian Open 2026: Wajah Indonesia Terselamatkan Gelar Tunggal Putra
-
Tiga Poin Australia dan Permainan Pragmatis Ala STY yang Tak Haram Dimainkan di Guliran Piala Dunia
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!
Terkini
-
Buku Pintar Kompas 2011: Potret Dinamika Indonesia dalam Satu Tahun
-
Siapakah Dua Bocah yang Bermain di Kuburan Tua Dini Hari itu?
-
5 Rekomendasi Anime Baru di Summer 2026, Ada Remake Ghost in the Shell!
-
Review Film The Protege: Drama Kriminal yang Penuh dengan Intrik dan Darah!
-
Musikal Hell's Kitchen Pentas Juli, Intip Deretan Pemain Penuh Bintang