Persiapan panjang yang dijalani Timnas Indonesia U-17 menjadi perhatian banyak pihak menjelang Piala Dunia U-17 2025. Pelatih Nova Arianto menilai bahwa rangkaian latihan intensif dan serangkaian uji coba internasional telah memberikan bekal berharga bagi skuad Garuda Muda.
Meskipun hasil di atas kertas belum selalu memuaskan, pengalaman dan pelajaran dari laga-laga tersebut menjadi pondasi penting untuk membangun tim yang solid dan siap bersaing di ajang dunia.
Nova Arianto menyebutkan bahwa tiga pertandingan terakhir melawan Paraguay, Pantai Gading, dan Panama menjadi ajang pembelajaran yang sangat berharga. Menurutnya, dari tiga laga itu, para pemain bisa memetik banyak pelajaran penting meski belum meraih hasil maksimal.
“Tiga pertandingan tadi kita banyak belajar yah, dari Paraguay, Pantai Gading, dan Panama. Postur mereka sangat baik dan secara level permainan juga sangat baik,” ujar Nova, seperti dikutip dari Suara.com pada Jumat (31/10/2025).
Uji coba tersebut memang tidak selalu berakhir dengan kemenangan, tetapi Nova menegaskan bahwa yang terpenting adalah proses dan kemajuan tim dari waktu ke waktu. Ia menilai bahwa aspek teknis dan mental jauh lebih berharga dibandingkan sekadar hasil akhir.
Timnas Indonesia Serap Banyak Pelajaran, Nova Arianto Optimis Tatap Piala Dunia U-17
Nova Arianto menegaskan bahwa rangkaian uji coba internasional menjadi ajang evaluasi dan pembelajaran bagi para pemain muda Indonesia. Ia berharap pengalaman menghadapi tim-tim dengan gaya bermain berbeda bisa membentuk karakter kuat di lapangan.
Dengan menghadapi tim seperti Paraguay yang terkenal dengan pressing cepat, Pantai Gading yang unggul dalam duel fisik, serta Panama yang solid secara organisasi, para pemain Indonesia dipaksa untuk beradaptasi secara cepat dalam berbagai situasi pertandingan.
Menurut Nova, pengalaman inilah yang akan sangat berguna ketika Garuda Muda tampil di Piala Dunia U-17 2025 nanti. Indonesia sendiri tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia, grup yang cukup berat mengingat Brasil merupakan kekuatan tradisional di level usia muda.
Seluruh pertandingan fase grup akan digelar di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar. Nova menyadari betul bahwa perjalanan Timnas Indonesia tidak akan mudah, namun ia percaya para pemain sudah memiliki modal yang cukup untuk tampil kompetitif.
“Saya berharap para pemain juga nantinya siap ketika bermain di Piala Dunia nanti,” ucap mantan bek Persib Bandung tersebut penuh optimisme.
Selain aspek teknis, Nova juga menyoroti pentingnya kesiapan mental para pemain muda. Ia menilai bahwa menghadapi tekanan di ajang sebesar Piala Dunia memerlukan mentalitas kuat, disiplin tinggi, dan rasa percaya diri.
Persiapan yang matang dari segi taktik dan mental menjadi fondasi penting agar Timnas U-17 Indonesia mampu menghadapi tekanan pertandingan di level tertinggi. Apalagi, lawan-lawan di grup nanti memiliki gaya permainan yang berbeda, sehingga adaptasi cepat akan menjadi kunci utama.
Baca Juga
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
-
Jumpa I.League, John Herdman Soroti Pentingnya Kerja Sama Berkelanjutan
-
Denada Disebut Tak Berniat Telantarkan Ressa, Pengacara Ungkap Fakta Baru
-
Rian D'Masiv Buka Suara soal Tudingan Lakukan Child Grooming, Bantah Tegas?
Artikel Terkait
-
Nathan Tjoe-A-On Cetak Gol Perdana, Legenda Liverpool Sampai Buka Suara
-
Statistik Memukai Justin Hubner Saat Fortuna Sittard Ditekuk PSV Eindhoven
-
Dirumorkan ke Persib, Joey Pelupessy Catatkan Rekor di Liga Belgia
-
Main 14 Menit, Dapat Kartu Kuning: Begini Rating Justin Hubner Saat Fortuna Dibantai PSV
-
Andre Rosiade Desak PSSI Gelar Rapat Evaluasi, Apa Urgensinya?
Hobi
-
Dihubungi John Herdman, Peluang Tampil Sandy Walsh di Timnas Kian Besar?
-
Veda Ega Pratama Debut Moto3: Seberapa Besar Peluangnya Melaju di MotoGP?
-
Dihujat Usai Gabung Persija, Shayne Pattynama Minta Dukungan Publik!
-
Dean James Dinilai Layak Gabung Ajax, Berpeluang Susul Maarten Paes?
-
Jelang Piala Asia U-17 2026, Timnas Indonesia Bakal Uji Coba Lawan China
Terkini
-
Kejujuran yang Diadili: Membaca Absurditas dalam 'Orang Asing' karya Albert Camus
-
Review Never Back Down (2008): Film dengan Latar Belakang Seni Bela Diri Campuran!
-
Kejamnya Label Sosial Tanpa Pandang Umur di Novel 'Dia yang Haram'
-
Preppy Hingga Street Style, Intip 4 Ide OOTD Layering ala Shin Eun Soo Ini!
-
Fetisisme Kesibukan: Saat Lelah Menjadi Simbol Status Sosial