Pasca mendapatkan gerudukan dari salah satu basis suporter militan di Indonesia, berbagai platform media sosial diriuhkan dengan kemunculan roadmap persepakbolaan Indonesia.
Dalam tiga lembar dokumen yang beredar luas tersebut, disebutkan beragam terget yang harus dicapai oleh Timnas Indonesia, setidaknya hingga tahun 2030 mendatang.
Sayangnya, kemunculan dokumen yang berisikan target-target yang harus dicapai oleh federasi dan Timnas Indonesia itu ternyata tak mendapatkan tanggapan yang positif dari pemerhati dan penikmat sepak bola nasional.
Bukan hanya karena dokumen yang diberi nama "Project 2034 Garuda Membara" itu terbilang sangat tipis dan masih terlalu umum, juga dikarenakan banyak cacat yang menyertai kemunculannya.
Ironisnya, kemunculan roadmap persepakbolaan nasional yang semula diharapkan mampu meredam rasa tidak puas khalayak terhadap kinerja federasi tersebut, justru malah semakin membuat kinerja induk sepak bola Indonesia itu carut marut.
Bagaimana tidak, "orang dalam" di tubuh PSSI sendiri, yakni Sumardji yang juga merupakan ketua BTN, justru tak tahu menahu asal muasal roadmap yang beredar tersebut.
Melalui laman Suara.com (18/11/2025), sosok yang juga merupakan anggota Exco PSSI tersebut bahkan mempertanyakan keabsahan roadmap itu.
Bukan hanya itu, pada roadmap yang beredar luas di masyarakat itu juga tertera terkait target yang harus dicapai oleh Timnas Indonesia di ajang Piala Asia 2027 mendatang.
Dalam dokumen tersebut disebutkan bahwa target minimal yang harus direngkuh oleh Pasukan Garuda di Arab Saudi 2 tahun mendatang, adalah menembus fase quarter final gelaran, alias babak 8 besar di turnamen.
Tentunya target ini terbilang plin-plan jika disandingkan dengan apa yang terlontar dari mulut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Dilansir laman Suara.com (26/10/2025), eks Presiden Inter Milan tersebut menyatakan bahwa target pelatih baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 nanti adalah mencapai babak 16 besar gelaran, yang juga disebutnya akan menjadi tolok ukur bagi kesuksesan suksesor Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert di kursi kepelatihan Pasukan Garuda.
Dilihat dari target yang dilontarkan oleh ketua umum dan yang tertera di laman roadmap, kita selaku khalayak tentu sudah tak habis pikir, organisasi sebesar PSSI kok bisa-bisanya tak selaras antara satu dengan lainnya.
Kalau sudah seperti ini, entah siapa yang harus kita percayai. Soal target pencapaian di Piala Asia 2027 saja belum ada sebulan sudah berubah. Apalagi target yang lebih tinggi lagi?
Apapun itu, yang jelas munculnya roadmap persepakbolaan Indonesia ini bukannya membuat nama PSSI menjadi bersih, namun justru semakin memperlihatkan carut marut dalam tubuh federasi saat ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Juara Bertahan Terus Bersinar, tapi Dihantui Segudang PR Besar
-
Akhiri Perjalanan Panjang di Piala Dunia, Ronaldo Penggendong Prestasi Sepak Bola Portugal
-
Piala Dunia 2026: Sukses Curi Perhatian, Vozinha Bakal Jadi The Next El-Hadji Diouf?
-
Piala Dunia 2026: Kepulangan Portugal dan Legacy Ronaldo yang Butuh Puluhan Tahun untuk Menyamai
-
Portugal vs Spanyol: Seharusnya, Beban Ronaldo Tak Seberat Pertemuan-Pertemuan Sebelumnya
Artikel Terkait
-
3 Debutan Piala Dunia 2026 Punya Nilai Pasar Lebih Rendah Dibanding Timnas Indonesia
-
8 Peserta Piala Dunia 2026 yang Pernah Dibungkam Timnas Indonesia
-
Ada Nuansa Barcelona dalam Persaingan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia
-
Starting XI Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026: Ada Emil Audero, Jay Idzes hingga Szoboszlai
-
SEA Games 2025 Bisa Ganjal Momentum Marselino Ferdinan di AS Trencin?
Hobi
-
Argentina Lolos Dramatis ke Perempat Final, Messi Raih Player of the Match
-
Bukan Cuma Kartu Pokemon, Fenomena Scalper Kini Mengancam Pernak-pernik Piala Dunia
-
Profil Reidel Toiran, Pelatih di Balik Kesuksesan Timnas Voli Indonesia
-
Kemenangan Argentina Munculkan Tuduhan 'Settingan' dalam Piala Dunia 2026
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay usai Laga Piala Dunia
Terkini
-
Seni Memahami Kekasih: Potret Hubungan 'Anak Muda Miskin' yang Sangat Relate dengan Kehidupan Nyata
-
Made by Google 2026 Akan Digelar Bulan Agustus, Pixel 11 Series Siap Debut?
-
5 Tisu Pembersih Badan: Solusi Cepat Tetap Segar Seharian Tanpa Harus Mandi
-
Review Jujur The Prodigy: Saat Kejeniusan Berubah Menjadi Senjata Mematikan
-
Review Color Book: Meramu Duka Menjadi Perjalanan Cinta yang Begitu Tulus