Seleksi pemain timnas Indonesia U-20 tahap selanjutnya resmi dibuka. Melansir dari laman resmi PSSI (pssi.org), staf kepelatihan timnas Indonesia U-20 yang dipimpin oleh pelatih Nova Arianto resmi melakukan seleksi yang digelar di Garudayaksa Football Academy, Bekasi.
Seleksi ini merupakan proses lanjutan yang digelar sejak akhir tahun 2025 lalu.
Menurut pemaparan pelatih timnas Indonesia U-20, yakni Nova Arianto, seleksi kali ini akan difokuskan menyaring deretan pemain yang memiliki kriteria yang sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Nova Arianto.
Beberapa kriteria tersebut adalah memiliki rasa disiplin yang cukup tinggi dan juga kecakapan dalam memahami taktik yang diberikan oleh pelatih.
“Yang saya minta mereka bisa menunjukkan versi terbaik mereka. Bagaimana kerja keras mereka, bagaimana usaha mereka di latihan, itu yang ingin saya lihat. Termasuk bagaimana pemain bisa memahami game plan yang kita buat. Saya harap pemain bisa bekerja lebih keras lagi dan lebih disiplin dengan apa yang akan kita bangun,” ujar Nova Arianto.
Lebih lanjut lagi, Nova Arianto juga menyebutkan seleksi pemain kali ini juga menjadi bagian dari penentuan skuad timnas Indonesia yang akan berlaga di ajang AFF Cup U-19 2026 mendatang.
Dengan kata lain, ajang AFF Cup U-19 2026 nanti akan menjadi salah satu bagian dari proses seleksi pemain timnas Indonesia U-20 yang diproyeksikan untuk bisa menembus ajang Piala Asia U-20 2027 mendatang.
Proses seleksi pemain timnas Indonesia U-20 kali ini ternyata tak hanya diikuti oleh para pemain lokal saja. Beberapa pemain keturunan juga terlihat ikut serta dalam proses seleksi punggawa timnas Indonesia U-20 kali ini. Salah satunya yang terlihat ikut dalam seleksi adalah Ousmane Camara Maiket.
Ikut Seleksi Pemain Timnas U-20, Camara Ousmane Sebut Banyak Pemain Bertalenta
Pemain keturunan Afrika, tepatnya blasteran Guinea-Indonesia, Camara Ousmane Maiket adalah salah satu nama pemain yang ikut serta dalam proses seleksi punggawa timnas Indonesia U-20. Melansir dari laman berita suara.com (02/01/2026), penyerang muda berusia 18 tahun ini sejatinya bukan nama baru dalam lingkup timnas Indonesia.
Pemain yang kini membela klub Borneo FC Samarinda U-20 yang berlaga di liga EPA (Elite Pro Academy) tersebut memang sudah pernah tergabung dengan skuad timans Indonesia U-19 pada masa era kepelatihan pelatih Indra Sjafri. Bahkan, dirinya yang kala itu masih berusia 17 tahun sudah memiliki 3 caps bersama skuad garuda U-19.
Kini, dirinya kembali mengikuti proses seleksi timnas Indonesia U-20 di era kepelatihan Nova Arianto. Hal ini dikarenakan secara regulasi usia, pemain yang berposisi sebagai striker tersebut memang masih bisa membela timnas Indonesia U-20.
Menurutnya, proses seleksi kali ini memiliki perbedaan dengan apa yang diikutinya saat masih dilatih oleh Indra Sjafri. Ousmane Camara sendiri menyebut banyak pemain yang memiliki talenta luar biasa yang ikut dalam seleksi kali ini. Hal inilah yang membuat proses seleksi kali ini dirasa lebih ketat dibandingkan sebelumnya.
“Tantangan terbesar saya untuk seleksi kali ini adalah persaingan pemain, karena banyak pemain bagus di sini. Saya harus bekerja keras agar bisa bersaing dengan mereka. Evaluasi untuk diri saya sendiri, saya harus bisa mendapatkan tempat di Timnas Indonesia U-20. Di era pelatih Indra Sjafri sebelumnya saya jadikan pengalaman berharga, dan semoga saya bisa mendapatkan tempat di sini,” ujar Ousmane Camara.
Dirinya tentu berharap bisa kembali masuk ke dalam skuad timnas Indonesia U-20 dan bisa menjadi bagian inti dari tim. Dirinya tentu memiliki keunggulan dari segi pengalaman dan juga dari segi karir sepakbola pernah membela klub PSIM Yogyakarta yang saat itu berlaga di Pegadaian Liga 2 dan memiliki jam terbang cukup baik.
Saat ini, Camara Ousmane juga telah memiliki 1 caps bersama Borneo FC Samarinda di tim senior yang berlaga di ajang Super League musim 2025/2026. Mampukah Camara Ousmane kembali menembus skuad timnas Indonesia U-20?
Baca Juga
-
Pemain Timnas Indonesia di 2026: Habis Kontrak hingga Rumor Berkarier di Indonesia
-
Sangat Berat! Media Asing Soroti Tugas John Herdman di Timnas Indonesia
-
Singgung Karir Patrick Kluivert, Striker Timnas Peringatkan John Herdman
-
John Herdman Dibayar Rp670 Juta per Bulan, PSSI Dapatkan Kualitas dengan Harga Miring?
-
Jordi Cruyff Pilih Hengkang dari PSSI, Simon Tahamata Bakal Menyusul?
Artikel Terkait
Hobi
-
Ole Romeny Merinding, Akui Atmosfer SUGBK Lebih Panas dari Markas Feyenoord
-
Timnas Futsal Indonesia Tutup 2025 dengan Catatan Gemilang, Raih 2 Gelar
-
Pemain Timnas Indonesia di 2026: Habis Kontrak hingga Rumor Berkarier di Indonesia
-
Sangat Berat! Media Asing Soroti Tugas John Herdman di Timnas Indonesia
-
Kaleidoskop Prestasi Bulutangkis Indonesia: 21 Gelar di BWF World Tour 2025
Terkini
-
4 Film yang Menyindir Patriarki Secara Langsung, Bentuk Diskriminasi Gender
-
Tahun Baru Agensi Baru! Nam Joo Hyuk Resmi Bergabung dengan FABLE COMPANY
-
Siap Melangkah ke Jenjang Serius, Frislly Herlind Akhirnya Dilamar Kekasih!
-
Dari Sampah hingga AI, Sahya Vidya Nusantara Jadi Ruang Belajar Alternatif di LPB Nasional 2025
-
Pada Eklips Penghabisan