Hasrat untuk kembali membela Merah Putih kini tengah membara di dalam diri Saddil Ramdani. Setelah absen lebih dari satu tahun, pemain sayap Persib Bandung ini secara terbuka menyatakan keinginannya untuk melakukan comeback ke Timnas Indonesia.
Kehadiran pelatih baru dan performa solidnya di liga domestik memberikan peluang besar bagi pemain berusia 27 tahun tersebut untuk kembali masuk ke dalam skema skuad Garuda.
"Kami sebagai pemain Indonesia tentu rindu untuk bermain di timnas Indonesia. Siapa yang tidak ingin membela Timnas Indonesia, semua pasti ingin,” ungkap sang pemain, sebagaimana dilaporkan Antara News pada Minggu (18/1/2026).
“Selalu, selalu ingin membuktikan diri bahwa kami itu bisa juga untuk bersaing di timnas Indonesia,” imbuhnya.
Ia merasa masih memiliki banyak hal yang bisa diberikan untuk membantu prestasi Indonesia di kancah internasional.
Momen itu terasa sangat tepat mengingat PSSI baru saja menunjuk John Herdman sebagai juru taktik baru. Pelatih asal Inggris tersebut diharapkan membawa perspektif segar dalam pemilihan pemain untuk memperkuat komposisi tim.
Saddil menaruh harapan besar pada keberadaan Herdman di Indonesia. Ia berharap sang pelatih dapat betah dan nyaman memantau bakat-bakat potensial yang tersebar di klub-klub lokal guna mendapatkan talenta terbaik untuk masa depan timnas.
Di level klub, performa Saddil musim 2025/2026 bersama Persib Bandung tergolong impresif. Sejauh ini, ia telah mencatatkan 2 gol dan 1 assist dari 15 pertandingan di BRI Super League, serta memberikan kontribusi penting di ajang AFC Champions League Two.
Adaptasi dan Pengaruh Pemain Berpengalaman di Persib
Keberhasilan Persib Bandung memuncaki klasemen sementara tentu melibatkan kolaborasi banyak pihak. Saddil menekankan bahwa kunci sukses timnya adalah bagaimana para pemain baru dan lama saling bahu-membahu dalam menyesuaikan diri dengan arahan tim pelatih.
“Adaptasi karena memang banyak pemain baru juga semua. Terus, utamanya adalah pelatih juga yang mempertegas situasi. Kapten dan teman-teman yang lain, yang mungkin lebih banyak yang lebih senior. Jadi, secara keseluruhan saling memotivasi ke depannya bagaimana tim ini bisa menjadi lebih baik,” tutur pemain berusia 27 tahun itu.
Saddil mengagumi profesionalisme dan mentalitas kompetitif yang ditunjukkan oleh Thom Haye. Belajar dari rekan setim yang berpengalaman menjadi cara Saddil untuk terus meng-upgrade kualitas permainannya agar tetap berada di level tertinggi.
Peluang Saddil untuk kembali dilirik timnas kini terbuka lebar, terutama menjelang agenda FIFA Series pada Maret 2026. Publik sepak bola tanah air pun mulai optimis bahwa debut John Herdman akan menjadi panggung pembuktian bagi winger kreatif seperti Saddil.
Namun, tantangan terbesar bagi mantan pemain Persela Lamongan ini adalah konsistensi. Untuk menarik perhatian pelatih sekelas Herdman, Saddil harus mampu menjaga performa apiknya hingga akhir musim dan terus menjadi pembeda di setiap pertandingan.
Dengan statistik yang meyakinkan dan mentalitas yang semakin matang, Saddil Ramdhani siap untuk "menggila" demi memikat hati tim pelatih. Jika ia mampu mempertahankan performanya, pintu untuk kembali berseragam Garuda diprediksi akan segera terbuka kembali.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?
-
Prancis vs Inggris: Demi Sepatu Emas Mbappe, Les Bleus Bakal Tampil Ganas?
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
Artikel Terkait
-
Powerful Abis! EXO Resmi Comeback Lewat Lagu Terbaru Bertajuk 'Crown'
-
Jadi Keuntungan, Satu Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Pernah Ditaklukkan John Herdman
-
Satu Guru dengan Jose Mourinho, John Herdman Ungkap Inspirasi Besarnya
-
Bukan Vietnam, Timnas Indonesia Patut Waspada dengan Tim Kuda Hitam Ini di Piala AFF 2026
-
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Thailand: Asnawi Kartu Merah, Pratama Arhan Dapatkan Menit Bermain
Hobi
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
-
Sisa Setengah Musim, Ini 5 Transfer Pembalap Paling Heboh di MotoGP
-
6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina
-
7 Catatan Miris Argentina di Final Piala Dunia 2026: Nol Peluang dan Target
Terkini
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?
-
Satu Terbang dari Sarang Burung Kukuk:Perjuangan Kebebasan di Balik Rumah Sakit Jiwa
-
Prabowo Ngaku Diserang karena MBG: Salah Kaprah Pemimpin Memahami Kritik
-
Kaum Rebahan dan Era Serba Klik: Kemudahan Zaman atau Jebakan Kemalasan?