Kabar yang cukup mengejutkan datang dari salah satu pemain keturunan timnas Indonesia, yakni Shayne Pattynama. Pemain keturunan Belanda-Indonesia tersebut secara resmi diperkenalkan kepada publik sebagai rekrutan terbaru klub Super League, Persija Jakarta.
Melansir dari laman resmi Persija (persija.id), kabar ini tentunya cukup mengejutkan banyak pihak mengingat sebelumnya Shayne Pattynama diketahui masih memiliki kontrak dengan klub Buriram United hingga bulan Juni 2026 mendatang.
Melansir dari akun Instagram pribadinya, @s.pattynama, mantan pemain timnas Belanda U-16 ini juga menyebutkan bahwa dirinya sangat antusias dengan keputusan yang telah dia lakukan dengan menandatangani kontrak bersama Persija Jakarta. Dirinya juga menyebut jika tim berjuluk “Macan Kemayoran” tersebut adalah salah satu klub yang memiliki nama besar di kawasan.
“Saya sangat antusias dengan tantangan ini. Bisa bergabung dengan klub sebesar Persija adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Jadi saya benar-benar sangat bersemangat,” ujar Shayne Pattynama.
Hadirnya nama Shayne Pattynama di klub Persija Jakarta tentunya menandai sebuah hal penting bagi klub tersebut pada musim 2025/2026 ini. Sebelumnya, pemain keturunan lainnya, yakni Jordi Amat juga sudah mendarat di klub yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta tersebut pada awal musim.
Kala itu, Jordi Amat didatangkan oleh manajemen Persija Jakarta di awal musim ini setelah kontraknya bersama klub Malaysia, Johor Darul Ta’zim tidak diperpanjang. Jordi Amat yang sudah berusia 33 tahun memang disinyalir akan segera mengakhiri karier sepakbolanya beberapa tahun lagi. Oleh karena itu, pindah dan berkarier di liga Indonesia dinilai banyak pihak sebagai penutup karier profesional sepakbolanya.
Lalu, bagaimana dengan Shayne Pattynama? dirinya masih berusia 27 tahun tetapi sudah memutuskan berkarier di liga Indonesia. Apakah hal ini ada sangkut pautnya dengan peluang membela timnas Indonesia kedepannya?
Berkarier di Liga Indonesia, Shayne Pattynama Buka Peluang Jadi Andalan di Timnas!
Banyak pihak tentunya yang bertanya-tanya mengapa Shayne Pattynama memutuskan menerima pinangan klub Persija Jakarta saat ini. Padahal, dari segi usia dirinya tergolong berada pada masa puncak karier seorang pemain sepakbola profesional. Bahkan, dengan rekam jejak karier di benua Eropa, seharusnya dirinya masih bisa berkarier abroad atau berkarier di luar negeri.
Namun, kemungkinan besar keputusan mantan pemain klub Norwegia, FK Viking tersebut juga dipengaruhi dari peluangnya kembali menembus skuad utama timnas Indonesia. Faktanya, saat ini Shayne Pattynama menjadi pilihan ketiga di sektor bek kiri timnas Indonesia. Melansir dari laman transfermarkt.com, dirinya sejauh ini hanya mengoleksi 12 caps dan mencetak 1 gol sejak dinaturalisasi pada tahun 2023 silam.
Tentunya jumlah tersebut cenderung sedikit jika dibandingkan dengan nama-nama pemain naturalisasi yang satu masa dengannya seperti Jordi Amat dan Sandy Walsh. Hal ini kemungkinan besar karena dirinya kalah saing dengan nama Calvin Verdonk dan Dean James yang dianggap memiliki karier jauh lebih baik di liga Eropa hingga kini.
Peluangnya kembali main di timnas Indonesia memang cukup besar saat memutuskan berkarier di Super League bersama Persija Jakarta. Pelatih timnas Indonesia, John Herdman memang akan memprioritaskan pemain dari liga lokal dalam beberapa turnamen regional seperti AFF Cup. Peluang inilah yang kemungkinan besar dilihat oleh Shayne Pattynama guna memperbesar dirinya mampu kembali menembus skuad utama di timnas Indonesia.
Tentunya jika hal ini benar, langkah yang diambil Shayne Pattynama memang cenderung sudah tepat. Menunjukkan performanya di timnas Indonesia saat ajang AFF Cup nanti tentunya bisa jadi pertimbangan pelatih untuk menjadikannya pilihan utama di sektor bek kiri timnas Indonesia.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Panggung Mewah Terakhir Para Pesepakbola Veteran
-
Piala Dunia 2026: Tak Hanya Messi, Ronaldo Turut Cetak Rekor Prestisius
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Resmi Jadi Raja Gol, Mampukah Messi Lewati Rekor 16 Gol Miroslav Klose di Piala Dunia 2026?
-
Sejarah Tercipta, Wasit Wanita Pimpin Laga di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Borneo FC Lambat di Bursa Transfer, Fabio Lefundes Singgung Anomali di BRI Super League
-
Rekap Bursa Transfer BRI Super League: Persija Jor-joran, Persib Kapan Umumkan Kurzawa?
-
Paulo Ricardo Bongkar Gaya Mainnya, Persija Jakarta Dapat Bek Modern
-
Dikontrak Persija 2,5 Tahun, Begini Statistik Gacor Shayne Pattynama di Liga Thailand
-
Bertemu Lawan-Lawan Mudah, Timnas Indonesia Wajib Maksimalkan Ajang FIFA Series!
Hobi
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Gara-Gara Tutup Mulut, Almiron Jadi Korban Pertama Aturan Baru Piala Dunia
-
Sprint Race GP Ceko 2026: Bersikap Kasar, Marco Bezzecchi Dilarang Tampil!
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
Terkini
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban