Platform menulis Yoursay memang selalu memberikan kejutan dan kebermanfaatan kepada membernya. Rasanya baru kemarin saja selesai mengadakan lomba bikin Artikel dan Video tentang "Surat untuk Suara.com" yang berlangsung pada 5-19 Maret 2024.
Namun di bulan April ini, Yoursay kembali menggelar dua kompetisi, yakni Kompetisi Menulis Artikel, Video, dan Infografis tentang "Yoursay EarthDay" serta Kompetisi Menulis "Andai Aku Dapat THR".
Kejutan-kejutan seperti inilah yang membuat kita patut berbangga pada Yoursay. Lebih dari itu, Yoursay adalah wadah terbaik untuk melukis keresahan dalam bentuk tulisan. Selama bergabung di Yoursay, saya sudah amat banyak mendapat manfaat.
Kembali lagi pada tema awal "Andai Aku Dapat THR" dari Yoursay tentu saya sangat bersyukur dan kehadirannya pun amatlah berarti. Di momen menjelang Hari Raya Idulfitri ini, tentu semua orang mau mendapatkan THR.
THR sebagai bentuk pemberian biasanya berupa uang atau barang saat menjelang Hari Raya Idulfitri. Maka THR yang diterima tentu sangat berguna untuk menunjang kebutuhan di hari kemenangan (Hari Raya Idulfitri).
Andai aku dapat THR dari Yoursay pada lebaran Idulfitri 1445 H tahun ini, akan kupersembahkan untuk diri saya. Saya akan sisipkan sebagian untuk ditabung, selebihnya akan dibelanjakan sesuai kebutuhan saat lebaran nanti.
Namun khayalan itu belum tentulah terwujud, namun masih menjadi harapan besar buat saya pribadi bisa jadi fakta. Sebenarnya dapat atau tidak dapat THR dari Yoursay, kehadirannya patutlah untuk disyukuri.
Kompetisi menulis "Andai Aku Dapat THR" bukan semata-mata hanya mengejar uang THR-nya doang. Lebih dari itu, kehadirannya amatlah berarti karena telah memberikan wadah bagi saya bagaimana rasanya mengulik ide tentang THR yang diramu dalam bentuk tulisan.
Tidak atau dapat THR dari Yoursay tetaplah saya syukuri karena dengan momentum itu menjadi nilai sangat berarti bagi saya, mengajarkan kepada saya arti penting yang namanya bersyukur.
Hanya saja, momen menjelang Hari Raya Idulfitri, THR memang selalu digaungkan banyak orang. Dari keluarga besar Yoursay sendiri, ia juga akan memberikan THR dalam bentuk kompetisi menulis kepada membernya.
Maka sudah sepatutnya memang semua member tentu mengharapkan THR itu. Bukan dari nilai nominalnya, tapi rasa bangga akan terpatri dengan sendiri jika mendapat THR dari Yoursay.
Walaupun apa yang saya andai-andaikan ingin dapat THR dari Yoursay tidak kesampaian juga. Bukan berarti saya akan terpuruk dan bersedih, semua itu sudah ditakdirkan.
Mendapat atau pun tidak mendapat THR dari Yoursay bagiku sama saja, sebagai member Yoursay kehadirannya amatlah berarti bagi saya.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Medsos dan Seni Menjadi Domba di Tengah Perang Algoritma
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
Politisi Baperan: Dikit-dikit Somasi, Lama-lama Lupa Cara Diskusi
-
Mengapa Kampus Lebih Sibuk Kejar Akreditasi daripada Jaga Nyawa Mahasiswa?
-
Gen Z, Kopi, dan Mundurnya Alkohol dari Panggung Pergaulan
Artikel Terkait
-
Di Balik Kata Andai Aku Dapat THR: Bongkar Rumitnya Remaja yang OTW Kepala 2
-
Ada Kabar BUMN Indofarma Belum Bayar THR, Begini Penjelasannya
-
Andai Aku Dapat THR, Aku akan Mempertimbangkan 3 Hal Ini!
-
THR Yoursay dan Self Reward: Kebahagiaan yang Dulu Tak Mampu Kubayar
-
Beri Hadiah di Bulan Ramadan hingga THR di Hari Raya, Ternyata Pahalanya Berlipat Ganda!
Kolom
-
Lebaran di Perantauan: Saat Sinyal Video Call Tak Sanggup Membayar Rindu
-
Lebaran Era Baru: Hentikan Pertanyaan Basa-basi Perusak Makna Silaturahmi
-
Lebaran Ala Mahasiswa: Antara Silaturahmi sama Saudara dan Salaman sama Tugas
-
Tradisi THR Lebaran saat Ekonomi Sulit: Antara Berbagi dan Tuntutan Sosial
-
Mengapa Banyak Orang Rela Sewa iPhone Saat Mudik Lebaran: Menguak Ironi di Balik Gengsi
Terkini
-
Review Rumah Kaca: Akhir Tragis Perjuangan Minke di Tangan Pangemanann
-
Investigasi Teror di Sekolah dalam Misteri Asrama: Dont Trust Anyone
-
Thom Haye Absen, Siapa yang Layak Jadi Jendral Lini Tengah Timnas Indonesia?
-
Tinjau SUGBK, Erick Thohir Pastikan FIFA Series 2026 Berjalan Maksimal
-
Review Film Pawn: Jangan Nonton Kalau Nggak Siap Baper soal Keluarga