Pada dasarnya tentu semua orang menginginkan hidup bahagia dan bijaksana, baik bahagia soal karier, bahagia di lingkungan keluarga, maupun bahagia dalam menjalani hidup. Berada pada hidup yang bahagia tentunya dapat lebih mudah menggapai sesuatu.
Namun untuk mewujudkan itu tentu dibutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, perlu menerapkan prinsip-prinsip tentang kebijaksanaan. Hidup bijaksana pada dasarnya orang yang memandang sesuatu secara menyeluruh dan tentunya akan bisa merasakan kebahagiaan.
Lalu apakah sobat pembaca sudah menerapkan prinsip-prinsip dasar bijaksana? Siapkah kita menjadi orang yang bijaksana? Mengutip dari akun instagram @golongan.sukses, berikut terdapat empat prinsip agar bisa lebih bijaksana.
1. Menjaga ucapan
Orang yang bijaksana tidak hanya dilihat dari bentuk fisik dan materi yang dipunya, tetapi juga dapat dilihat dari ucapannya. Orang yang bijak jelas mereka harus tahu untuk bisa menjaga ucapannya, dalam artian tidak berucap untuk hal yang merugikan.
Bukankah kita sering mendengar kata pepatah bahwa "mulutmu harimaumu?" Oleh karena itu, menjaga ucapan agar tetap santun dan bijak adalah hal penting yang harus dimiliki dan diperhatikan oleh orang bijaksana.
2. Menyaring perkataan orang
Dengan menyaring dan bersikap bijak menilai terhadap pendapat atau penjelasan orang lain, tentunya bisa membuat kita agar bisa berpikir dan bersikap secara objektif. Pendapat orang lain bisa kita pertimbangkan jika memang itu baik untuk diri kita, dan tidak juga harus menerima secara keseluruhan pendapat orang lain. Intinya adalah selalu mengikuti kata hati dan tetap melakukan pertimbangan pendapat orang lain.
3. Tidak buru-buru menyimpulkan masalah
Buru-buru dalam mengambil keputusan atau memutuskan masalah bisa saja hanya berdasar pada pandangan pribadi yang belum tentu tepat. Orang yang bijak tentunya akan berusaha untuk memandang persoalan dari berbagai sisi dan mencari bukti atau fakta yang mendukung pendapatnya. Dengan begitu, barulah mengambil kesimpulan yang tepat.
4. Keseimbangan emosi dan logika
Menyeimbangkan antara emosi dan logika adalah hal penting yang harus diperhatikan dan juga kunci utama agar bisa menghasilkan kebijaksanaan. Karena kebijaksanaan tidak selalu berkata benar, karena kebijaksanaan tidak sama dengan kebenaran. Situasi dan kondisi yang akan menentukan jawaban yang bijak.
Nah, itulah empat prinsip yang bisa diterapkan agar bisa lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan. Orang yang bijak tidak memberikan jawaban yang benar, namun mengajukan pertanyaan yang benar.
Baca Juga
-
Bekerja Tanpa Karier: Ketika Naik Jabatan Tak Lagi Menggoda
-
Healing ke Mana-mana, Pulang-pulang Tetap Ingin Resign
-
Kerja Sosial: Saat Negara Mulai Kapok Memenjarakan Semua Orang
-
Antara Jurnal Scopus dan Kerokan: Membedah Pluralisme Medis di Indonesia
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Harga Terjun Bebas! 5 Flagship Ini Makin Masuk Akal Dibeli
-
4 Serum Anti-Aging Tanpa Pewangi dan Alkohol yang Gentle untuk Kulit Sensitif
-
4 Daily Mask Korea Panthenol, Rahasia Skin Barrier Sehat Setiap Hari
-
Tetap Sehat dan Stylish, 5 Pilihan Smartband Under Rp500 Ribu Cocok untuk Anak Muda Gaul!
-
On Point! 4 Inspirasi Street Style ala Juhoon CORTIS buat Daily OOTD-mu
Terkini
-
Niat Cari Jajanan Kaki Lima, Turis di Tailan Malah Disuguhi Makanan di Acara Duka
-
Mengenal Legenda Putri Mandalika di Balik Tradisi Bau Nyale 2026 di Lombok Tengah
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
-
Bikin Tensi Naik! Ini 5 Biang Kerok Anime Hobinya Nge-Prank Teman Sendiri
-
Boneka Bernyawa di Jendela Kamar 147