Tak terasa bulan Ramadhan akan meninggalkan kita, kini pemerintah telah menetapkan perayaan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada tanggal 22 April 2023. Itu artinya, bulan Ramadhan di tahun ini akan meninggalkan kita. Tentu ada banyak momen penting yang terkenang selama bulan Ramadhan yang dilalui selama sebulan ini. Bahkan akan terasa berbeda hari-hari dan kebiasaan kita ketimbang dengan bulan-bulan yang lain.
Keistimewaan bulan Ramadhan memang selalu menjadi momen yang sangat dirindukan. Di balik hari kebahagiaan saat Lebaran, ternyata dapat bercampur sedih karena bulan Ramadhan akan berakhir dan kembali menuggu satu tahun lagi untuk bisa berjumpa dengannya, itupun kalau masih dipanjangkan umur kita oleh Tuhan.
BACA JUGA: 4 Perusak Energi yang Harus Kamu Hindari, Cek Sekarang!
Kita bisa saksikan saat bulan Ramadhan adzan magrib itu terasa istimewa karena selalu dinantikan kehadirannya. Padahal bulan-bulan yang lainnya adzan magrib layaknya hanya sebagai panggilan shalat saja. Sehingga memang tidak heran jika ramadhan juga identik dengan fenomena “ajaib” yang tidak ada di bulan-bulan yang lain. Limpahan pahala saat bulan Ramadhan membuat orang berlomba-lomba melakukan amal kebaikan.
Berangkat dari situ, setidaknya ada lima fenomena penting di bulan Ramadhan seperti disadur dari akun Instagram @dompetdhuafaorg.
1. Masjid lebih ramai dari biasanya
Saat Ramadhan, masjid memang tak pernah sepi dan justru selalu dipadati para jemaah. Animo masyarakat untuk mendekatkan diri pada Allah SWT menjadikan masjid sebagai tempat yang selalu ramai, seperti saat shalat tarawih dan shalat subuh, bahkan shalat lima waktu yang lain.
Bukan itu saja, di masjid juga banyak menyediakan takjil gratis dan mengundang para jemaah untuk berbuka puasa di masjid secara bersama. Hal itu pula yang membuat masjid dipenuhi oleh para musafir.
BACA JUGA: 5 Tips Beberes Rumah Tanpa Asisten Rumah Tangga saat Libur Lebaran
2. Diskon dimana-mana
Fenomena selanjutnya saat bulan Ramadhan itu ternyata banyak diskon di pusat-pusat perbelanjaan. Kondisi ini pulalah yang dapat menguji keimanan seseorang. Beragam ritel baik online maupun offline menyediakan beragam diskon yang sanggup menghabiskan THR. Selain itu, adanya diskon juga digunakan untuk bersedekah dan berbagi saat bulan Ramadhan.
3. Warung makan mendadak ditutup kelambu
Sebagai upaya untuk saling menghargai dan menjaga toleransi, kita bisa saksikan banyak warung makan ditutup saat bulan Ramadhan demi menghargai yang berpuasa. Warung makan di luar dari bulan Ramadhan akan terbuka lebar dan selalu ramai saat di siang hari, tetapi saat bulan Ramadan warung makan tersebut kebanyakan tidak dibuka.
Nanti saat menjelang berbuka baru buka dan terlihat ramai. Dan kalaupun warung makan harus buka saat siang hari itu tentu disembunyikan dan ditutup agar tidak terlihat secara umum, di sisi lain untuk menghargai yang tidak berpuasa, terlebih mereka yang menjalankan ibadah puasa.
4. Sore hari, ramai orang ngabuburit
Ngabuburit menjadi aktivitas penting dilakukan saat menunggu waktu berbuka puasa. Jika pada hari biasanya lalu lintas padat dengan aktivitas orang yang pulang kantor, maka bulan Ramadhan pun akan semakin padat dengan hadirnya orang-orang yang memang sengaja ngabuburit. Ini menjadi fenomena yang terjadi hanya di bulan Ramadhan.
BACA JUGA: Rayakan Idul Fitri dengan Aman dan Sehat, 7 Tips Kesehatan Mudah Diterapkan
5. Banyak yang menjual takjil
Tak salah jika Ramadhan disebut dengan bulan penuh berkah. Kita bisa saksikan sepanjang jalan di perkotaan pasti banyak orang yang tiba-tiba menjadi pedagang penjual takjil. Berbagai jenis dan rupa menu berbuka pun disediakan saat sore hari, dan itu terjadi hanya di bulan Ramadhan saja.
Nah, itulah lima fenomena penting yang terjadi hanya di bulan Ramadhan. Makanya tidak heran jika bulan Ramadhan selalu dirindukan semua orang, terutama bagi umat muslim. Selain dari fenomena di atas, kira-kira fenomena apa lagi yang sobat temukan di lingkungan sekitar kalian?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
-
Pesantren dan Masa Depan Karakter Bangsa: Jangan-jangan Ini Jawabannya
-
Dompet Kelas Menengah Lagi Kering, Alarm Bahaya Buat Ekonomi?
-
Prabowo, Reformasi yang Capek, dan Mimpi Orde Transformasi
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
Artikel Terkait
-
Ringankan Beban Masyarakat yang Membutuhkan, Barikade 98 Sebar Ratusan Paket Sembako di Bulan Suci Ramadhan
-
Ngeri! Tradisi Jelang Lebaran di Kota Ini Bakar Ratusan Lilin di Kuburan, Warganet: Respect
-
Contoh Kultum Akhir Ramadhan, Perkuat Ibadah Menjelang Idul Fitri
-
Perbedaan Fakir dan Miskin dalam Menerima Zakat, Penjelasan 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat
-
18 Amalan Sebelum Shalat Idul Fitri yang Banyak Dilupakan Muslim
Lifestyle
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
-
4 Padu Padan OOTD Outerwear ala Seonghyeon CORTIS, Buat Look Makin Chill
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
Terkini
-
Ada Park Ji Hoon, Ini 5 Pemeran Utama Drama The Legend of Kitchen Soldier
-
Episode 3 dan 4 Drama Gold Land Terasa Semakin Gelap dan Mendebarkan
-
Di Balik Sorotan Kamera: Pertarungan Moral dalam Novel Take Four
-
Perempuan dan Standar Ganda: Apa Pun yang Dipilih Tetap Salah, Harus Gimana?
-
Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi