Bulan Syawal adalah bulan yang membawa kemenangan bagi umat muslim dimana kembalinya fitrah umat muslim setelah melaksanakan ibadah puasa sebulan penuh di bulan ramadhan. Adapun hari raya Idul Fitri menjadi bukti bahwa umat muslim telah memasuki bulan Syawal.
Adapun ibadah sunah yang dapat dilakukan oleh umat muslim selain berpuasa selama 6 hari adalah menikah. Bulan Syawal menjadi waktu yang tepat untuk melaksanakan pernikahan.
Hal ini didasarkan karena Nabi Muhammad Saw dan istrinya Siti Aisyah menikah di bulan Syawal. Selain mengikuti sunah nabi, menjadi tanda bahwa menikah di Bulan Syawal merupakan keputusan yang tepat adalah bertepatannya dengan momen silaturahmi pada hari raya Idul Fitri yang dapat menambah keeratan tali persaudaraan.
Mengacu pada hadits sahih, dari Aisyah ra. menceritakan : "Rasulullah SAW menikahiku pada bulan Syawal dan membangun rumah tangga denganku pada bulan Syawal pula. Maka, istri-istri Rasulullah SAW yang manakah yang lebih beruntung di sisinya dariku?” (HR Muslim no. 2551, At-Tirmidzi no. 1013, An-Nasai no. 3184, Ahmad no. 23137)
Dalam karyanya berjudul Hasyiyah Ala al-Durr al-Mukhtar, ulama Ibnu Abidin al-Hanafi mengutip dari al-Bazaziyah, menjelaskan bahwa melangsungkan pernikahan antara Idul Fitri dan Idul Adha diperbolehkan dalam agama Islam dan tidak dianggap makruh.
Dalam buku berjudul Tanya Jawab Fikih Sehari-hari oleh Mahbub Maafi dan Muhyiddin Syarf an-Nawawi, dijelaskan bahwa menikah di bulan Syawal sangat dianjurkan dan disunnahkan dalam ajaran agama Islam yang termasuk sebagai kebaikan.
Meskipun demikian, pernikahan merupakan sunnah Nabi Muhammad Saw yang perlu disegerakan bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan dan memenuhi syarat wajib menikah. Rasulullah Saw bersabda:
"Hai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang sudah memiliki kemampuan, segeralah menikah. Karena menikah dapat menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan. Siapa yang belum sanggup menikah, berpuasalah, karena puasa akan menjadi benteng." (H.R. muttafaq 'alaih).
Demikian alasan yang dapat kamu jadikan sebagai landasan untuk menikah di bulan Syawal ini, tunggu apalagi?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Bukti Dokter Lebih Berisiko Alami PTSD Melalui Drama Korea Doctor Slump
-
6 Daftar Warna yang Membuat Ruanganmu Semakin Epik!
-
Meninjau Segi Psikologis Korban Kekerasan Seksual dari Film Hope
-
Belajar Menerima Emosi Diri Melalui Film Kartun Inside Out
-
Waspada Kolestrol Tinggi! Tips Atur Pola Makan Saat Hari Raya
Artikel Terkait
-
Jalankan Puasa Syawal? Ini Amalan yang Bisa Dilakukan untuk Mendapat Pahala Berlimpah
-
Mahalini Ikut Lebaran Bareng Rizky Febian dan Keluarga Sule, Netizen: Hyang Guru Mantau
-
Plt Ketum PPP Mardiono Bakal Gelar Open House Besok, Bahas Soal Pengumuman Sandiaga Jadi Kader?
-
Raffi Ahmad Sambangi Rumah Ahmad Dhani, Keberadaan Fadli Zon Jadi Perhatian Netizen, Anggota Baru Dewa 19?
-
Masih Punya Sisa Ketupat Usai Lebaran, Begini Cara Menyimpannya Agar Tak Mudah Basi dan Mubadzir
Lifestyle
-
5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
-
Seperti Pelukan Hangat! 5 Pilihan Parfum Warm Vanilla yang Lembut di Hidung
-
Bebas Bruntusan! 4 Acne Cleansing Balm Angkat Makeup Waterproof hingga Pori
-
Sense and Sensibility: Logika vs Hati, Mana yang Menang saat Hadapi Cinta?
-
5 Body Wash Centella Asiatica untuk Jerawat Punggung dan Kulit Sensitif
Terkini
-
Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional
-
Dari Viral Culture ke Real-Life Culture: Eranya Gen Z Cari Pengalaman Nyata
-
Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme
-
Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan
-
Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol