Toxic positivity suatu kondisi ketika kamu suka menutup-nutupi perasaan negatif dan kamu tutup dengan positif yang palsu. Sederhananya bisa dibilang bohong sama diri sendiri. Nyatanya bahwa tidak bisa dipungkiri kalau orang yang jujur terhadap orang lain ternyata belum tentu bisa jujur pada orang lain.
Banyak orang yang membuat mereka harus pandai-pandai menjaga sikap dan perasaan orang lain. Masalahnya, terkadang hal ini membuat kamu harus menekan perasaan bahkan kebahagiaan diri sendiri demi kenyamanan orang lain. Sehingga mengakibatkan sering membohongi diri sendiri hanya karena perasaan tidak enak atau tidak ingin dijauhi orang lain.
Untuk itu penting kiranya mengetahui tanda kalau kamu membohongi diri sendiri atau disebut dengan toxic positivity seperti dikutip dari akun instagram @mudahbergaul.
1. Melarang diri buat tidak baik-baik saja
Kamu seakan suka membuat alasan ‘larangan’ terhadap diri sendiri kalau kamu tidak boleh sedih, marah, kecewa, baperan, menangis, dan lain sebagainya. Jadi kondisinya seakan kamu suka memaksakan untuk selalu kuat dan selalu baik-baik saja apapun yang terjadi. Ini tentu bisa membuat kamu terkadang bohong pada diri sendiri.
2. Pura-pura tidak apa-apa
Kamu sering memaksakan diri untuk ‘terlihat’ baik-baik saja padahal sebenarnya tidak. Sebenarnya sedih, tetapi bilangnya tidak apa-apa. Sebenarnya marah, tapi bilangnya tidak apa-apa. Sebenarnya kecewa, tapi bilangnya tidak apa-apa. Jelas kondisi seperti ini dapat merugikan kamu bahkan kamu hanya bisa merasakan tekanan batin dan emosional saja.
BACA JUGA: 5 Life Hack yang Memudahkan Hidup Anak Kosan, Sudah Coba?
3. Menyalahkan diri sendiri
Kamu suka menyalahkan diri sendiri kalau lagi down, karena kamu merasa banyak orang yang masalahnya lebih berat dari kamu. Contohnya, “masa gini aja aku sedih sih? Kayaknya orang lain biasa saja. Apa aku yang kurang bersyukur ya?”
4. Suka menghindar dari masalah
Kalau ada masalah kamu lebih memilih untuk memendam atau melupakan saja dan berharap semua selesai dengan sendirinya. Contohnya yang sering terjadi, “udahlah, positive thinking aja...”, “udahlah, ambil hikmahnya saja...”, “nanti juga akan selesai dengan sendirinya.” Kondisi seperti ini tidak bisa menjamin kalau masalah kamu itu akan selesai, justru masalah kamu itu bisa saja makin membengkak.
5. Sering menyibukkan diri sendiri
Kalau lagi tidak baik-baik saja, kamu suka mencari-cari kegiatan yang bisa membuat kamu sibuk supaya kamu tidak teringat pada masalah. Namun, ketika giliran sibuknya selesai, langsung teringat lagi, langsung uring-uring lagi deh. Kenapa ini terjadi, karena kamu menyibukkan diri, tetapi bukan kesibukkan untuk menyelesaikan masalah.
Nah, itulah tanda toxic positivity yang perlu kamu ketahui. Dampak kalau kamu suka bohong pada diri sendiri, yaitu membuat kamu tidak baik-baik saja, membuat kamu kelelahan secara emosional, membuat kamu suka menangis atau gelisah, dan bisa membuat kamu jadi mati rasa yang susah bahagia dengan benar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Kelas 2 SD, Latihan Soal - Kunci Jawaban Mapel Bahasa Indonesia Bab 1 "Mengenal Perasaan" Kurikulum Merdeka
-
Sudah Gisella Anastasia dan Rebecca Klopper Kini Video Syur Mirip Syahnaz Sadiqah Tersebar, Pelajaran dari Tersebarnya Video Syur Para Artis
-
David Ozora Alami Defense Mechanism, Lupa Pernah Dianiaya Mario Dandy
Lifestyle
-
Tak Banyak Gaya, tapi Bikin Betah: Alasan Nganjuk Cocok untuk Slow Living
-
Jangan Bolak-balik Servis, Ini 5 Tanda Sudah Waktunya Kamu Ganti Laptop Baru
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda
Terkini
-
Insidious: Out of the Further, Seringnya Trauma Dijadikan Landasan Teror
-
Sigap Blusukan Demi Cari Suara, Lambat Hadir untuk Korban Bencana
-
Penyetan Lamongan vs Madura: Serupa tapi Tak Sama, Mana Favoritmu?
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back