Ribuan Mahasiswa dan Buruh asal Jember yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Jember Menggugat melakukan aksi demonstrasi Menolak Omnibus Law di depan gedung DPRD Jember (8/10/20).
Dalam rangkaian demonstrasi yang dijalankan, demonstran juga melakukan sidang rakyat di depan gedung DPRD. Sidang ini diperankan oleh 7 Fraksi dan 1 Ketua Sidang.
Sidang dilangsungkan dengan membacakan mosi dari masing-masing fraksi. Fraksi yang dimaksud adalah Fraksi Buruh, Petani, Nelayan, Perempuan, Mahasiswa, Pelajar dan Rakyat.
Setelah semua fraksi selesai menyampaikan mosi, Ketua Sidang memutuskan 3 hal :
- Menolak dan Menuntut UU Cipta Kerja
- Mosi tidak percaya kepada DPR dan Pemerintah RI
- Membangun Dewan Rakyat dan Membubarkan DPR
Andi Saputra selaku Korlap Aksi mengatakan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk penolakan atas disahkannya UU Cipta Kerja/Omnibus Law "Kami Aliansi Jember Menggugat menyatakan revolusi menolak Omnibus Law, penolakan kami akan perjuangkan sampai selesai, dewan harus bertanggung jawab" seperti dilansir oleh Jatim Times.
Sementara itu, seorang aktivis 98 yang kini menjadi dosen di FISIP Unej turut ambil bagian untuk melakukan orasi. Ia menghimbau kepada demonstran untuk selalu patuhi aturan dan merapatkan barisan "Maka itu kawan-kawan saya meminta anda untuk tetap tertib seperti yang mas Andi bilang, satu barisan satu kata, kita semua yakin bahwa undang-undang ini memang penuh dengan tipu daya dan rekayasa"
Perlu diketahui bahwa aksi demonstrasi Aliansi Jember Menggugat menolak Omnibus Law ini sudah dilaksanakan sebanyak dua kali sebelumnya, yang artinya kali ini merupakan aksi yang ketiga kalinya.
Baca Juga
-
Cara Buat dan Perpanjang SKCK di Kabupaten Jember
-
Peringati Hari Jadi Ke-93, Kabupaten Jember Adakan Festival Dirgantara 2022
-
Masih Bingung? Ini 9 Alasan Kamu Harus Berinvestasi
-
Nasib Fresh Graduate di Tengah Pusaran Pandemi yang Tak Kunjung Usai
-
Ingin Hidup Lebih Bahagia, 10 Etika Ini Dapat Membantumu
Artikel Terkait
-
Usai UU Ciptaker Disahkan, DPR Kosong Melompong saat Didemo Rakyat
-
Awalnya Mendukung, Nikita Mirzani Kini Sampaikan Kekecewaan ke Pendemo
-
Polisi Berpakaian Preman Tangkapi Massa Aksi Tolak UU Ciptaker di Bandung
-
Demo Penolakan UU Cipta Kerja di Sulsel Ricuh, 1 Pengunjuk Rasa Ditangkap
-
Listrik Aliran Atas Sempat Bermasalah, Perjalanan KRL Sudah Mulai Normal
News
-
Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur
-
Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia
-
Living Walls: Saat Dinding Hotel di Yogyakarta Berubah Jadi Galeri Seni dengan Sentuhan Naive Art
-
Delegasi Terbaik MEYS 2026 Diumumkan, Ini Dia Jajaran Pemenangnya!
-
Zulfan Hasdiansyah Soroti Peluang Pendidikan Global di MEYS 2026
Terkini
-
Film Sebagai Kritik Sosial: Membaca Patriarki di Perempuan Berkalung Sorban
-
4 Eye Patch Peptide, Solusi Praktis untuk Mata Awet Muda Bebas Bengkak!
-
Modis Kapan Saja dengan Intip 4 Ide Daily OOTD ala Yujin IVE yang Cozy Ini!
-
Layak Tonton atau Hanya Eksploitasi Mitos? Kupas Tuntas Film Horor Tumbal Proyek
-
Sinopsis The Author I Admired Was Not Human, Drama Terbaru Hiyori Sakurada