SEA Games 2021 akan berlangsung pada 21 November - 2 Desember 2021 di Vietnam dengan total 40 cabang olahraga yang di langsungkan.
PSSI dan Shin Tae-Young telah mempersiapkan diri menjelang bergulirnya event tersebut sejak dini, tepatnya pada 8 Februari 2021 lalu dengan dipanggilnya 36 punggawa timnas Garuda ke GBK. Sebelumnya sempat menjalani pemusatan latihan pada 31 Desember 2020 dan setelah itu di liburkan, dan tahun sekarang baru dimulai kembali latihan perdana di tahun 2021.
Ketua PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa merea telah melakukan persiapan sejak awal dan jauh-jauh hari dan pemerintah merencanakan target Emas untuk Sepakbola Indonesia di ajang SEA Games 2021 Vietnam 2021 mendatang.
Head Coach Shin pun mengungkapakan bahwa;
"Tujuan utamanya memang harus ambil yang terbaik. Jujur kami tidak bisa bilang pasti dapat emas. Tapi kami akan maksimalkan. Saya akan maksimalkan," ungkap Shin pada awak media.
Dari pernyataan Shin tersebut, memungkinkan bahwa Shin mengalami kesulitan untuk optimis mencapai target emas seperti yang di inginkan, tak lain yaitu situasi yang masih masa pandemi virus Corona-19 dan Kompetisi Liga yang masih menjadi permasalahan Shin untuk membantu mentalis serta atmosfer pertandingan timnas Indonesia.
Sehinga target yang di layangkan pada Shin dan para punggawa timnas Indonesia terlalu berambisi, dan disisi lain masih butuh akan asupan mental serta jam terbang yang tinggi demi mematangkan persiapan timnas Indonesia menuju SEA Games 2021 mendatang.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Indra Sjafri: Belum Ada Agenda Uji Coba untuk Timnas Indonesia
-
Terkait Turnamen Pramusim, Persita Tak Mau Buru-buru Lakukan Persiapan
-
3 Pemain Bhayangkara Dipanggil Timnas, Indra Kahfi: Jaga Nama Baik Klub!
-
Borneo FC Berharap Simulasi Prokes Kompetisi Bisa Yakinkan Polri
-
Masuk Timnas U-23, Kahar Kalu Muzakkar Bersyukur Bisa Dilatih Shin Tae-yong
News
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terkini
-
Sinopsis Kartavya, Film Kriminal India Terbaru Saif Ali Khan di Netflix
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury
-
Gamers Tidak Selalu Gagal: Perspektif Baru dari Dear Parents
-
Kenapa Baca Banyak Buku Tidak Otomatis Membuat Seseorang Pandai Menulis?
-
Boyfriend on Demand: Kala AI Terasa Lebih Nyata daripada Manusia