Pandemi di tahun kedua ini terasa semakin berat dari tahun sebelumnya. Bukan hanya soal virusnya yang mengancam kesehatan, tapi juga soal sendi perekonomian rakyat yang semakin terpukul olehnya.
Maka dari itu sangat penting bagi kita untuk mulai melakukan 3 hal ini biar isi dompet kita tetap aman dan stabil menghadapi pandemi.
1. Mulai memilah mana kebutuhan dasar, sekunder, dan tersier
Hal penting pertama yang harus kita lakukan yaitu mulai memilah mana kebutuhan dasar (contoh: makanan pokok), mana kebutuhan sekunder (contoh: beli baju baru, pesan go-food / grab food), ataupun mana kebutuhan tersier (contoh: beli barang-barang mewah).
Selanjutnya dahulukanlah pemenuhan akan kebutuhan dasar. Sementara kebutuhan sekunder dan tersier ada baiknya ditunda dulu hingga situasi ekonomi mulai kuat dan stabil kembali.
2. Tentukan penggunaan dana
Setelah memilah berbagai jenis kebutuhan, selanjutnya adalah menentukan penggunaan dana kamu. Bagilah menjadi 3 kategori, dana untuk pengeluaran kebutuhan pokok, dana tabungan untuk situasi tak terduga atau darurat, dan dana untuk berdonasi bagi sesama.
Jangan lupa, buat juga catatan keuangan. Dengan melakukan hal ini, kamu bakal lebih bisa mengontrol kemana larinya uangmu.
3. Carilah kegiatan yang bisa mendatangkan profit
Langkah terakhir adalah mulailah mencari kegiatan yang bisa mendatangkan profit. Contoh yang paling sederhana adalah bercocok tanam. Manfaatkan pekarangan dan halaman belakang rumah dengan mulai menanam aneka rempah-rempah, sayuran, atau buah-buahan.
Kamu juga bisa menggunakan metode vertical garden, hidroponik, akuaponik, ataupun aeroponik jika kamu mempunyai lahan yang terbatas. Dengan bercocok tanam setidaknya kamu bisa menghemat pengeluaran untuk kebutuhan rempah-rempah, sayuran, ataupun buah-buahan.
Bagaimana? Cukup mudah bukan? Dengan disiplin melakukan 3 hal ini, dijamin isi dompetmu bakal aman menghadapi situasi pandemi yang tidak menentu. Selamat mencoba.
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Dokumen Jeffrey Epstein Sebut Nama Donald Trump dan Bill Clinton, Apa Kasusnya?
-
Wanita Di Ujung Senja
-
Psychological Reactance: Alasan di Balik Rasa Kesal Saat Disuruh dan Dilarang
-
Mengenal Climate Fatigue: Mengapa Kita Lelah Baca Berita Buruk Soal Lingkungan?
-
Sinema Inklusi Nusantara: Mendobrak Standar Kerja Kaku Melalui Ruang Kreatif
Terkini
-
Bedah Makna Lagu Bernadya "Kita Buat Menyenangkan": Seni Memaafkan Hal Kecil
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Trend 2026 is the New 2016 Viral di TikTok, Gen Z Nostalgia Era Jadul
-
Mengenal Virus Nipah (NiV): Bahaya Buah Terkontaminasi dan Cara Mencegah Infeksinya
-
Demon Slayer Infinity Castle dan Gundam GQuuuuuX Raih Best Picture TAAF 2026