Timnas Indonesia menorehkan hasil positif di laga play off pertama babak kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan. Bermain di Chang Arena yang juga merupakan markas bagi tim Thailand, Buriram United, skuat Garuda mampu menyudahi perlawanan tim Asia Timur tersebut dengan skor tipis 2-1.
Dua gol kemenangan anak asuh coach Shin Tae-Yong tersebut disumbangkan oleh pemain debutan Ramai Melvin Rumakiek pada menit ke-19, dan gelandang serang andalan Indonesia sekaligus kapten tim Evan Dimas Darmono ketika pertandingan berusia 51 menit.
Satu gol balasan dari Taiwan, dicetak oleh Hsu Heng Pin ketika pertandingan memasuki masa injury time babak kedua.
Tak hanya menang, hasil positif yang diraih oleh Indonesia ini juga memperpanjang rekor pertemuan antara kedua negara. Dikutip dari laman resmi induk sepakbola Indonesia, pssi.org, sebelum pertandingan ini dimulai, timnas Indonesia dan juga Taiwan telah saling bertemu sebanyak 12 kali.
Kemenangan berada di pihak Garuda sebanyak 8 kali dibandingkan 4 kali kemenangan milik Taiwan. Tak hanya itu, dalam jumlah gol yang dicetak, Timnas Merah Putih juga lebih superior dibadingkan dengan Taiwan.
Dari 12 laga tersebut, Indonesia mampu melesakkan 28 gol, dan hanya kebobolan 11 gol saja. Dalam sejarah pertemuan kedua negara, Indonesia bahkan pernah “membantai” Taiwan dengan skor mencolok 10-1.
Kemenangan terbesar Indonesia atas Taiwan tersebut terjadi ketika keduanya bertemu di ajang Merdeka Games pada tahun 1968. Sementara di kubu Taiwan, kemenangan terbesar mereka atas Indonesia terjadi pada pertemuan pertama tahun 1954, saat mereka mengandaskan Indonesia dengan skor 4-2.
Dengan tambahan satu kemenangan ini, maka rekor Indonesia atas Taiwan menjadi bertambah Panjang. Dari 13 kali pertemuan yang telah dijalani, Indonesia kini memenangi 9 laga di antaranya dan melesakkan 30 gol ke gawang lawan dan kemasukan 12 kali.
Tak hanya itu, rekor pertemuan antara Indonesia melawan Taiwan ini juga masih bisa diperpanjang lagi oleh skuat Garuda, karena mereka akan kembali bertarung dengan Taiwan di babak play off kualifikasi Piala Asia 2023 leg kedua yang akan di helat pada 11 Oktober 2021 mendatang.
Kira-kira, bisa menang lagi atau tidak ya? Walaupun tidak menang, Indonesia setidaknya harus bermain imbang agar bisa menjaga kans lolos ke babak utama kualifikasi ya!
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
News
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
Terkini
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!
-
Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?
-
SSS-Class Revival Hunter Dapat Adaptasi Anime, Tayang Januari 2027
-
Membongkar Rapuhnya Pendidikan Indonesia: Masihkah Kita Mau Menyangkal?
-
Kapan Nikah? Bukan Sekadar Basa-basi, Melainkan Beban Ekspektasi Tak Kasat Mata