Penampilan gemilang gelandang timnas Indonesia yang kini berkarier di Eropa, Egy Maulana Vikri tampaknya menjadi perhatian tersendiri bagi induk sepak bola Asia, AFC. Egy yang dinilai sebagai salah satu aset persepak bolaan terbaik Indonesia oleh AFC, dirasa mampu tampil baik dalam leg kedua babak play-off kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan lalu.
Tak hanya itu, induk sepak bola benua kuning tersebut bahkan tak ragu memberi pujian yang tinggi, kepada pemain yang kini memperkuat klub Slovakia, FK Senica tersebut.
Melalui laman resmi mereka, the-afc, induk sepak bola Asia itu menuliskan “Egy Maulana turned in a sterling performance to guide Indonesia to a 3-0 win over Chinese Taipei in the second leg of their AFC Asian Cup China 2023 qualifiers playoff”.
Atau jika kita diterjemahkan menjadi kurang lebih “Egy Maulana tampil dengan sangat luar biasa untuk memimpin Indonesia menang 3-0 atas China Taipei di leg kedua babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023”. Sebuah kalimat yang bernada pujian tinggi bagi penampilan seorang Egy Maulana Vikri.
Bahkan, di halaman yang sama, AFC juga menuliskan bahwa gol pembuka dari Egy Maulana Vikri di menit ke-27, menjadi sebuah gol yang berkelas karena dicetak dengan cara yang cerdik.
Tak hanya itu, gol perdana Egy Maulana untuk skuat Garuda dalam tujuh penampilannya bersama timnas Indonesia tersebut dinilai oleh AFC tercipta secara spektakuler.
Tulisan dari AFC ini juga sekaligus mengakhiri polemik mengenai siapa yang mencetak gol perdana Indonesia ke gawang Taiwan. Sebab, dalam beberapa situs laporan pertandingan seperti flashscore, livescore, atau bahkan tayangan di televisi, gol tersebut diklaim dicetak oleh Dedik Setiawan dengan memanfaatkan umpan manja dari seorang Egy Maulana Vikri.
Terlepas dari pujian yang dilontarkan oleh AFC, penampilan Egy Maulana Vikri sendiri bisa dikatakan sangat baik pada leg kedua play-off kualifikasi Piala Asia melawan Taiwan. Egy yang menjadi starter, mampu bermain maksimal di posisi sayap serang kanan, dan terkadang melakukan switch ke lapangan tengah untuk membongkar pertahanan lawan.
Puncaknya, melalui sebuah tembakan melengkung dari sisi kiri pertahanan Taiwan, Egy yang melepaskan tembakan ke arah gawang, mampu mengecoh penjaga gawang Taiwan dan membuka gol bagi kemenangan 3-0 timnas Indonesia.
Baca Juga
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Gulir Panas LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar: Memandang Wajah Indonesia dalam Satu Ruangan
-
LCC 4 Pilar MPR dan Relasi Kuasa yang Menjadi Penyakit Akut Pemilik Kewenangan di Indonesia
-
Kampanye Less Waste More Future dan Cara Yoursay Kirimkan Paket yang Bikin Saya Pengin Meniru
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
Artikel Terkait
News
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
-
Membaca Kelakar Madura Buat Gus Dur: Sebuah Buku Tentang Indonesia yang Menggelitik
Terkini
-
Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game
-
4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam
-
Sinopsis The Crash, Film Dokumenter tentang Kecelakaan Maut yang Gegerkan Amerika Serikat
-
Taeyong NCT Luapkan Insting, Ambisi, dan Kebebasan Artistik di Lagu WYLD
-
Pecinan Kota Malang dan Luka Panjang Etnis Tionghoa Pasca G30S