Saat sedang berjalan penting kiranya untuk tetap bisa fokus, agar menghindari hal-hal negatif yang mungkin bisa terjadi, contohnya bisa berupa kecelakaan. Namun ada saja biasa orang saat sedang jalan justru teralihkan pikirannya, biasanya karena ada objek menarik atau menakjubkan yang bisa mengalihkan pikiran sehingga tidak fokus.
Kondisi seperti ini memang penting diperhatikan aga tidak menjadi korban pada diri sendiri. Namun beda halnya video yang diunggah oleh akun instagram memomendsos, seorang bocah yang sedang asyik berjalan justru akhirnya nyemplung ke dalam selokan.
Bocah nyemplung ke dalam selokan
Dalam video tersebut terlihat seorang bocah yang sedang asyik berjalan. Bocah yang mengenakan baju berwarna merah itu membawa bingkisan yang dimasukkan dalam kantongan warna hitam. Ia berjalan sambil melihat ke samping kiri.
Tidak lama ia terus berjalan, tiba-tiba bocah tersebut sampai pada ujung jalan yang depannya ada selokan. Hingga tak bisa dihindarkan lagi, bocah tersebut terpaksa nyemplung ke dalam selokan.
Sontak dari video tersebut mendapatkan komentar dari netizen, “liatian apa si dek (memakai tanda emot cemberut dan menangis),” ujar netizen di kolom komentar, seperti dikutip pada Selasa (04/10/2022)
“Itu di giginya masih ada sisa makanan makanya lagi berusaha mengamankan sampe lupa liat depan dan berujung bless bablas angine (emot ketawa),” timpal yang lain.
“Kasihan huhuhu pasti sakit itu selokannya kering batu semua kayaknya isinya” ucap yang lain juga.
“Kejamnya media sosial, dia akan mengingat pengalaman buruk itu seumur hidupnya dan dia pikir hanya Tuhan dan dia yang tahu kejadian itu, ternyata..,”komentar netizen lainnya.
Ada juga netizen yang berkomentar dengam mencoba memberikan komentar yang bijak dan mengingatkan pada kita semua bahwa dalam hidup penting untuk tetap bisa fokus.
“Dari video ini kita belajar agar tetap fokus sama tujuan. Gak usah balek sana sini melihat yang lain (emot ketawa),” nasehat netizen di kolom komentar.
Melalui video tersebut, terlihat bahwa anak tersebut masih bisa melanjutkan jalannya usai nyemplung di selokan. Pada saat itu juga terlihat orang yang mengendarai motor berhenti melihat kondisi anak tersebut, mungkin bermaksud untuk menolong. Akan tetapi, tiba-tiba anak tersebut bisa langsung berjalan di selokan hingga pemotor pun langsung pergi.
Baca Juga
-
Prabowo, Reformasi yang Capek, dan Mimpi Orde Transformasi
-
Tertimpa Kasus Bukan Kiamat: Cara Perusahaan Bangkit dari Krisis
-
PPN Naik, UMKM Diuji: Disuruh Kuat atau Dibiarkan Sekarat?
-
Stop Bilang "Bukan Saya": Mengapa Masbro Juga Bertanggung Jawab Atas Budaya Pelecehan
-
Bukan Generasi Stroberi yang Rapuh, Mungkin Kita yang Terlalu Cepat Menilai
Artikel Terkait
-
Rayakan Ultah ke-20, Anime Naruto Rilis Video Spesial
-
YouTube Tidak Lagi Tampilkan Video Berkualitas 4k Gratis
-
32 Anak Tewas di Tragedi Stadion Kanjuruhan, Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
Tinggal di Rumah Bak Istana, Lesti Kejora Dan Rizky Billar Diungkap Ketua RT Hanya Sewa
-
Sebanyak 33 Anak Usia 4-17 Tahun Meninggal Dalam Tragedi Kanjuruhan
News
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Di Tengah Ramainya Malioboro, Komunitas Andong Ini Terhubung Lewat Selapan
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
-
Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
Terkini
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh
-
4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi