Bulan Oktober tahun 2022 ini sepertinya akan selalu dikenang dalam sejarah peradaban dunia sebagai bulan yang penuh dengan tragedi. Bagaimana tidak, bulan Oktober tahun ini diawali dengan tragedi berdarah, dan diakhiri pula dengan tragedi yang mengguncang kemanusiaan. Tentu saja hal tersebut bukanlah sebuah hal yang patut untuk dibanggakan. Pasalnya, ada ratusan nyawa manusia yang menjadi korban menghiasi rentetan tragedi berdarah yang terjadi di bulan kesepuluh ini. Nah, ingin tahu Peristiwa berdarah apa saja yang terjadi di bulan Oktober 2022 ini? Kita simak bersama yuk 4 peristiwa berdarah yang terjadi di bulan Oktober 2022 ini!
1. Tragedi Kanjuruhan di Indonesia
Noda merah pada bulan Oktober 2022 ini diawali dengan peristiwa yang terjadi di dunia persepakbolaan Indonesia. Sabtu malam, 1 Oktober 2022 ratusan nyawa melayang dalam peristiwa berdarah yang mewarnai duel dua tim asal Jawa Timur, Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Arema FC yang menjadi tuan rumah di laga tersebut, harus bertekuk lutut dengan skor 2-3 dari tim tamu Persebaya Surabaya. Namun sayangnya, kekalahan tersebut memantik kemarahan suporter, sehingga pada akhirnya terjadi kericuhan di area stadion. Berdasarkan data yang disadur dari laman Suara.com, setidaknya 135 nyawa melayang pada kejadian ini, dan membuat persepakbolaan Indonesia larut dalam kedukaan yang mendalam.
2. Pengeboman Konser Musik di Myanmar
Tragedi kedua yang menghiasi Oktober berdarah 2022 terjadi di Myanmar pada tanggal 23 Oktober 2022 lalu. Dalam sebuah pertunjukan musik yang diselenggarakan di Kachin, penguasa junta militer Myanmar dengan sengaja menjatuhkan bom di kerumunan khalayak yang hadir. Disadur dari laman Suara.com, dalam serangan yang dilakukan pada Minggu malam, 23 Oktober 2022 di negara bagian Kachin, Myanmar Utara, menewaskan setidaknya 50 warga sipil yang menghadiri acara, termasuk di antaranya adalah penyanyi dan pejabat pasukan minoritas etnis Kachin Independence Army (KIA). Sontak saja hal ini memantik reaksi dunia internasional yang mengecam tindakan dari militer penguasa Myanmar tersebut.
3. Tragedi Itaewon di Korea Selatan
Ketika sisi kemanusiaan internasional masih belum sepenuhnya mereda akibat dua peristiwa berdarah yang terjadi di Indonesia dan Myanmar, sebuah tragedi kemanusiaan kembali terjadi. Setelah dua peristiwa sebelumnya terjadi di kawasan Asia Tenggara, tragedi ketiga di bulan Oktober 2022 ini terjadi di Asia Timur, tepatnya negara Korea Selatan. Sabtu malam, tanggal 29 Oktober 2022, Itaewon menjadi saksi tercabutnya nyawa 155 orang yang mengikuti perayaan hari Halloween. Ratusan ribu masyarakat yang hadir untuk merayakan Halloween, pada akhirnya berakhir petaka setelah desak-desakan yang terjadi, menjadi semakin tak terbendung dan menimbulkan korban jiwa. Bahkan, disadur dari laman Suara.com, peristiwa tersebut juga merenggut nyawa Lee Ji Han, yang merupakan salah satu aktor di Korea Selatan.
4. Tragedi Jembatan Roboh di India
Bulan Oktober 2022 tampaknya benar-benar membuat sisi kemanusiaan kita menangis. Tak berselang lama setelah tragedi Itaewon yang merenggut ratusan nyawa, sebuah peristiwa berdarah kembali terjadi. Kali ini, negara Asia Selatan, India yang menjadi tempat kejadian berdarah robohnya jembatan gantung. Hari Minggu, 30 Oktober 2022, sebuah jembatan gantung yang tengah disesaki oleh masyarakat yang menikmati liburan, roboh. Disadur dari laman Suara.com, jembatan yang berada di atas sungai Macchu, kota Morbi dan kala itu disesaki oleh sekitar 400 orang, kehilangan kekuatan penopang, dan pada akhirnya roboh sehingga menewaskan setidaknya 140 orang yang berada di sana.
Sebagai sesama manusia, tentu saja kita berharap kejadian berdarah seperti ini tak terjadi lagi ya. Karena bagaimanapun, tak ada yang lebih berharga daripada kemanusiaan.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Tag
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!
-
BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan
-
Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka
-
Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD
-
Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi
-
5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal
-
Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah
-
Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta