Bola panas kasus penganiayaan David Ozora Latumahina yang dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo semakin bergulir luas. Selain berimbas pada kecaman warganet dan masyarakat luas, kasus penganiayaan ini juga menyeret keluarga Mario Dandy yang merupakan pejabat tinggi di Direktorat Jenderal Pajak.
Bahkan, akibat ulah dari sang anak, ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo memutuskan untuk berhenti sebagai pegawai di lingkungan Ditjen Pajak yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Namun, pengunduran diri Rafael Alun justru mendapatkan sorotan negatif dari banyak kalangan. Tak sedikit pula yang memberikan pendapat bahwa pengunduran diri Rafael Alun harus ditolak karena justru berpotensi untuk memperlambat pengungkapan ataupun pengembangan kasus yang tengah berjalan.
BACA JUGA: Antisosial Anak Pejabat, Salah Pola Asuh
Seperti halnya yang diungkapkan oleh laman instagram suaradotcom, yang dengan tegas menyatakan bahwa pengunduran diri Rafel Alun harus ditolak oleh Sri Mulyani. Melalui akun resminya tersebut, suara.com menyertakan beberapa alasan mengapa hal itu harus dilakukan oleh sang Menteri Keuangan.
Alasan pertama adalah, pengunduran Rafael akan menghambat penyelidikan sumber harta sang pegawai yang menyentuh angka Rp 56 miliar. Kemudian yang kedua, sesuai dengan Peraturan (Badan Kepegawaian Negara) BKN Nomor 3 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pemberhentian PNS dalam Pasal 5 ayat 6 guruf c, permintaan berhenti harus ditolak apabila PNS yang bersangkutan dalam pemeriksaan karena diduga melakukan pelanggaran.
Apa yang disampaikan oleh akun @suaradotcom ini ternyata juga mendapatkan persetujuan dari para warganet pengguna instagram. Warganet yang singgah di unggahan tersebut pun sebagian besar memberikan komentar negatif kepada Rafael Alun Trisambodo. Bahkan, warganet tak segan menyebut ayah Mario Dandy tersebut hanya berakting belaka.
"Rakyat berharap tidak cuma sampai Rafael saja, karena diyakini itu cuma fenomena gunung es!" harap akun @supriyanto***.
"Bro Rafael, apa ente gak bisa bilang bokin ente jangan boros, jangan pamer, jangan gatel, kayanya ente dibawah ketek bokin nih, ngeri kali," komentar akun @rusman_***.
"Oh gitu.. Pintar dia mau cuci tangan paling," tandas akun @isa***.
"Aktingnya kurang menjiwai pak," tulis akun @mobilklasikja***.
"Enak ya, gak kerja tapi digaji," sindir akun @rinsarah***.
Kalau menurut teman-teman pembaca, bagaimana nih? Diterima ataukah tidak pengunduran dirinya Rafael Alun Trisambodo?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi
-
Realita Pahit Lulusan SMK: Niatnya Bantu Keluarga, Malah Terjebak Gaji Kecil di Luar Kota
-
Penerapan UU Transfer Daerah dan Nasib Remang Masa Depan PPPK: Efisiensi Berujung Eliminasi?
-
April Mop: Selain Bukan Budaya, Juga Tak Cocok dengan Rakyat Indonesia yang Nanggung Literasinya
-
Maaf Pendukung Timnas Indonesia! Kali Ini Saya Sepakat dengan Komentar Bung Towel
Artikel Terkait
News
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
Terkini
-
Gaji UMR Kediri, Selera Senopati: Ketika Gengsi Jadi Kendaraan Menuju Kebangkrutan
-
Di Balik Angka UMR: Ada Cerita Perjuangan di Tengah Kebutuhan yang Meningkat
-
5 Pilihan Spray Serum Bi-phase untuk Hasil Wajah Sehat dan Bercahaya
-
Review Nine Puzzles: Alasan Penggemar Drama Misteri Wajib Nonton Ini
-
Honkai: Star Rail Rilis Trailer Animasi Bersama MAPPA, Picu Spekulasi Anime