Setelah beberapa musim melanglangbuana ke kompetisi Eropa, mantan pemain Timnas U-16 Amiruddin Bagus Kahfi akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Minimnya menit bermain karena kesulitan menembus skuat utama FC Utrecth dan Asteras Tripoli, menjadi penyebab utama pemain kelahiran Magelang, 16 Januari 2002 tersebut memutuskan untuk kembali ke Barito Putera, klub profesional pertama dalam karier sepakbolanya.
Tanpa menunggu lama, Bagus Kahfi pun langsung mencicipi menit bermain. Disadur dari channel YouTube GARUDA SPACE, pemain yang menjadi bagian dari skuat juara AFF U-16 di tahun 2018 itu menjalani pertandingan debutnya di pekan pertama Liga 1 Indonesia lalu dengan masuk menggantikan Rizki Pora pada menit ke-80.
BACA JUGA: Menerka Alasan Logis Shin Tae Yong Ambil Alih Kepelatihan di Timnas U-23
Momen comebacknya Bagus Kahfi itupun mendapatkan sebuah apresiasi positif dari mantan pemain Timnas, Rafael Maitimo. Pemain naturalisasi tersebut memberikan semangat dan menuliskan harapan agar pemain berusia 21 tahun tersebut lekas kembali ke Timnas Indonesia. Sebuah hal yang tentu tak mudah, karena sejauh ini Bagus Kahfi seolah selalu tersisihkan dalam pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia.
Namun, kans kembalinya Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia masih terbuka lebar. Meskipun tak mudah, namun hal itu tetap sangat mungkin untuk dilakukan oleh penyerang yang memiliki tinggi badan 169 cm tersebut. Setidaknya, si Kribo (panggilan akrab Bagus Kahfi), bisa mencontoh sang saudara kembar, Bagas Kaffa.
BACA JUGA: Berbeda dengan Ivar Jenner, Harga Rafael Struick Tak Alami Lonjakan Berarti
Pasca terjadi suksesi kepelatihan di tubuh Timnas Indonesia, potensi Bagas Kaffa seolah terlupakan oleh jajaran pelatih. Meski beberapa kali mendapatkan panggilan untuk pemusatan latihan, Bagas Kaffa berkali-kali pula harus merasakan kegagalan, dicoret dari skuat yang dipersiapkan untuk turnamen.
Namun, pada akhirnya kerja keras dan semangat pantang menyerah saudara kembar Bagus Kahfi tersebut terbayar lunas. Kegigihannya dalam berlatih dan berkompetisi, membuat dirinya akhirnya masuk dalam daftar pemain yang dibawa oleh Indra Syafrie ke ajang Sea Games Kamboja bulan Mei lalu.
BACA JUGA: Jadwal Lengkap BRI Liga 1 Pekan Kedua, Bigmatch Persib VS Arema!
Lantas, apakah setelah itu semuanya berjalan mulus? Tidak! Meskipun masuk dalam skuat, Bagas Kaffa tak lantas menjadi pilihan utama dalam skuat. Di laga perdana melawan Filipina, Bagas harus puas duduk di bangku cadangan. Namun, ketika dia mendapatkan kesempatan untuk bermain, totalitas yang ditunjukkannya langsung membuat Indra Sjafrie kepincut, dan menjadikannya sebagai andalan di sektor kanan pertahanan Indonesia hingga laga final.
Berkaca dari hal tersebut, Bagus Kahfi harus tetap optimis untuk bisa kembali menembus Timnas. Pasalnya, jika sang saudara kembar mampu melakukannya, dia pun pasti bisa merealisasikannya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Belajar Menelaah Kejamnya Realita Dunia Kerja melalui Perpisahan CR7 dengan Timnas Portugal
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
Artikel Terkait
-
Nyetel dengan Permainan Persija Jakarta, Rizky Ridho Justru Tak Puas, Sinyal Tak Betah?
-
Arema FC vs Persib, Putu Gede: Siap!
-
Profil Mahesa Ekayanto, Pemain Binaan FC Dordrecht yang Layak Dipanggil ke Timnas Indonesia U-17
-
Tolak Timnas Indonesia, Inilah Profil Tijjani Reijnders, Pemain Keturunan Indonesia yang Dirumorkan ke AC Milan
-
Jadwal BRI Liga 1 Pekan Kedua Lengkap: Ada Big Match Arema FC vs Persib dan Borneo FC vs Bali United
News
-
Belajar dari Ubud, I Made Gunarta Dorong Ekosistem Wellness di JCWF 2026
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
Terkini
-
Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat
-
Review Merry Berry Love: Kisah Cinta Desainer Korea dan Petani Stroberi
-
Jokowi Beberkan Ijazah Asli di Sidang, Roy Suryo Malah Tertawa: Bisa Dipidana Jika Tudingan Meleset?
-
Fenomena Blind Box: Antara Sensasi Kejutan hingga Risiko Perilaku Konsumtif
-
Serangga Hutan Terancam Karhutla padahal Punya Dampak bagi Ekosistem