Likuan hidup yang dialami oleh setiap manusia berbeda-beda. Pun demikian halnya dengan pekerjaan yang mereka lakoni. Terkadang, likuan hidup yang mereka jalani, membuat seseorang harus melakoni pekerjaan yang dianggap hina oleh orang lain. Meski demikian, berbuat suatu kebaikan tentu tak pernah dilarang bukan?
Itulah yang terjadi dengan sekelompok para pemandu karaoke yang belakangan ini menghebohkan jagad dunia maya. Di tengah-tengah menjalankan profesinya, mereka menggelar sebuah acara yang tak lazim dilakukan oleh sebagian warganet, yakni mengadakan syukuran.
Momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @batang.update. Dalam unggahan tersebut, tampak potongan video yang memperlihatkan suasana syukuran yang dilakukan oleh sekelompok orang. Namun, yang menjadi pembeda adalah, acara syukuran tersebut diikuti oleh perempuan-perempuan yang mengenakan busana minim dan cenderung terbuka.
BACA JUGA: Pelajar SMK Disiram Air Keras oleh Siswa Sekolah Lain di Pulogadung
"Beredar vidio di grup whatsapp warga batang bernarasikan 'Syukuran 7 hari ben slamet akbeh ng A**A karaoke'. Belum diketahui lokasi pastinya namun netizen menduga vidio di karaoke daerah Subah mengingat sebelumnya pernah kejadian penganiayaan berujung maut. Banyak warga yang mengkritik mengingat acara syukuran/tahlilan namun para pemandu lagu tidak memakai pakaian tertutup,".
Tulis sang empunya akun menambahkan informasi video yang diunggahnya tersebut.
Mendapati momen yang terbilang tak lazim tersebut, para warganet pengguna instagram pun jadi bersilang pendapat. Sebagian dari mereka menyatakan hal tersebut tak pantas untuk dilakukan, mengingat pakaian-pakaian minim yang dikenakan oleh para wanita dalam video, namun sebagian lainnya menyatakan hal itu boleh saja dilakukan karena bisa jadi jalan mereka untuk menemukan hidayah.
"Minimal baju panjang celanan panjang, pas ustad te dadi rak konsen (Pak ustadz-nya jadi tidak konsentrasi)" komentar akun @ratih****.
"Tahlilan kok seksi ngno? Tahlilan kok seksi gitu?" tanya akun @putri0****.
"Setidaknya pakaian sopan cah ayu berdoa mohon keselamatan bukan malah menantang. Nanti malah kebalikannya yang didapat audzubillah min dzalik," tulis kdb****.
BACA JUGA: Sempat Hilang, Zaira Siswi SMA N 1 Depok yang Hilang Justru Ditemukan di Bandung
Sementara sebagian warganet yang lain, memiliki alasan tersendiri untuk memaklumi hal tersebut.
"Pelan-pelan, jangan langsung dipaksa. Kalau dipaksa nanti jadi ilfil sama Islam," @idiw_s*** mengingatkan.
"Setidaknya masih gelem (mau) syukuran/tahlilan," @musthof**** memandang sisi positif kejadian tersebut.
"Aamiin.. Semoga lekas punya baju yang pantas ya mbak-mbak cantik," tulis widya_d*** mendoakan dengan adem.
Nah, kalau teman-teman pembaca, ada di pihak yang setuju atau yang tidak setuju nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Wajib Bantai Ratchaburi 4 Gol, Persib Bandung Bakal Dihadapkan dengan Unfinished Task?
-
Kena Tuding Malaysia, Akankah Erick Thohir Mendapatkan Pembelaan dari Suporter Indonesia?
-
Skandal Naturalisasi Malaysia dan Upaya Kriminalisasi Jilid II kepada Indonesia
-
Tiket ke Liga Nasional Hangus! Kisah Pilu PSIR Rembang Didiskualifikasi Gara-Gara Suporter FOMO
-
Nasib Nahas PSIR Rembang dan Wajah Sejati dari Persepakbolaan Dalam Negeri
Artikel Terkait
-
Bikin Geger, Pria Salat di Tengah Jalan Bukan Warga Sembayat Gresik
-
Sempat Hilang, Zaira Siswi SMA N 1 Depok yang Hilang Justru Ditemukan di Bandung
-
Hatinya Luas Sekali, Mantan Pacar Bella Bonita Senyum Manis Peluk Denny Caknan
-
Wanita Ini Frugal Living Selama 30 Tahun, Hasilnya Bikin Netizen Tercengang
-
Viral Video Bapak-bapak Buka Jasa Mendoakan Keliling di Kota Solo, Netizen: Butuh Asisten Nggak Om?
News
-
Dopamine Detox Paling Elit: E-Ink Reader Bikin Fokusmu Jadi Nggak Rumit
-
Pentingnya Berpikir Skeptis Digital di Era Banjir Informasi
-
Childfree dalam Perspektif Psikologi: Pilihan Rasional atau Respons Trauma?
-
Piala Dunia 2026: Ambisi Gila FIFA dan Nasib Kita yang Cuma Jadi Zombie Kopi
-
Nostalgia Perubahan Wajah Mal Kelapa Gading dan La Piazza dari Masa ke Masa
Terkini
-
Bulan Bolong dan Awal Mula Saya Jatuh Cinta pada Fiksi
-
Topeng Sosial dan Kerapuhan Diri dalam Drama 'The Art of Sarah'
-
Novel Hardem Rhapsody, Dilema Kelas dan Warna Kulit dalam Dinamika Sosial
-
The Windflower: Cinta yang Tumbuh di Tengah Lautan dan Luka
-
Bedah Lirik Kuharap Duka Ini Selamanya dari Raisa: Kadang Kita Tidak Perlu 'Sembuh' dari Duka