Tak sedikit daerah di Indonesia yang menjadi langganan banjir, hingga warga sekitar pun tampak santai saat didatangi bencana alam tersebut. Namun siapa sangka, warga di daerah Riau ini justru memanfaatkan lokasi banjir menjadi lokasi tak terduga.
Alih-alih sibuk mengevakuasi diri dan barang-barang pada saat banjir tiba, justru lokasi yang terkena banjir tersebut malah dijadikan sebagai tempat wisata oleh warga sekitar. Bahkan para pedagang mengambil kesempatan pada momen dan di lokasi tersebut.
Dilihat dari unggahan akun TikTok @vutengs pada Kamis (28/12/2023), video menunjukkan banjir telah menenggelamkan jalanan aspal. Hal itu menyebabkan akses jalanan tersebut tampak terhambat.
Lokasi itu terlihat dikelilingi pepohonan sawit dan tidak ada terlihat rumah di sekitar. Akan tetapi, hal itu dianggap sebagai potensi ekonomi dan rekreasi. Tampak para pedagang kaki lima telah menyusun dagangannya.
Sekilas terlihat, lokasi itu pun tampak ramai. Banyak juga anak-anak bermain air serasa di waterboom. Ada pula terlihat seorang warga yang memanfaatkan momen tersebut untuk mencuci motornya. Diketahui kejadian itu terjadi di Desa Batu Sawar, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu, provinsi Riau.
“Pesona Riau,” tulis akun tersebut dalam caption unggahannya.
Kondisi banjir yang terbilang cukup parah namun para wasrganet tampak sudah terbiasa dan tidak khawatir. Warga sekitar justru terlihat mereka berbondong-bondong menikmati momen tersebut. Bahkan, lokasi tersebut malah terlihat seperti pasar, yang dipenuhi padagang dan pembeli.
Video itu pun menjadi viral di media sosial dan mendapatkan banyak komentar dari warganet. Berikut beberapa komentar netizen.
“Nggak papalah ya ada bencana tapi mereka menaggapi dengan bahagia dan sukacita. Hidup cuman sekali nggak usah dibikin pusing,” komentar netizen.
“Mungkin mereka sedang mengikuti program pengurangan jumlah penduduk,” sahut yang lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
Artikel Terkait
-
Bawaslu Temukan Dugaan Pelanggaran di Balik Viralnya TKI Taipei Terima Surat Suara Pemilu
-
5 Makanan yang Sempat Viral di Tahun 2023, Ada Favoritmu?
-
Pamer Tempat Wisata di Solo, Gibran Malah Ditanya Lagu Baru, Kok Bisa?
-
Review Wisata Pantai Manjuto: Pantai yang Sedia Paket Lengkap untuk Liburan
-
Rute Menuju The Nice Garden Serpong, Playground Anyar Dekat dari Jakarta
News
-
Tak Lagi Asal Jalan: Standar Keamanan Jip Bromo Akan Segera Diperketat
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
Terkini
-
Love on the Brain: Bertemu Cinta di Balik Laboratorium NASA
-
Lelaki yang Menawarkan Euforia Lewat Kereta Luncur di Tengah Belantara
-
Nijiro Murakami Terseret Dugaan Penganiayaan, Kasus Dilimpahkan ke Jaksa
-
Tak Terkalahkan! Jepang Lolos 32 Besar dan Tegaskan Kekuatan Terbaik Asia
-
5 Cushion untuk Menyamarkan Pori-Pori Besar agar Makeup Lebih Mulus