Kabar baik bagi kamu penggemar manga legendaris Dragon Ball. Diketahui bahwa baru-baru ini Prancis dan Arab Saudi telah sepakat membangun taman hiburan bertema Dragon Ball Z senilai €6 miliar atau sekitar US$ 7 miliar di dekat Paris.
Melansir Reuters, proyek raksasa yang terinspirasi dari waralaba manga dan anime Jepang tersebut diperkirakan menjadi salah satu pengembangan taman hiburan terbesar di Eropa sekaligus menciptakan sekitar 22.000 lapangan kerja.
Taman hiburan ini akan dibangun di kawasan Cergy-Pontoise, sebelah barat laut Paris. Istana Élysée mengumumkan kesepakatan tersebut pada Senin, 23 Agustus 2026, bertepatan dengan kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ke ibu kota Prancis.
Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui akun Instagram pribadinya juga terlihat membagikan kabar hangat tersebut.
“Anda tahu ketertarikanku pada Manga. Anda juga tahu tekad saya untuk menarik investasi ke Prancis yang menciptakan lapangan kerja dan mewujudkan proyek-proyek paling ambisius” tulis Macron, Senin (24/8/2026)
Berawal dari Kecintaan Macron dan Mohammed bin Salman pada Dragon Ball
Gagasan pembangunan taman hiburan Dragon Ball Z tersebut ternyata bermula dari kesamaan minat Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Mohammed bin Salman. Keduanya diketahui sama-sama menyukai waralaba anime ikonik tersebut ketika Macron melakukan kunjungan ke Arab Saudi pada 2025.
Kesamaan ketertarikan itu kemudian berkembang menjadi sebuah proyek berskala besar yang menggabungkan hiburan, investasi, serta popularitas budaya Jepang. Meski demikian, berbagai rincian utama mengenai pengembangan taman tersebut masih belum diputuskan secara final.
Qiddiya, grup hiburan dan investasi asal Arab Saudi, akan menjadi pihak yang mendanai proyek tersebut. Investasi ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi untuk mendiversifikasi perekonomiannya agar tidak lagi bergantung pada minyak sekaligus memperluas pengaruhnya dalam industri rekreasi global.
Belum Ada Tanggal Pembukaan
Meski nilai investasinya sangat besar, taman hiburan Dragon Ball Z di dekat Paris belum memiliki tanggal pembukaan resmi.
Pembangunannya diperkirakan membutuhkan waktu beberapa tahun sehingga penggemar masih harus menunggu cukup lama sebelum dapat menikmati berbagai atraksi yang ditawarkan.
Taman tersebut nantinya menjadi salah satu dari dua taman hiburan bertema Dragon Ball Z yang dikembangkan dengan dukungan Qiddiya. Taman pertama saat ini sedang dibangun di Qiddiya City, kawasan hiburan berskala besar yang dikembangkan di dekat Riyadh.
Taman di Qiddiya City diproyeksikan memiliki luas lebih dari 500.000 meter persegi. Di dalamnya akan terdapat tujuh lokasi yang direka ulang dari dunia Dragon Ball, termasuk Kame House, Capsule Corporation, dan Planet Beerus.
Tidak berhenti di situ, taman tersebut juga direncanakan menghadirkan lebih dari 30 atraksi dengan lima wahana permainan. Salah satu ikon yang paling mencuri perhatian adalah patung Shenron setinggi 70 meter.
Proyek Besar di Tengah Investasi Arab Saudi
Bagi pejabat Prancis, proyek Dragon Ball Z menjadi bukti bahwa negara tersebut masih menarik bagi investasi asing. Selain menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, proyek ini juga berpotensi memperkuat posisi Prancis sebagai salah satu pusat industri rekreasi di Eropa.
Sementara itu, investasi Arab Saudi terhadap industri gim dan anime terus berkembang. Pada Maret, Electronic Gaming Development Company milik Mohammed bin Salman mengakuisisi 5 persen saham Capcom sehingga kepemilikannya di perusahaan gim Jepang tersebut meningkat menjadi 10 persen.
Pada Februari, perusahaan RTS milik Arab Saudi juga mengambil alih kepemilikan penuh atas Evo, seri turnamen gim pertarungan terbesar di dunia. Langkah tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian Arab Saudi terhadap industri hiburan digital dan budaya populer.
Proyek Dragon Ball Z yang segera dibangun di Paris itu kini menjadi salah satu investasi paling menarik untuk ditunggu.
Jika terealisasi sesuai rencana, taman hiburan tersebut tentu akan disambut antusias para penggemar karena berhasil menghadirkan dunia Goku dan kawan-kawan ke Eropa.
Baca Juga
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
Mulai Rp21 Jutaan, iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Meluncur dengan Kapasitas Tembus 2TB!
-
Apple Resmi Luncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, Segini Harganya
-
Trailer Film Artificial Dirilis, Tampilkan Sisi Gelap Teknologi AI
Artikel Terkait
News
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
-
Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial
-
Menjaga Daya Kritis Gen Z, Suara.com dan Bulaksumur UGM Gelar Gen Z Impact
Terkini
-
Green Mothers' Club: Obsesi pada Anak Berprestasi dalam Standar Parenting
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja
-
Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural
-
The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu