Ilustrasi menari (pixabay.com/Vladislav83)
Aku merayakan kita, seorang diri
Mendendangkan tembang kenangan
Berpesta pora dalam riuh kerinduan
Sangkakala kepedihan mengangkasa
Bertautan satu ramai sepanjang kenang
Warna-warni tinggal sewarna
Semarak perayaan larungkan pilu
Mengalun berirama lantunan suara
Nyanyian pedih iringi langkah menari
Menuju pagi luka kubawa berlari
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'
-
Ramadan, Imlek hingga Nyepi Bertemu, Ada Festival Lintas Budaya yang Meriah dan Inklusif di Sini
-
Dari Perjuangan ke Puncak Syukur: Perayaan Ulang Tahun yang Jadi Simbol Kesuksesan
-
Potret Perayaan Imlek di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Naga Hingga Wajah Berubah! Intip Kemeriahan Festival Pecinan di TMII
Sastra
Terkini
-
Drakor Romansa Human X Gumiho Rilis Jajaran Pemain, Siap Tayang 2027
-
Edho Zell Bercanda soal Kematian, Langsung Diperingatkan: Nggak Lucu Ah
-
Panggilan dari Dasar Laut Terdalam
-
Hari Autisme Sedunia: Melihat Dunia dari Mata Sam yang Bikin Kamu Sadar Kalau Beda Itu Indah
-
iPhone Air Jadi iPhone Tertipis, Apakah Ada Spek yang Dikorbankan?