Ilustrasi pemandangan. (Pexels/Wheeler)
Janjimu bak suara-suara nyaring
Yang nyaris tiada berisi pula
Penuh bujuk rayu pemanis hati
Seolah kau ingin memuaskan rasaku
Perangaimu bak malaikat penghibur lara
Tapi nyatanya tindakan berbeda dengan perangaimu
Mulut gombalmu hanyalah penuh tipu-tipu rayu
Kini aku memalingkan diri darimu yang penuh hipokrisi
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah