Ilustrasi pemandangan. (Pexels/Wheeler)
Janjimu bak suara-suara nyaring
Yang nyaris tiada berisi pula
Penuh bujuk rayu pemanis hati
Seolah kau ingin memuaskan rasaku
Perangaimu bak malaikat penghibur lara
Tapi nyatanya tindakan berbeda dengan perangaimu
Mulut gombalmu hanyalah penuh tipu-tipu rayu
Kini aku memalingkan diri darimu yang penuh hipokrisi
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia