Ilustrasi hujan (pixabay)
Yang menjadi rintik bukanlah air melainkan rindu
Angin memberi kabar
Gemuruh perut-perut lapar
Mega tertutup polusi
Sabar yang terus mengalir
Menjadi kubangan harapan
Hujan deras dari pagi hingga petang
Pagi yang bening akan datang
Keringat menguap menjadi embun
Nasib tetap mengalun
Suatu saat akan merekah
Pelangi para pencari nafkah
Banjaran 2019
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia