Ilustrasi hujan (pixabay)
Yang menjadi rintik bukanlah air melainkan rindu
Angin memberi kabar
Gemuruh perut-perut lapar
Mega tertutup polusi
Sabar yang terus mengalir
Menjadi kubangan harapan
Hujan deras dari pagi hingga petang
Pagi yang bening akan datang
Keringat menguap menjadi embun
Nasib tetap mengalun
Suatu saat akan merekah
Pelangi para pencari nafkah
Banjaran 2019
Komentar
Berikan komentar disini >
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah