Ilustrasi topeng - (Pixabay/LeandroDeCarvalho)
Pesona wajahmu seakan membuatku terpana
Tutur manismu penuh dengan kesantunan
Tapi tindak tanduk perilakumu berkata lain
Apa yang terucap dari mulutmu tak sama dengan ulahmu
Aku pun tahu akan tingkah lakumu sekarang
Yang tak kuduga sebelumnya dengan berjubah agamis
Tapi itu semua bak musang berbulu domba
Kau berdusta padaku tentang dirimu sebenarnya
Entah berapa banyak dusta yang terlontar dari mulutmu
Entah berapa banyak nista yang kau tekuni
Ku tak tahu ada gerangan apa yang merasuki dirimu
Hingga wujud kesetananmu tampak pula
Nampak jelas sudah perangaimu nan indah
Keindahan bak bunga mawar yang berbau busuk
Indah dipandang jijik dirasakan
Jenuh menatapmu lagi yang penuh kemunafikan
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Solidaritas Mokel Berjamaah, Mengapa Jadi Tren?
-
3 Pilihan Cream Blush Murah untuk Pemula: Mudah Dibaurkan dan Tahan Lama!
-
Buku American Born Chinese, Krisis Identitas Generasi Kedua
-
Pejuang Otodidak: Suka Duka Belajar Bahasa Jepang Mandiri dari Nol
-
Wuthering Heights Dominasi Box Office, Salip GOAT dan Crime 101