Ilustrasi sujud (shutterstock)
Aku melihat Tuhan,
Dibalik wajah-wajah keramaian.
Aku melihat Tuhan,
Pada luka-derita kehidupan.
Aku melihat Tuhan,
Pada gelisah diujung kesedihan.
Aku melihat Tuhan,
Dibelakang senyum orang kehilangan.
Semenjak aku melihat Tuhan,
Aku bisa merasakan: bahwa Tuhan selalu ada,
Dan tak pernah kemana-mana.
Dalam hati setiap insan,
Yang penuh keyakinan.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Ulasan Film Never Back Down: Kisah Remaja yang Mendalami Mix Martial Arts
-
Ulasan Film Warrior: Kisah Kakak-beradik yang Kembali Bertemu di Atas Ring
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
-
Ulasan Film The Fighter: Kisah Seorang Pria Meraih Gelar Juara Tinju Dunia
-
Ulasan Film Rocky: Kisah Petinju Lokal Meraih Kesuksesan di Dunia Tinju
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Sang Pemenang Berdiri Sendirian: Ketika Kesuksesan Berujung pada Kehampaan
-
Walk Out di PBB: Protes Moral Perkasa, tapi Apakah Taktis?
-
Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua
-
Novel Cake Shop: Aksi Stalk Crush Berujung Temukan Pelanggan dan Cinta Baru
-
Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?