Ilustrasi gitar. (Pixabay)
Terdengar merdu di telingaku.
Aku coba hayati dengan penuh perasaan.
Nada indah merasuki naluri tubuhku.
Ku coba pejamkan mata dan membayangkannya.
Nyanyian indah sangat elok hari ini.
Suara merdu menyejukkan perasaan.
Beban pikiran terbuang keras.
Aku hanya menikmati dengan penuh kegembiraan.
Nyanyian yang mengingatkanku pada masa lalu.
Masa lalu dengan kenangan yang tak terlupakan.
Masa lalu penuh pelajaran.
Masa lalu membuat aku kuat masa kini.
Semakin lama aku dengar, akun tak berdaya.
Tubuhku kini tak mampu bergerak.
Mataku jua terlelap dan akan menemui mimpinya.
Mimpi akan indahnya kehidupan.
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Dilema Restoran Cashless Only: Hak Konsumen vs Modernisasi
-
Perpustakaan: Berubah atau Jadi Museum Fosil Pengetahuan?
-
Piala Dunia 2026: Ambisi Gila FIFA dan Nasib Kita yang Cuma Jadi Zombie Kopi
-
Ketika Lembaga Keuangan Ikut-ikutan Baper
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
Artikel Terkait
-
Impian Terwujud, Tao Tsuchiya Akan Isi Suara Pantan di Film Anpanman ke-37
-
Jangan Jawab Ketukan dari Dinding Itu
-
Apakah Mimpi Basah saat Puasa Batal? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Skuad Indonesia di All England Open 2026 dan Polemik Adnan/Indah Jadi Sorotan
-
Seiyu Awards ke-20 Umumkan 4 Pemenang Awal Penghargaan Khusus