Ilustrasi Ngopi di Kantor. (Pixabay)
Aku duduk tersipu.
Hening dan asyik sendri.
Bermedia sosial mengikuti trending topic.
Bersantai di arena gedung rumah pelayan rakyat.
Aku menyaksikan orang-orang nampak bersantai.
Ngopi dan sebatang rokok tak pernah berhenti terhirup.
Kopi memang penyengat di kantor-kantor rakyat.
Tak ada kegiatan, kopi dapat mengalihkannya.
Kopi dan kantor.
Umpama dua sehelai yang tak terpisah.
Di kantor kelabu setia sepanjang hari.
Kopi masih setia menemani diamnya orang-orang kantor.
Kantor sebagai rumah rakyat, kini tak sesibuk dulu.
Mungkin karena pandemi masih melanda.
Para pelayan-pelayan pun banyak WFH di rumah saja.
Kopi dan kantor menemaniku di kantor kelabu hari ini.
KPU Majene, 26 Juli 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Upgrade Instan ala Naturalisasi: Jalan Pintas yang Kadang Nggak Sesingkat Itu
-
Bukan Kurang Doa, Tapi Memang Sistemnya yang Gak Rata: Curhat Kelas Proletar
-
Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan
-
Dari Eco-Pesantren Hingga Teologi Hijau: Cara NU dan Muhammadiyah Mengubah Iman Jadi Aksi Lingkungan
-
Produk Desa Masuk Marketplace: Rahasia Produk Naik Kelas Jalur Branding
Artikel Terkait
-
Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi
-
Dari Dingin Ekstrem ke Manis Berlapis, Cerita Dua Menu Andalan BeanStar Coffee yang Wajib Dicoba
-
Main ke Dapur Kopi Gayo: Dari Petik Manual Sampai Jadi Kopi Spesial Dunia
-
Segelas Kopi Rp30 Ribu dan Ketakutan Akan Hari Esok yang Kian Mahal
-
Jangan Asal Seduh! Jurus Biar Biji Kopi Nggak Cepat Basi dan Tetap Segar
Sastra
Terkini
-
Serum Retinol Aman untuk Kulit Sensitif? Ini 5 Pilihan yang Minim Iritasi
-
Rayakan 5 Tahun Serialisasi Manga, DAN DA DAN Resmi Dapat Adaptasi Panggung
-
Menikah Bukan Sekadar Cinta: Ulasan Buku Karena Menikah Tak Sebercanda Itu
-
Samsung Galaxy Watch 7: Jam Tangan Sekaligus Asisten Kesehatan Berbasis AI
-
Membongkar Ambisi Nuklir di Balik Retorika Soekarno