Senja menemaniku hari ini.
Aku duduk di kursi tamu dan asyik sendiri.
Di atas meja tergeletak buku tua yang terus menggoda untuk aku buka.
Sesekali jua aku minum air putih yang dingin.
Di sampingku berdiri tegap pintu rumah.
Pintu yang ukurannya besar dengan warna lusuh.
Ia tampak sederhana nan pinggirnya mulai keropos.
Pintu itu malah terus bergoyang dengan sendirinya.
Aku mencoba tak berpikir aneh-aneh.
Mungkin pintu itu terbawa angin yang sedang lewat. Hingga ia harus bergoyang dengan teratur.
Walau kadang jua mengeluarkan suara-suara gesekan.
Aku duduk terus dan berdamai dengan diri sendiri.
Ehh kenapa, tiba-tiba bulu di sekujur tubuhku mulai merinding dan berdiri.
Tubuhku jua mulai dingin dan kepalaku keluar keringat.
Aku kenapa dan apa yang terjadi?
Pintu itu pun terus bergoyang hingga aku menguncinya dan mencoba untuk pindah tempat.
Nipa, 30 Juli 2021
Baca Juga
-
Kierkegaard dan Eksistensialisme: Menemukan Makna Hidup di Dunia yang Berisik
-
Standar TikTok: Katalog Hidup Mewah yang Bikin Kita Miskin Mental
-
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah: Anak yang Tumbuh di Tengah Riuh KDRT
-
Nasib Generasi Sandwich: Roti Tawar yang Kehilangan Cita-Cita
-
Romantisasi Ketangguhan Warga: Bukti Kegagalan Negara dalam Mengurus Bencana?
Artikel Terkait
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
5 Rekomendasi Smartwatch Pengukur Detak Jantung untuk Orang Tua
-
5 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Pintu Geser Harga di Bawah 100 Juta: Ramah Lansia dan Anak
-
5 Mobil Ramah Orang Tua di Bawah Rp100 Juta: Akses Mudah, Jok Nyaman, dan Fitur Tak Ribet
Sastra
Terkini
-
Besek Nasi dan Doa yang Pelan-Pelan Naik ke Langit
-
Bus yang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Misteri Pemuda Berjaket Levis di Dekat Pohon Mahoni
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, Film Alas Roban Padukan Mitos Lokal dan Teror Psikologis
-
RedMagic 11 Pro Tembus 4 Juta AnTuTu, Seberani Apa Performa HP Gaming Ini?