Manusia memang penuh misteri
Ia menuai banyak tanya dan kegilaan
Hingga ia pun dapat tampak misterius
Tindakannya yang sama misteriusnya dengan alam
Dalam diri manusia bukanlah sifat malaikat yang tak punya nafsu
Malah dirinya akan dipenuhi dengan ambisi yang terus menerus
Suatu ketika ia mengejar nafsunya itu, ia pun makin menjauh
Sudah tak ada lagi rasa kepuasan dalam dirinya
Karena Ia sudah termakan dengan virus kerakusan
Dalam dirinya telah berkarat birahi nafsu semata-mata
Rasa cukup tak ia kenal lagi
Ia tak pernah kenyang walau tak pernah berhenti makan
Hingga perutnya pun membuncit, dan lagi-lagi ia tak pernah sadar
Apakah orang-orang demikian itu menjadi sudah takdirnya?
Apakah sifat seperti itu akan terus ada?
Atau memang itu suatu kesengajaan
Mengetahui namun tak pernah membenah diri
Iya, manusia memang butuh kenyamanan
Semua orang tidak ada yang mau hidup susah
Walau tindakan membabat habis setiap yang menghadang, asalkan ia dapat merasakan kenyamanan
Ia tak kenal lagi tindakan walau sudah menodai hak-hak orang lain
Merampas dengan sengaja dan tak mau bertanggungjawab
Lagi-lagi ia tak akan pernah puas akan dirinya
Tak akan pernah merasakan kecukupan walau dirinya sudah tak terlihat lagi
Ia terus menimbun hingga menenggelamkannya sendiri
Akan tetapi, birahinya tak akan pernah merasakan kecukupan sedikit pun
Ia adalah orang egois
Orang yang tak pernah puas dengan apa dimiliki
Ketamakan sudah digenggam olehnya
Seakan ia mau hidup dengan sendiri saja
Orang-orang tamak tak akan pernah merasa kecukupan
Camba Majene, 19 Agustus 2021
Baca Juga
-
Berdamai dengan Keresahan, Cara Menerima Diri Tanpa Perlu Jadi Motivator Karbitan
-
Mens Rea Pandji Pragiwaksono dan KUHP Baru: Ketika Tawa Lebih Jujur dari Hukum
-
Beli Bahagia di Toko Buku: Kenapa Novel Romantis Jadi Senjata Hadapi Kiamat
-
Dilema Fatherless di Indonesia: Ayah Selalu Sibuk, Negara Selalu Kaget
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Bukan Sekadar Hiburan, Pop Culture Juga Mekanisme Bertahan Hidup Manusia Modern di Era Digital
-
Prof. Zainal Arifin Mochtar: Menjaga Akal Sehat di Tengah Kemunduran Demokrasi
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Comeback BTS Cetak Sejarah! Pre-Order Album ARIRANG Tembus 4 Juta Kopi dalam Seminggu
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?