Di bawah pohon yang sangat rindang bertumpu badan pada batang pohon yang sangat kuat perkasa. Dengan semangat yang tangguh memberikan sejuta manfaat bagi sanubari kehidupan. Menatap bunga-bunga kecil yang bermekaran penuh hamparan keelokan dari suasana pagi hari.
Bertatap pada sejuta inspirasi pagi hari dengan hamparan asa menyambut rasa optimis suka cita. Menghapus segala derita yang memeluk jiwa dalam rona kehidupan yang terlampaui. Sinar matahari membawa inspirasi kehangatan penuh suasana yang adem ayem.
Dunia berwarna-warni dengan segala keanekaragaman yang sangat memukau. Bermacam-macam keanekaragaman hayati dunia menjadi inspirasi dalam percik karunia limpahan keberkahan-Nya. Warna kuning bunga-bunga penuh afsun dalam keanggunan nyata.
Inspirasi pagi yang membangkitkan rasa percaya diri dalam derap langkah menggoreskan segala harapan. Harapan yang bukan sekedar harapan tanpa kenyataan. Namun harapan yang menjadi doa dan kenyataan.
Pupuslah segala keraguan yang melekat dalam bayang-bayang kehidupan. Terbakar habis rasa keputusasaan yang kian mengekang langkah optimisme begitu mengganggu raga. Lenyaplah seketika rasa keputusasaan dan takkan kembali menyapaku.
Sebuah keindahan permadani pagi hari menghantarkan sejuta harapan yang kian bersinar bagi seluruh dunia. Dunia yang dirundung serba kesulitan dengan segala masalah yang kian bertambah pula.
Terbukalah pintu asa dalam melepaskan dari jeratan tali kesulitan yang mengikat dunia. Berharap esok dunia bisa bangkit dalam kondisi serba sakit dengan senyuman dan harapan kebaikan yang selalu membersamai.
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Buku Ternyata Tanpamu, Memaknai Perpisahan ala Natasha Rizky
-
Belajar Authenticity dari Prilly Latuconsina Lewat Buku Retak, Luruh, dan Kembali Utuh
-
Ulasan 'Usai Sebelum Dimulai': Menyentuh Luka Hati dan Rindu Tak Terjawab
-
Refleksi Keserakahan Manusia dan Kritik Penguasa dalam Antologi Puisi Negeri Daging Karya Gus Mus
-
Ulasan Buku This is How You Heal, Kumpulan Esai untuk Pulih dari Kesedihan
Sastra
Terkini
-
Kenapa Harga RAM Mahal di 2026? Ini 4 Faktor Utama Penyebabnya
-
Perselingkuhan Artis dan Standar Ganda: Mengapa Kita Gemar Melempar Batu Lewat Jempol?
-
Menyoal Label Eksotis: Warisan Kolonial dalam Standar Kecantikan Modern
-
Ceu Surti: Suara Cempreng dari Kupitan
-
Buku If All the World Were: Refleksi Lembut Soal Kepergian Orang Terkasih