Aku hanyalah manusia biasa
Makhluk bernyawa seperti para manusia pada umumnya
Mampu merasakan kesenangan dan kesedihan
Memiliki hati yang ingin jua dapat merasakan kebahagiaan
Aku kadang tak mengerti atas perlakuanku sendiri
Nalar yang memberontak kadang tak mampu aku maknai
Pikiranku teranguk-anguk kadang membuat lelah dan tak bersahabat
Dilema dan kebimbangan pun terus menghantui jalan pikiranku
Aku akan berbuat menuruti kata hatiku
Membiarkannya ke mana layar kebahagiaan membawanya
Walau kadang ada sinyal di sekelilingku yang tak mampu aku maknai
Hingga kondisi itulah yang kadang aku malah bertanya pada diriku sendiri
Aku tak mengerti apakah perbuatanku yang salah
Seringkali dianggap tak peka terhadap keadaan
Kadang pula dituduh sebagai manusia yang egois
Dinodai sebagai manusia yang tak mau berbagi cinta pada yang lain
Padahal cinta mestinya adalah milik semua, dan cinta tak akan sempurna jika tidak dibagi
Tuntutan itulah yang tak mampu aku lalui
Aku tak mampu melawannya dengan perlakuan dan caraku sendiri
Aku memang sadar bahwa cinta yang sempurna ketika ia mampu tersatukan dengan yang lain
Penyatuan sebagai penyempurna kasih sayang akan kebahagiaan
Namun, kenapa aku tak mampu melalui itu?
Kenapa aku tak bisa mengutarakan apa yang aku rasakan?
Mungkinkah aku ini adalah orang yang paling bodoh
Tak mampu berkata walau aku kadang sakit
Tak mampu berbagi dan seakan mampu mengatasi segalanya
Aku memang menjadi manusia yang egois
Egois karena tidak ada keberanian
Egois karena tak mampu berbagi kasih
Aku makin dilema dan selalu bertentangan antara hati dan pikiranku
Tinambung, 3 September 2021
Baca Juga
-
Hari Raya Idul Fitri, Memaknai Lebaran dalam Kebersamaan dan Keberagaman
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Ketupat Lebaran: Ikon Kuliner yang Tak Lekang oleh Waktu
-
Dari Ruang Kelas ke Panggung Politik: Peran Taman Siswa dalam Membentuk Identitas Bangsa
-
Menelisik Sosok Ki Hajar Dewantara, Pendidikan sebagai Senjata Perlawanan
Artikel Terkait
-
Akhir Pilu Cinta Ray Sahetapy dan Dewi Yull: 23 Tahun Bersama, Bercerai Ulah Menolak Poligami?
-
Sinopsis Setetes Embun Cinta Niyala, Film Lebaran Tayang di Netflix
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
Kisah Cinta Luna Maya, Ditinggal Reino Barack Nikah di Jepang, Kini Dilamar Maxime di Jepang
-
Ulasan Film 'Setetes Embun Cinta Niyala', Dilema Cinta dan Perjodohan
Sastra
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop