Jadikan rasa syukur kita menyertai kita dalam kondisi apapun baik senang maupun susah. Tidak sulit untuk merasakan bersyukur. Bersyukur itu sangat gampang sekali kok. Jangan pernah kita jadikan kesulitan yang kita dapatkan sebagai beban yang terus-menerus kita pikirkan selalu.
Dimanapun dan kapanpun, jadikan diri kita untuk bersyukur selalu. Ketika kita berada di titik tertinggi dengan rezeki yang melimpah, selalu bersyukur atas apa yang kita miliki. Ketika kita berada di titik terendah, kita berada dalam kondisi sesulit apapun, kita juga harus bersyukur ada Tuhan yang selalu menjadi tempat kita untuk memohon kepada-Nya.
Rasa syukur yang kita lakukan tentunya membuat hati kita menjadi bahagia dan tentram. Menjalani hidup dengan penuh ikhlas dan totalitas. Sehingga ketenangan jiwa akan membuat hati kita selalu dan selalu dekat kepada Tuhan. Penuh kesungguhan hati yang bulat dan langkah yang perlu hati-hati dalam berpijak arah agar tidak salah tujuan.
Syukur nikmat atas kesehatan merupakan anugerah yang tak terhitung nilainya. Setiap nafas, setiap langkah kaki kita, setiap tatapan mata kita, dan setiap pendengaran kita, itu semua anugerah diberikan secara gratis dari Tuhan Yang Maha Esa.
Saat kita diberi cobaan dalam bentuk apapun, mungkin kita merasa sedih bahkan menangis. Akan tetapi, jangan selalu meratapi dan menangisi atas ujian apapun yang menimpa kita. Sebab, masih banyak saudara-saudara kita yang lebih berat mengalami penderitaan daripada kita. Bersyukur kita masih berharap Tuhan agar diringankan dari segala ujian dan cobaan yang menimpa kita.
Dengan bersyukur perasaan akan menjadi bahagia selalu yang tak terbatas sepanjang waktu. Rasa syukur yang terucap pada manusia kan menghantarkan pada nikmat-nikmat yang tak terduga sebelumnya. Dengan begitu jiwa yang tentram takkan tercekik dengan segala beban pikiran yang selalu kian menghantui waktu demi waktu.
Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas apa kita raih berapapun banyaknya. Tak peduli sedikit atau banyak yang kita terima. Selalu semangat menikmati perjuangan hidup tanpa ada mengeluh sedikitpun yang dirasakan.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
Jadi Pengisi Acara Timnas Indonesia Vs Bahrain, Isyana Sarasvati Diwanti-wanti Tak Nyanyi Lagu ini
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Baznas Tetapkan Zakat Fitrah Jabodetabek 2025 Rp47.000 per Jiwa, Kapan Waktu Terbaik Membayarnya?
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
Sastra
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop