Saat cuaca panas seperti ini pasti yang kamu pikirkan adalah sesuatu yang segar, kan? Sirup yang dingin menjadi salah satu menu wajib untuk musim kemarau. Banyak sekali jenisnya yang dijual di minimarket serta supermarket. Misalnya, sirup kelapa, jeruk, dan melon. Namun, ada satu sirup populer yang merupakan oleh-oleh wajib saat berkunjung ke Cirebon. Ada yang tahu?
Namanya, Tjampolay. Apakah kamu pernah mendengarnya? Minuman ini diproduksi oleh Tan Tjek Tjiu pada tahun 1936. Setelah beliau meninggal dunia di tahun 1964, produksi sirup Tjampolay sempat berhenti beroperasi selama 6 tahun.
Lalu di tahun 1970, produktivitas kembali dilanjut oleh anak dari Tan Tjek Tjiu, yaitu Setiawan. Ia bercerita bahwa usahanya sempat mengalami jatuh bangun. Namun, beberapa tahun kemudian hingga saat ini menjadi sangat maju karena banyaknya peminat. Bahkan Tjampolay dijuluki sebagai minuman dengan rasa unik.
Nah, untuk rasa, awalnya hanya diproduksi dengan tiga varian saja, yaitu rozen rose, asam jeruk dan nanas. Kini, sirup khas Cirebon tersebut memiliki alternatif lain. Ada pisang susu yang paling populer, melon, leci, mangga gedong, jeruk nipis serta kopi moka. Jadi, jika kamu meminta rekomendasi rasa mana yang wajib dicicipi pertama kali, jawabannya adalah pisang susu. Namun, tidak ada salahnya untuk mencicipi varian lain agar tidak bosan.
Sirup Tjampolay dikemas dalam botol kaca berukuran sekitar 630 ml yang dilengkapi label dan penutup botol yang masih sama sejak pertama kali diproduksi. Masih terlihat tradisional dan terasa zaman dulunya. Dalam proses pembuatannya, sirup ini menggunakan bahan-bahan alami dan gula murni. Aman dan tidak membuat tenggorokanmu sakit.
Cara penyajiannya, selain langsung diminum, dapat pula kamu campur dengan air dingin atau es batu. Tidak jarang juga digunakan untuk pelengkap es campur, doger, serta buah oleh para penjual jajanan tersebut di Cirebon.
Rasanya yang manis membuat mereka tidak perlu menggunakan gula lagi. Selain itu, rasa segar juga pasti akan kamu dapatkan. Kamu bisa menemukan penjual es ini dimana pun. Salah satunya, di Jl. Kesambi yang dibanderol mulai dari Rp5.000.
Lalu, untuk campuran timun suri juga sangat populer, loh. Tepatnya saat bulan Ramadhan sebagai menu takjil. Kamu dapat membuatnya sendiri di rumah karena sangat mudah.
Untuk memperoleh Tjampolay, kamu bisa membeli langsung dari pabriknya di Jalan Elang Raya K. 11-12, Kota Cirebon, sembari menanyakan proses pembuatannya.
Pilihan lain, kamu juga bisa mengunjungi pasar disana. Guna mendapatkan harga yang lebih murah. Lalu, jika kamu tidak sempat mengunjungi Cirebon, kamu bisa memesannya melalui e-commerce dengan harga yang bervariatif mulai dari Rp15.000. Dijamin tidak akan menyesal begitu mencobanya. Selamat mencicipi.
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
-
Pengunjungnya Bermobil Semua! Ini Mie Ayam Bakso Populer di Cirebon
-
Bumi Perkemahan Ipukan, Menawarkan Berbagai Macam Keindahan
-
Lestarikan Budaya, Yuk Belajar Wayang di Museum Wayang Kekayon Yogyakarta!
-
Bukan Milik Si Buta, Ini Goa Sunyaragi Khas Kota Cirebon
-
Kompetisi Menulis Review Yoursay: Tulis Ulasan Kuliner dan Travel, Menangkan Jutaan Rupiah
Ulasan
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi
-
Perempuan Pembawa Sial: Sajian Teror Psikologis Tanpa Jumpscare Berlebih
-
Humor Satir Lintas Generasi di Buku Menertawakan Akal Menghitung Bintang
-
Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua
-
Review Afire: Masterpiece Christian Petzold yang Penuh Subteks dan Emosi
Terkini
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Sinopsis Blossoms of Power, Drama Terbaru Meng Zi Yi dan He Yu di WeTV